Legenda Persija Jakarta Tersandung Kasus Hukum

0
205

Debatbola.com – Bambang Pamungkas atau biasa dikenal Bepe sedang terjerat masalah hukum terkait urusan rumah tangga. Dia dituduh menelantarkan anak oleh mantan istrinya Amalia Fujiwati. Laporan sudah diterima pihak Polda Metro Jaya pada hari Kamis Tanggal 2 Desember 2021. Amalia tidak datang sendiri melainkan bersama kuasa hukumnya, Ali Nurdin.

Bersama kuasa hukumnya tersebut, Amalia datang mengadu ke Polda Metro Jaya ke bagian pemberdayaan anak dan perempuan. “Saya datang hari ini bersama klien saya Ibu Amalia, kami disuppot oleh lembaga pemberdayaan perempuan dan anak Ibu Retno dan Mba Anggi”. Ucap Ali. “Bersama itu kami sudah berkomunikasi dan sudah mengambil keputusan bahwa hari ini untuk membuat laporan kepada pihak berwajib” tambahnya.

Kasus Yang Menimpa Bepe  

Legenda Persija yang sekarang menjabat sebagai manager tim Macan Kemayoran Persija Jakarta, harus berurusan dengan hukum. Dia dilaporkan terkait kasus penelantaran anak oleh mantan istrinya dengan pasal 76B junto 77B terkait penelantaran anak. Sang mantan istri menilai selama ini sang legenda itu tidak bertanggung jawab terhadap anaknya.

Ancaman terhadap Bepe tidak main-main, bila terbukti bersalah ancaman pidana maksimal lima tahun kurungan serta denda maksimal 100 Juta. Amalia mengaku telah menikah siri dengan Bambang Pamungkas pada tahun 2018 dan memiliki dua orang anak. Bepe saat itu sudah menikah dengan Tribuana Tungga Dewi pada tahun 2014.

Sang mantan istri menilai bahwa tindakan pelaporannya tersebut adalah langkah terakhir yang dilakukannya karena tidak ada itikad baik dari Bepe. Dia juga mengatakan bahwa itu dapat menyelamatkan masa depan kedua anaknya. “Langkah hukum ini saya ambil sebagai langkah terakhir karena tidak ada itikad baik dari Bepe” Ucap Amalia. Bahkan kami sudah mengundang namun yang bersangkutan tidak hadir bahkan tidak pernah menganggap” tambahnya

“Gugatan yang kami lakukan terhadap yang bersangkutan adalah melewati pengadilan agama dan masih sedang berjalan” ujar Amalia. “Gugatan tersebut sudah masuk tingkat banding namun yang bersangkutan tidak ada rasa pertanggung jawaban” tambahnya. Dengan begitu maka langkah terakhir yang ditempuh adalah melaporkan sang legenda dan ikon Persija Jakarta tersebut.

Menurut Amalia gugatan nya tersebut terasa sangat berat, terlebih dia merupakan seorang ibu yang harus merawat kedua anaknya. Dia menyayangkan sikap Bepe yang selalu berbohong dengan menyatakan bahwa itu bukan anaknya. “Harus ada kesadaran dari hati dari Pak Bepe untuk mengakui bahwa itu anaknya” ucapnya

Amalia Fujiwati mengaku bahwa ini adalah langkah hukum terakhir yang akan dilakukannya. Pasalnya, sampai saat ini Bepe belum mengakui bahwa itu anaknya bahkan setelah Tes DNA keluar. Dia juga berucap bahwa yang dilakukannya tersebut hanya untuk pemenuhan hak-hak administratif dari kedua anaknya tersebut.

“Sebenarnya ini adalah langkah hukum terakhir kami, dimana seorang ibu yang tidak mengharapkan nafkah dari bapaknya yang terkenal” ujar Ali, “Beliau juga tidak meminta warisan apa-apa, beliau hanya menuntut pemenuhan hak administratif anaknya” tambahnya. Sebagai seorang ibu langkah tersebut memang harus dilakukannya.    

Belum Ada Tanggapan dari Bepe

Mengenai kasus yang sedang berjalan ini, awak media langsung beramai-ramai untuk mencari tahu kebenarannya. Namun, Bepe sendiri sampai saat ini belum bersedia untuk memberi tanggapan dalam kasus tersebut. Dia masih fokus untuk tim Macan Kemayoran yang masih berlaga di Liga 1 kemarin.

Bepe yang merupakan suami sah dari Tribuana Tungga Dewi bahkan seolah menutup diri untuk membicarakan kasusnya tersebut. Bahkan Amalia Fujiwati sendiri pun hingga saat ini sulit untuk berkomunikasi bersama Bampang Pamungkas. “Sejak awal kasus ini bergulir, belum ada terjalin komunikasi antara saya dan mas Bepe” ucapnya.

Semoga saja kasus yang menimpa Bambang Pamungkas ini cepat selesai dan juga segera memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here