Krisis Lini Tengah, Arsenal Panggil Balik Miguel Azeez

0
18

Debatbola.com – Sempat dihantui krisis lini depan, Arsenal justru kini dilanda krisis lini tengah menyusul absennya beberapa pemain, termasuk Granit Xhaka. Di tengah situasi seperti ini, Mikel Arteta selaku pelatih Arsenal membuat satu keputusan krusial. Ia memanggil kembali salah satu gelandang muda Arsenal yang kini dipinjamkan ke klub lain, Miguel Azeez.

Stok Gelandang Menipis, Arsenal Krisis Lini Tengah

Akhir-akhir ini, Arsenal sedang dihantui krisis lini depan yang mungkin saja mereka alami dengan santernya isu kepergian beberapa striker. Namun, belum sempat krisis itu terjadi, Arsenal justru diancam oleh krisis lain. Kali ini, tim besutan Mikel Arteta justru harus menghadapi krisis di sektor lain, yakni di sektor tengah.

Siapa sangka, laga leg pertama semifinal Piala Liga melawan Liverpool meminta korban. Kali ini, giliran Granit Xhaka yang jadi tumbal, dimana ia harus menyelesaikan laga lebih cepat akibat diganjar kartu merah oleh pengadil lapangan. Alhasil, Xhaka akan melewatkan satu laga penting, yakni laga derby melawan Tottenham Hotspur.

Xhaka bukan satu-satunya gelandang yang bakal absen dalam beberapa pertandingan ke depan. Selain Xhaka, Martin Ødegaard juga bakal absen karena baru terpapar Covid-19. Emile Smith Rowe masih dalam tahap pemulihan cedera paha. Sedang Thomas Partey dan Mohamed Elneny saat ini masih sibuk memperkuat negara masing-masing di Piala Afrika.

Miguel Azeez Kembali Dipanggil

Berkurangnya opsi pemain tengah mau tak mau membuat Arteta memanggil kembali salah satu pemain mudanya, Miguel Azeez. Pemain kelahiran tanggal 20 September 2002 itu baru saja dipinjamkan ke Portsmouth pada bulan Agustus 2021 kemarin. Tetapi Arsenal kabarnya siap memutus kontrak peminjaman tersebut di tengah jalan.

Sedianya, Azeez baru akan kembali ke Arsenal pada bulan Mei 2022, tepat setelah kontrak peminjamannya bareng Portsmouth berakhir. Namun, Arteta seakan sudah tidak punya pilihan lain. Guna menambah opsi lini tengah mereka yang kini memang mulai berkurang drastis, Arteta harus memanggil sang pemain 19 tahun kembali ke Emirates Stadium.

Mengingat absennya banyak gelandang andalan Arsenal, ada kans Azeez tampil sebagai starter selama beberapa laga ke depan. Mikel Arteta sendiri pernah mengakui bahwa dirinya sangat menyukai permainan Azeez. Arteta juga menjadi orang pertama yang membawa Azeez melakoni debutnya dalam laga kontra Dundalk pada Desember 2020 silam.

Alasan Lain Kembalinya Azeez dari Peminjaman

Menipisnya stok gelandang rupanya bukan satu-satunya alasan Arsenal memilih menarik kembali Azeez menuju Emirates Stadium. Menurut sebuah kabar, ada penyebab lain mengapa Arteta memilih mengakhiri kontrak peminjaman sang pemain. Penyebab itu adalah minimnya menit bermain yang didapat Azeez bersama Portsmouth.

Ketika melakoni debutnya, Azeez dinilai Arteta sebagai pemain potensial yang bisa bersinar di masa depan. Oleh karena itu, Arsenal memutuskan untuk meminjamkannya lebih dahulu menuju klub lain sebelum memasukkannya ke tim inti. Arsenal ingin melihat bagaimana perkembangan sang pemain bersama Portsmouth sebelum memanggilnya balik.

Tetapi, harapan Arsenal sepertinya sudah kandas melihat fakta bahwa Azeez justru jarang dimainkan oleh Portsmouth. Football.London menuturkan bahwa menit bermain Azeez justru kian terpangkas bersama kampiun Piala FA tahun 2008 itu. Azeez tercatat baru bermain empat kali sebagai starter, dari total 16 laga yang telah dimainkan bareng Portsmouth.

Balik Jadi Pilihan Terbaik

Kembali ke Arsenal nampaknya menjadi pilihan terbaik buat Azeez ketimbang harus bermain di Portsmouth dan tidak bisa berkembang karena jarang dimainkan. Arteta sudah mengakui kemampuan pemain kelahiran 2 September 2002 itu. Jadi artinya, kesempatan Azeez tampil di tim utama di tengah krisis lini tengah bakal semakin terbuka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here