Lautaro Martinez ke Barcelona?

Debatbola.com – Lautaro Martinez mengalami perkembangan pesat di bawah asuhan Antonio Conte. Jika pada musim pertamanya di Inter ia hanya mencetak 9 gol dari 35 laga, kini torehan gol Lautaro hampir dua kali lipatnya dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit.

Lautaro sudah mencetak 16 gol dari 28 pertandingan saja. Bersama Romelu Lukaku, Conte memang berhasil memaksimalkan talenta penyerang-penyerang Inter Milan yang sebelumnya tak terlalu tajam.

Dengan usia Lautaro yang masih 22 tahun, tak heran namanya langsung jadi incaran klub-klub besar Eropa lainnya. Ia bisa jadi salah satu penyerang terbaik dari Argentina di masa yang akan datang.

Barcelona adalah kesebelasan yang cukup sering dikaitkan dengan Lautaro. Terlebih Lionel Messi dan Lautaro sudah cukup sering main bersama di Timnas Argentina. Jika Barca merekrut Lautaro, kemungkinan besar masa adaptasi eks pemain Racing Club ini tidak akan selama Antoine Griezmann yang masih belum menemukan ketajaman selayaknya ia membela Atletico Madrid.

Lini depan Barca sendiri sedang dirundung masalah karena badai cedera menghampiri. Kehilangan Luis Suarez paling terasa. Sebagai pemain yang berposisi penyerang tengah, Lautaro dianggap tepat mengisi pos yang sebelumnya dihuni Suarez tersebut. 

Dari kubu Inter sendiri masih cuek dengan adanya rumor kepindahan Lautaro. Sang pelatih, Antonio Conte, cukup percaya bahwa pemainnya tersebut tetap bisa fokus pada Inter di sisa musim ini, takkan terganggu rumor yang beredar.

“Lautaro masih berusia 22 tahun, tapi dia sudah sangat dewasa,” kata Conte. “Dia bijaksana. Rumor transfer takkan berpengaruh apa-apa padanya. Itu cuma obrolan koran-koran. Para pemain akan tetap bisa fokus melaluinya.”

“Para pemain juga tahu apa yang seharusnya mereka lakukan. Rumor tak akan mempengaruhi, tak ada sama sekali. Para pemain tidak akan menanggapainya karena mereka harus fokus di lapangan,” ujar eks pelatih Chelsea dan Juventus tersebut.

Berkat ketajaman Lautaro, juga Lukaku, Inter saat ini menjadi kandidat kuat juara Serie A. La Beneamata terus menempel Juventus di peringkat teratas. Keduanya bergiliran menduduki puncak klasemen. Situasi ini jadi situasi yang cukup langka bagi Inter dalam beberapa tahun terakhir. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here