Debatbola.com – Premier League merupakan liga impian banyak pemain di seluruh dunia. Sepakbola divisi teratas Inggris itu bahkan disebut-sebut sebagai liga paling populer di dunia atau liga terbaik di dunia.

Bayaran para pemainnya sangat tinggi. Hal itu sejurus dengan pendapatan setiap klub yang tinggi pula. Tidak hanya klub-klub besar, klub-klub medioker pun bisa memiliki uang puluhan hingga ratusan juta euro untuk membeli pemain.

Namun bagi gelandang Real Madrid, Toni Kroos, pindah ke klub Inggris bukan menjadi pilihan bagi dirinya. Hal itu dikarenakan dirinya yang sudah berusia 30 tahun akan menghabiskan sisa kontraknya di Real Madrid yang tersisa tiga tahun lagi. Ketika kontraknya habis, ia merasa tak mungkin bermain di Liga Inggris.

“Aku benar-benar berencana bersama Real Madrid untuk tiga tahun ke depan. Lalu setelah itu, pada usia 33, barulah waktu yang tepat untuk bertanya pada diriku sendiri: seperti apa aku secara fisikal, apa motivasiku, apakah aku masih merasa siap untuk melanjutkan karier,” ujar Kroos pada Eurosport.

“Kalau misal jawabannya adalah: ‘Ok, satu tahun lagi, karena aku merasa masih cukup bagus dan bisa menikmatinya’, aku tidak akan menyangkal, tapi untuk pindah ke Inggris, di mana itu permainannya sangat fisikal, aku tidak bisa membayangkannya pada usia 33 tahun.”

Toni Kroos mengakui bahwa dirinya memang tak berencana untuk pindah lagi. Pemain yang meraih gelar juara Piala Dunia pada 2014 itu ingin mengakhiri kariernya bersama Log Blancos.

“Aku tidak membayangkan ada opsi lain untuk aku pergi ke tempat lain. Tiga tahun adalah waktu yang panjang, aku ingin bermain di Real Madrid tiga tahun lagi, atau bahkan lebih lama lagi dari itu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here