Lolos Dari Fase Grup, Ini 2 Tim Dengan Pertahanan Terbaik di EURO 2020

0
113
Lolos Dari Fase Grup, Ini 2 Tim Dengan Pertahanan Terbaik di EURO 2020

Debatbola.com – Bermain dalam gelaran pertandingan sepakbola, kamera mayoritas tertuju pada striker dan gol semata. Selebrasi gol seakan menjadi klimaks dari laga sepakbola. Padahal di sisi lain, pemain bertahan yang sukses menggagalkan peluang musuh jarang tersorot pujian para fans.

Bahkan pemain terbaik turnamen rata-rata direngkuh oleh para penyerang atau gelandang saja. Gol menjadi hitungan valid pihak penyelenggara kala memberikan piala individu kepada sang pemain terbaik itu.

Peran penjaga gawang juga tak lebih baik dari pemain bertahan. Puja-puji penonton hanya hadir ketika sang kiper tersebut banting badan dan terbang bagai superhero menghalau tendangan musuh. Namun ketika striker timnya mencetak gol, segala usaha sang kiper buyar dalam kepala penonton.

Dilirik dari sejarah persepakbolaan hanya ada tiga pemain bertahan yang pernah meraih gelar individu paling bergengsi, Ballon d’Or. Fabio Cannavaro, Matthias Sammer dan Franz Beckenbauer adalah mantan pemain yang berhasil melampaui catatan para penyerangnya.

Kelihaiannya dalam bertahan dan membangun defense yang solid berhasil membuka mata dan pikiran penonton. Mereka juga patut menjadi pahlawan bagi miskinnya sorot apresiasi bagi para pemain bertahan.

Pertahanan Terbaik di EURO 2020

Gelar top skor selalu menjadi bagian penting dari sebuah turnamen meskipun sudah ada gelar penyerang terbaik. Walaupun juga ada gelar pemain bertahan dan kiper dengan clean sheet terbanyak, tetap saja perhatian itu menjadi milik para penyerang.

Sebagai apresiasi terhadap pemain bertahan, berikut akan dibahas mengenai tim yang paling solid di babak fase grup, dimana mereka sanggup menjaga pertahanannya dari kebobolan. Mana saja tim-tim tersebut?

Italia

Tim yang terkenal dengan sistem permainan Catenaccio ini sukses menerapkannya juga pada gelaran EURO 2020. Sistem permainan tersebut menitikberatkan strategi tim untuk lebih memperkuat pertahanan.

Tiga pertandingan yang telah dijalani oleh skuat Gli Azzuri bentukan pelatih Roberto Mancini, mereka selalu tampil impresif. Bahkan dalam laga fase grup tersebut, timnas Italia belum pernah sekali pun kebobolan.

Tak ayal, pertahanan timnas Italia kali ini diperkuat oleh campuran pemain veteran dan pemain muda. Leonard Bonucci dan Giorgio Chiellini yang masing-masing berusia 34 dan 36 tahun masih ditunjuk sebagai pemain inti.

Selain itu ada lagi pemain senior seperti Francesco Acerbi dan Rafael Toloi yang juga dipanggil oleh Roberto Mancini. Sementara pemain muda Gli Azzurri diwakilkan oleh bek muda Inter Milan, Alessandro Bastoni.

Sementara pada sektor penjaga gawang ada nama penjaga gawang muda titisan Gianluigi Buffon, Gianluigi Donnarumma yang menjadi pemain nomor satu. Sebagai cadangannya ada nama Salvatore Sirigu dan Alex Meret.

Berkat permainan disiplin dari semua pemain bertahan timnas Italia ini, mereka pun sukses menjadi juara grup. Mereka pun berhak untuk tampil di fase 16 besar dan telah dijadwalkan akan bertemu Austria.

Inggris

Tim kedua ada nama Timnas Inggris yang juga sama dengan Italia, mereka belum pernah sekali pun merasakan gawangnya kebobolan. Tim yang dinahkodai oleh Gareth Southgate ini juga dipastikan telah lolos ke babak 16 besar.

Skuat The Three Lions telah ditunggu oleh tim kuat Jerman yang juga lolos setelah menjadi runner up grup F. Skuat asuhan Gareth Southgate menjadi juara grup setelah dalam tiga pertandingan berhasil tujuh poin.

Berbeda dengan Italia yang garang dalam tiga laganya di fase grup dengan mencetak tujuh gol dalam tiga laga, timnas Inggris para penyerangnya melempem dan hanya mampu mencatatkan dua gol saja di fase grup.

Namun peran pemain bertahan yang diperkuat oleh duet Harry Maguire dan John Stones sukses mempertahankan pertahanannya dari kebobolan. Patrik Schick, striker Ceko yang menggila di dua laga awal, tidak bisa berbicara banyak di laga penutup kontra Inggris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here