Kualifikasi Piala Dunia Antara Korea Utara dan Jepang Dibatalkan

0
24

Debatbola.com – Keputusan yang mengejutkan datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada hari Jumat ketika mereka mengumumkan pembatalan pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Korea Utara dan Jepang yang seharusnya diadakan di Pyongyang minggu depan. Langkah ini menyusul keputusan Korea Utara untuk tidak menggelar pertandingan di ibu kota mereka, Pyongyang, karena kekhawatiran terkait penyakit menular di Jepang.

Keputusan Korea Utara untuk membatalkan pertandingan tersebut muncul dari ketidaksetujuan politik yang dalam dengan Tokyo, yang tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Pyongyang. Korea Utara memutuskan untuk tidak mengizinkan pertandingan di tanah mereka sendiri karena mereka khawatir tentang keamanan kesehatan para pemain dan staf terkait kemungkinan penyebaran penyakit menular di Jepang.

“Keputusan ini, yang diambil setelah berkonsultasi dengan FIFA dan pemangku kepentingan terkait, diambil setelah AFC diberitahu pada 20 Maret oleh Asosiasi Sepak Bola Korea Utara tentang perlunya memindahkan pertandingan ke tempat netral karena keadaan yang tak terhindarkan,” kata AFC dalam sebuah pernyataan.

Meskipun demikian, keputusan Korea Utara ini memengaruhi dinamika kompetisi di Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Jepang dan Korea Utara bertarung bersama dengan Suriah dan Myanmar. Jepang telah mengalahkan Korea Utara dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan kualifikasi lainnya di Tokyo pada hari Kamis sebelumnya.

Tidak hanya itu, Korea Utara juga telah mengundurkan diri dari kompetisi kualifikasi Piala Dunia sebelumnya pada tahun 2022, mengutip kekhawatiran kesehatan terkait pandemi COVID sebagai alasan utama. Namun, ini bukanlah satu-satunya gangguan dalam jadwal sepak bola internasional yang melibatkan Korea Utara. Pada bulan Februari, pertandingan kualifikasi Olimpiade antara tim wanita kedua negara yang seharusnya berlangsung di Pyongyang dipindahkan secara mendadak ke tempat netral di Arab Saudi.

Keseluruhan situasi ini menyoroti hubungan yang rapuh antara Korea Utara dan negara-negara lain, serta bagaimana dinamika politik memengaruhi bahkan acara-acara olahraga. Pembatalan pertandingan ini juga memunculkan pertanyaan tentang masa depan pertemuan internasional yang melibatkan Korea Utara, serta dampaknya terhadap persaingan kualifikasi Piala Dunia. Sementara Korea Utara masih dijadwalkan untuk menggelar kualifikasi kandang melawan Suriah dan Myanmar pada bulan Juni mendatang, ketidakpastian politik dan kesehatan dapat terus mengganggu jadwal kompetisi sepak bola di kawasan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here