Kontroversi VAR Selamatkan Manchester United dari Kekalahan

Debatbola.com – Pertandingan akan segera berakhir beberapa menit lagi. Skor imbang 1-1. Lantas penyerang Everton, Dominic Calvert-Lewin mencetak gol keduanya ke gawang Manchester United pada laga itu. Tapi gol itu batal memberikan tiga poin bagi Everton karena VAR menganulirnya.

Ya, VAR menyelamatkan Manchester United dari kekalahan pada pekan ke-28 Premier League. Skor 1-1 menjadi hasil yang bisa diraih United saat bertandang ke markas Everton.

Keputusan Video Assistant Referee (VAR) pada laga itu langsung memantik komentar khalayak. Gol kedua Calvert-Lewin dianulir lantaran VAR menganggap bahwa terdapat pemain Everton yang berada di posisi offside, Gylfi Sigurdsson.

Sigurdsson saat itu terjatuh usai berusaha mencipatakan peluang. Namun gelandang asal Islandia yang berada di depan kiper Man United, David De Gea, itu belum bangkit ketika Calvert-Lewin melepaskan tembakan, di mana tembakannya mengenai kaki Harry Maguire yang langsung mengecoh De Gea. Tapi VAR menyatakan, gerakan kaki Sigurdsson yang menghindari bola untuk menghindarinya sehingga berbuah gol dianggap gangguan yang berakibat offside bagi Everton.

Manajer Everton, Carlo Ancelotti, geram bukan kepalang. Tak lama usai wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir, ia langsung menghampiri wasit utama untuk mengajukan protes. Akan tetapi protes itu justru berbuah kartu merah untuk pelatih asal Italia tersebut.

Di lain tempat, usai laga, Calvert-Lewin yang golnya dianulir merasa kecewa dengan keputusan wasit. Menurutnya, gol keduanya pantas diberikan karena Sigudsson meski berada di depan De Gea tak menghalangi pandangan sang kiper karena dalam posisi terjatuh. 

“Itu bencana!” tutur Calvert-Lewin usai laga. Gila. Dia [Sigurdsson] tidak mengganggu pandangan wasit. Saat itu aku memang ragu. Tapi setelah melihat lagi, aku rasa Gylfi ada di tanah dan tidak mengganggu padnangan.”

“Ya, dia ada di posisi offside tapi bola memantul pemain lawan, dan kiper bergerak berlawanan dan kakinya sudah tak berkutik. Kiper tak akan bisa menyelamatkan bola itu (kalaupun Sigurdsson tidak ada). Buatku harusnya itu gol, tapi VAR mengatakan sebaliknya, apa yang bisa kuperbuat?” 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here