Lisensi Teco Dipertanyakan, Bali United Siapkan Pengganti

0
162
Lisensi Teco Dipertanyakan, Bali United Siapkan Pengganti

Debatbola.com – Bali United menjelang gelaran AFC Cup ditimpa berita buruk. Pasalnya sang pelatih, Stefano Cugurra berpeluang besar tidak bisa menemani para pemainnya bermain di laga-laga turnamen tersebut lantaran lisensi kepelatihan.

Dimana pada musim sebelumnya di turnamen Asia juga Bali United pernah mengalami kasus yang sama. Diprediksi dengan berbekal pengalaman pada periode-periode kompetisi sebelumnya permasalahan ini bukanlah menjadi sesuatu yang sangat berdampak bagi klub.

Lisensi Bermasalah

Stefano Cugurra sendiri memiliki lisensi kepelatihan CBF A Pro. Dimana para pelatih yang bisa menemani para pemainnya bermain haruslah berlisensi AFC A Pro. Permasalahannya sekarang terletak pada transfer dari data-data lisensi tersebut agar bisa dipakai di ajang Asia.

Sementara ini dewan klub Bali United sedang mengupayakan agar pelatih tersebut bisa memimpin timnya dari pinggir lapangan. Dimana deadline waktu penyelesaian masalah tersebut adalah per tanggal 10 Juni mendatang.

Jika dalam tenggat waktu tersebut, para dewan klub tidak bisa tepat waktu dalam menyelesaikan masalah, dikabarkan akan mencari pengganti pelatih. Pelatih yang akan bertugas nanti bukanlah sebagai pengganti pelatih tetap namun merupakan sebuah formalitas belaka.

Stefano Cugurra tetap menjadi juru taktik yang merancang strategi dan memimpin latihan para pemainnya. Sementara pelatih yang bakal direkrut nanti akan memimpin dan menemani para pemain saat bertanding.

Sistem tukar menukar pelatih di kubu Bali United diprediksi bakal kembali terjadi seperti yang sudah-sudah. Dikarenakan di kubu Serdadu Tridatu ada pelatih fisik pemain, Yogi Nugraha yang mempunyai lisensi AFC A Pro.

Stefano Cugurra Senang Regulasi Baru Batal

Dibalik masalah yang menimpa dirinya di kubu Bali United, sang pelatih masih bisa bersyukur dan merasa gembira. Pasalnya sang pelatih baru saja mendapat informasi mengenai pembatalan regulasi pemain asing baru.

Liga 1 Indonesia yang dulu mempunyai regulasi adanya empat pemain asing di klub dikabarkan akan mengubah aturan tersebut. Penyelenggara liga bakal menguras slot pemain tersebut menjadi hanya tiga pemain asing saja.

Akan tetapi gelombang tidak setuju datang dari mayoritas tim-tim tanah air tak terkecuali Bali United. Menurut mereka jika aturan tersebut diubah maka akan semakin membuat liga tidak berjalan dengan kompetitif.

Di kubu klub yang berjuluk Serdadu Tridatu sendiri sudah ada empat pemain asing yang siap diturunkan untuk bermain. Pemain itu termasuk dua pemain yang dipinjamkan ke klub luar seperti Melvin Platje dan Brwa Nouri.

Melvin Platje dipinjamkan oleh Bali United ke klub divisi dua Liga Belanda, De Graafschap. Sedangkan Brwa Nouri hijrah untuk sementara ke negerinya Irak dengan merumput bersama Zakho SC dan bermain sejak Januari kemarin.

Sedangkan dua pemain lain adalah bek tengah asal Brazil, Willian Pacheco dan pemain yang baru bergabung, Diego Assis. Diego Assis merapat ke pulau Bali sejak diputus kontrak dari Madura United pada Januari 2020 silam.

Tidak Berniat Menambah Pemain

Stefano Cugurra juga mengatakan bahwa dirinya tidak ingin menambah lagi jumlah pemainnya. Menurutnya komposisi skuatnya sekarang sudah tepat dan tinggal dipoles sedikit saja dengan taktik yang mumpuni.

Menurut regulasi AFC, tim yang mewakili negaranya untuk bermain bisa mendaftarkan maksimal 35 pemain. Dimana sementara ini Serdadu Tridatu masih memiliki empat slot pemain lagi yang masih kosong.

Namun pelatih asal Brazil itu mengaku belum berdiskusi lagi bersama manajemen tim. Stefano Cugurra berkomentar bahwa dirinya baru saja mengetahui perihal mengenai aturan jumlah pemain yang bisa didaftarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here