Lucas Paqueta Sah Warisi Nomor Punggung Memphis Depay

0
440

Debatbola.com – Olympique Lyon telah kehilangan pemainnya yang juga merangkap peran sebagai kapten. Pemain yang dimaksudkan adalah Memphis Depay yang telah resmi menjadi milik dari Barcelona dibawah asuhan Ronald Koeman.

Memphis Depay memutuskan untuk tidak menambah masa kontraknya bersama Les Gones dan menunggu hingga detik terakhir. Pasalnya Barcelona telah memesannya terlebih dahulu bahkan sejak awal musim lalu.

Ronald Koeman yang menjadi juru taktik teranyar El Barca memang tergila-gila dengan kualitas dari Memphis Depay. Lantaran dirinya pernah melatih mantan pemain Manchester United itu kala menukangi timnas Belanda.

Musim depan, pemain berdarah campuran Belanda-Ghana ini akan satu tim dengan kompatriotnya di skuat Belanda, Frenkie De Jong. De Jong yang menjadi gelandang andalan baik De Oranje maupun El Barca akan bertandem dengan Depay.

Pewaris Nomor Punggung Depay

Selama kurang lebih lima musim membela Olympique Lyon, Memphis Depay menggunakan jersey bernomor punggung 10. Total dirinya bermain sebanyak 178 kali bersama Les Gones dan mencetak 76 gol.

Bahkan dengan jumlah gol tersebut, pemain internasional Belanda ini masuk ke dalam peringkat pencetak gol terbanyak klub. Dirinya berada di posisi kelima daftar tersebut sejajar dengan eks winger Prancis, Sidney Govou.

Hengkanya Memphis Depay meninggalkan nomor punggungnya yang tanpa pemilik. Namun gelandang serang asal Brasil, Lucas Paqueta telah resmi mewarisi nomor jersey mantan kapten Olympique Lyon tersebut.

Sebelumnya gelandang berusia 23 tahun ini diboyong oleh manajemen klub Les Gones dari AC Milan per September 2020 silam. Pemain yang berasal dari akademi Flamengo ini ditebus dengan mahar 20 juta Euro.

Kini performanya sedang menanjak baik di sektor klub maupun timnas. Musim lalu dirinya menjadi bagian utama dari tim yang diasuh oleh Rudi Garcia. Lucas Paqueta menjadi pemain inti di sektor gelandang serang.

Dalam formasi 4-2-3-1 arahan Rudi Garcia, gelandang timnas Brasil ini berdiri tepat di belakang Memphis Depay. Total sang pemain telah menciptakan 34 kali bermain bagi klubnya itu di musim lalu serta juga membukukan sepuluh gol.

Karir Paqueta Di Timnas

Sementara itu di timnas Brasil, Lucas Paqueta juga dipanggil oleh pelatih, Tite untuk membela negaranya dalam kompetisi Copa America. Gelandang kelahiran tahun 1997 ini pun diturunkan dalam enam laga dari tujuh laga timnas. Dirinya hanya diistirahatkan pada laga kedua fase grup melawan Peru.

Berbeda dengan di klub, Tite lebih banyak memainkannya sebagai gelandang tengah. Bersama gelandang Manchester United, Fred keduanya menjadi penguasa di lini tengah tim Samba. Keduanya bahu membahu menstabilkan permainan timnya.

Lucas Paqueta juga sukses membuat dua golnya kala diturunkan berseragam Kuning Biru. Dirinya dua kali menjadi pahlawan kemenangan Selecao dalam gelaran Copa America di fase perempat final dan semifinal.

Masing-masing satu golnya diciptakan pada laga melawan Chile di babak perempat final Copa America. Bermain dari bangku cadangan, gelandang Olympique Lyon ini sukses menggetarkan gawang Claudio Bravo di menit ke-46.

Magisnya tidak berhenti sampai di situ, sang pemain kembali menjadi penentu kemenangan timnya. Di partai semifinal melawan Peru, eks pemain AC Milan ini membuat gol di menit ke-35 memanfaatkan umpan dari Neymar.

Sayang sekali Dewi Fortuna hanya berada di pihaknya sampai peluit babak kedua ditiupkan di laga melawan Peru. Karena sesudah itu di pertandingan pamungkas melawan Argentina, dirinya tidak mampu mengulangi rekornya tersebut.

Alhasil La Albiceleste pun dinobatkan menjadi jawara Copa America setelah mempecundangi skuat asuhan Tite dengan kemenangan tipis 1-0. Angel Di Maria yang gantian menjadi penentu kemenangan dengan gol tunggalnya di laga pamungkas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here