Kross Bantah Dirinya Enggan Potong Gaji Selama Wabah Virus Corona

Debatbola.com – Media asal Spanyo, Marca, memberitakan bahwa terjadi negosiasi yang alot antara manajemen dan pemain Real Madrid mengenai pemotongan gaji selama wabah virus corona. Disebutkan bahwa butuh lima hari bagi kedua belah pihak menyepakati pemotongan gaji.

Marca menyebut bahwa manajemen Madrid awalnya menginformasikan bahwa para pemain Real Madrid dan staf pelatih akan mendapatkan pemotongan gaji sebesar 10%. Namun ternyata ada beberapa pihak yang meminta pemotongan gaji cukup 5% saja. 

Tapi akhirnya setelah para pemain senior berbicara, semua pihak sepakat menerima pemotongan gaji sebesar 10%. Besaran potongan gaji bisa meningkat jadi 20% jika musim 2019/20 tidak dilanjutkan.

Sebelum keputusan pemotongan gaji tersebut, gelandang Real Madrid, Toni Kroos sempat diberitakan mengkritik keras kebijakan klub yang memotong gajinya. Masih menurut Marca, yang mengutip SWR Sport, Kroos lebih ingin para pemain mendapatkan gaji penuh tapi setiap pemain menyisihkan gajinya untuk membantu banyak orang. 

“Pengurangan gaji rasanya seperti pengorbanan yang sia-sia. Aku lebih suka dibayar secara penuh, lalu orang-orang melakukan kebaikan dengan uang tersebut.”

Atas berita itu, Kroos dituding jadi salah satu pihak yang sempat menolak pemotongan gaji di dalam skuad Real Madrid. Tapi ternyata berita itu langsung dibantah oleh sang pemain. 

Menurut Kroos, kemungkinan besar media yang memberitakan soal dirinya yang enggan dipotong gaji itu salah kutip atau tidak memahami apa yang dikatakannya. Ia menegaskan bahwa sejak awal eks gelandang Bayern itu tak masalah dengan pemotongan gaji demi membantu klub.

“Mungkin wawancara itu tak diterjemahkan dengan benar atau beberapa ada yang tidak dipahami. Sejak momen ini pertama kali muncul, pendapatku, kalian tentu mengenalku dengan baik. Jika kita bisa membantu para pekerja dan orang-orang klub, jelas logis untuk rela melepas sebagian dari gaji kami. Hal itu sudah dapat dibuktikan saat ini,” tulis Kroos pada akun Twitter-nya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here