Krisis Finansial Makin Parah, Giliran Tagihan Gaji Pemain Barcelona yang Terancam Membengkak

0

Debatbola.com – Di tengah aktivitas transfer yang super sibuk, Barcelona ternyata masih memiliki kendala finansial yang belum juga terpecahkan. Sebuah laporan baru-baru ini mengungkap akan ada masalah finansial baru. Masalah ini berkaitan dengan tagihan gaji para pemain yang dikabarkan membengkak.

Masalah Finansial Baru

Awal mula Covid-19 merebak dan mayoritas aktivitas sepakbola Eropa dihentikan, Barcelona menjadi salah satu klub yang terdampak. Kondisi finansial mereka begitu terpukul kala itu. Masalah ini bahkan berujung pada perginya sejumlah bintang, termasuk Lionel Messi.

Musim panas ini, Barcelona begitu sibuk dengan urusan transfer, dan klub Catalan tercatat sukses menggaet beberapa nama bintang dengan harga yang tentu tidak murah. Mungkin, ini menjadi indikasi keuangan klub kian membaik. Tetapi faktanya ternyata tidak demikian.

Faktanya, kondisi finansial Barcelona masih jauh dari kata baik-baik saja. Baru-baru ini, muncul laporan Barcelona terjebak hutang 1,3 miliar euro. Jelas, nilai itu terbilang mencengangkan. Apalagi Barcelona baru saja belanja pemain dengan anggara hampir 150 juta euro.

Setelah masalah hutang yang nilainya mencapai miliaran euro, muncul sebuah temuan baru yang cukup mencengangkan. Temuan ini sekali lagi berkaitan dengan masalah finansial yang saat ini melilit Barcelona. Kali ini, yang menjadi topik utama adalah gaji para pemain tim Catalan.

Yang paling sering dibahas akhir-akhir ini tentu adalah hutang gaji Barcelona kepada gelandangnya, Frenkie de Jong. De Jong selama ini dikait-kaitkan dengan kepindahan ke klub lain. Tetapi sang pemain kabarnya memprioritaskan bertahan karena permasalahan tunggakan gaji ini.

Nominal gaji yang belum dibayarkan Barcelona kepada De Jong pun jumlahnya terbilang begitu besar. Melansir beberapa sumber, Barcelona berhutang bayaran 17 juta euro kepada mantan gelandang Ajax tersebut. Tentunya, Barcelona harus segera menyelesaikan permasalahan ini.

Prediksi Tagihan Gaji, Capai Ratusan Juta Euro

Melansir laman The Irish Independent, ternyata, De Jong bukan satu-satunya pemain yang gajinya masih ditunggak Barcelona. Laporan The Irish Independent menyatakan ada beberapa pemain lain yang gajinya masih ditunggak. Akibat hal ini, tagihan gaji pemain Barcelona terancam membengkak.

Ada ratusan juta euro yang harus dibayarkan Barcelona untuk para pemainnya musim depan, termasuk hutang-hutang tunggakan gaji seperti kasus De Jong. Lebih tepatnya, Barcelona diprediksi akan mengeluarkan 260 juta euro untuk gaji pemain musim depan.

Frenkie de Jong adalah nama teratas dalam perolehan gaji yang semestinya ia dapat musim depan. Diperkirakan, De Jong akan mendapat 29 juta euro musim depan. Disusul Sergio Busquets dan Jordi Alba, masing-masing 22 juta dan 20 juta euro.

Tetap Paksakan Belanja Pemain?

Kendati dalam kondisi finansial yang sedang “tidak baik-baik saja”, Barcelona tetap tak berhenti mencari pemain-pemain bintang. Perburuan mereka saat ini telah menghasilkan sejumlah nama. Nama-nama yang tidak murah tentunya, karena Barcelona diperkirakan telah merogoh 140 juta euro.

Mayoritas dana itu dihabiskan untuk membeli Raphinha dari Leeds United, Robert Lewandowski dari Bayern München, serta Jules Koundé dari Sevilla. Barcelona juga mendapat beberapa pemain free transfer. Termasuk Andreas Christensen dari Chelsea dan Franck Kessié dari AC Milan.

Perburuan Barcelona, bagaimanapun belum berakhir, di mana setidaknya ada dua target lagi yang harus mereka tuntaskan. Marcos Alonso saat ini dilirik untuk dijadikan kekuatan tambahan di sayap kiri. Begitu pula César Azpilicueta yang merupakan rekan setim Alonso.

Melihat situasi finansial sekarang, ada baiknya Barcelona berhenti dulu melakukan aktivitas transfer masuk. Apabila mereka tetap memaksakan diri, bukan tidak mungkin hutang akan membengkak. Padahal, tidak ada yang menjamin juga investasi besar itu akan berhasil atau tidak.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version