Laga Arema VS PSS Sleman Diwarnai Teror Petasan, Begini Respon PT. LIB

0
58

Debatbola.com – Arema baru saja menerima kunjungan dari PSS Sleman di pekan ketiga di Liga 1 Indonesia. Sayang sekali pada pertandingan yang berlangsung tanggal 05 Agustus tersebut tidak bisa ditentukan pemenangnya. Baik Arema dan PSS Sleman sama-sama gagal mencetak gol sehingga pertandingan berakhir imbang.

Kegagalan Arema memetik kemenangan di kandangnya rupanya juga diwarnai insiden yang sangat merugikan. Ada oknum yang tidak dikenal meneror pemain serta official PSS Sleman yang tengah beristirahat di hotel. Terror tersebut tentu sangat mengganggu dan bisa saja merugikan PSS Sleman selaku tim tamu.

Ada Teror Petasan

PSS Sleman mengalami kejadian tidak mengenakkan ketika berkunjung ke markas Arema. Pada Kamis malam pemain PSS Sleman mendapatkan terror dari orang yang dikenal dengan menyalakan petasan. Terror tersebut terjadi saat para pemain PSS Sleman tengah beristirahat di hotel karena memang sudah setengah 12 malam.

Petasan yang dilempar oknum tidak dikenal tersebut sebagian besar diarahkan ke halaman hotel tempat pemain PSS Sleman menginap. Para pemain yang sebagian besar sudah beristirahat langsung terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara ledakan. Meskipun tidak ada korban, namun beberapa barang pemain rusak karena terbakar.

Menanggapi kejadian tersebut, manajemen Arema FC mengucapkan permintaan maaf secara langsung pada PSS Sleman. Bahkan pihak manajemen juga turut mengutuk perlakuan yang menodai sportivitas dalam olahraga tersebut. Sampai kapanpun manajemen Arema tidak pernah membenarkan perlakuan buruk tersebut.

Kejadian terror tersebut semakin disayangkan lantaran PSS Sleman kini dalam keadaan berduka. Beberapa waktu lalu salah satu supporter PSS Sleman meninggal dunia setelah terlibat kericuhan. Bahkan Arema sudah merencanakan penggunaan pita hitam sebagai bentuk bela sungkawa pada PSS Sleman.

M Ali Rifky berharap kejadian supporter yang tidak bertanggung tersebut adalah terakhir kalinya dan tidak terulang kembali. Pasalnya hubungan Arema dengan PSS Sleman cukup baik selama ini. Karena itulah Ali Rifky selaku perwakilan Arema meminta maaf pada PSS Sleman dan menyayangkan kejadian tersebut.

PSS Sleman sendiri rupanya tidak ingin kejadian tersebut berbuntut panjang dan memilih berbesar hati memaafkan Arema. Namun PSS Sleman berharap kejadian tersebut tidak terulang ke klub lain yang berkunjung ke Malang. Pasalnya kejadian tersebut cukup merugikan bagi PSS Sleman.

Tanggapan PT. LIB

Menanggapi terror yang diterima pemain dan official PSS Sleman ketika berkunjung ke Malang, PT. LIB akhirnya buka suara. Akhmad Hadian Lukita selaku Direktur PT. LIB menyarankan PSS Sleman untuk mengambil tindakan hukum. Hal tersebut dikarenakan terror yang dilakukan oknum tidak dikenal tersebut sudah masuk dalam ranah pidana.

Akhmad Hadian Lukita mengatakan jika apa yang dilakukan oleh oknum tidak dikenal tersebut sudah keluar dari koridor sepak bola. Namun ketika ditanya mengenai sanksi yang akan diterima, Direktur PT. LIB masih belum bisa memastikan. Pasalnya kejadian diluar pertandingan tersebut bukanlah wewenang dari PT. LIB.

Lebih lanjut Sudjarno selaku Direktur Operasional PT. LIB mengatakan jika pihaknya akan menindaklanjuti perkara tersebut jika ada yang merasa keberatan. Baru setelah itu akan dilakukan investigasi untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya. Pasalnya perlakuan tidak bertanggung jawab tersebut sangat merugikan tim tamu.

PSSI Ucapkan Bela Sungkawa

Ditengah kejadian tidak suportif yang dilakukan oleh oknum tidak dikenal pada pemain PSS Sleman, Arema kembali menerima kabar yang menyedihkan. Salah satu Aremanita yang berasal dari Pasuruan dikabarkan meninggal. Berita tersebut diketahui melalui postingan Instagram salah satu fanbase Aremania area Lumajang.

Diketahui Aremanita bernama Yeni Maulidya berkunjung ke kota Malang untuk melihat pertandingan Arema pada Jumat kemarin. Saat di perjalanan menuju stadion Kanjuruhan, Yeni mengalami kecelakaan. Nyawa Aremanita tersebut tidak tertolong dan dikabarkan meninggal dunia.

Mengetahui kabar tersebut, PSSI yang diwakili oleh Mochamad Iriawan mengucapkan bela sungkawa. Ucapan tersebut diunggah dalam akun Instagram pribadi milik ketua umum PSSI tersebut. Mochamad Iriawan juga mendoakan Almarhumah serta berharap diberi ketabahan bagi yang ditinggalkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here