Konflik Parkir Bus Arema Dengan Borneo Jelang Penentuan Juara Piala Presiden

0
40

Debatbola.com – Arema dan Borneo sama-sama berhasil lolos ke final Piala Presiden di tahun ini setelah mengalahkan lawannya di semifinal. Keduanya juga telah menyelesaikan pertandingan leg pertama yang berlangsung pada tanggal 14 Juli lalu. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan itu berhasil dimenangkan Arema.

Kemenangan yang diraih oleh Arema rupanya tidak mendapat respon baik dari pelatih Borneo FC. Milomir Seslija bahkan mengkritik taktik yang digunakan oleh pelatih Arema demi memperoleh kemenangan. Namun dengan cerdas Eduardo membalas kritikan tersebut dan membuat pelatih Borneo terdiam.

Arema Menang Cerdik

Menjamu Borneo di Stadion Kanjuruhan, Arema mampu menang dengan cerdik di pertandingan tersebut. Keberuntungan Arema dimulai di menit ke-15 saat gol cepat berhasil dicatatkan oleh klub tersebut. Gol tersebut tercipta berkat sundulan dari Abel Camara yang mendapat umpan menakjubkan Gian Zola.

Arema hanya terlihat agresif di awal pertandingan demi bisa mencetak gol cepat tersebut. Pasca gol itu, Arema bermain cerdik untuk bisa mempertahankan keunggulannya meskipun juga tidak mengendurkan serangannya. Akibatnya, Borneo gagal mengejar keunggulan meskipun bermain lebih dominan di laga tersebut.

Lebih banyak bertahan, Arema membuat Borneo lebih leluasa menciptakan peluang dan berkali-kali mengancam pertahanan. Namun Singo Edan juga memiliki Adilson Maringa yang sangat lihai menjaga gawang Arema dari kebobolan. Hingga pertandingan berakhir, 3 penyelamatan gemilang telah dilakukan oleh Kiper asal Brazil itu.

Kemenangan di leg pertama membuat Arema selangkah lebih maju untuk bisa kembali meraih trofi Piala Presiden di tahun ini. Namun untuk leg kedua nanti pertandingan akan dilaksanakan di Stadion Segiri Samarinda. Sebagai tuan rumah, Borneo tentu lebih diuntungkan di leg kedua itu.

Dikritik Pelatih Borneo FC

Seperti biasa, para pelatih dan juga perwakilan pemain melakukan sesi wawancara pasca pertandingan. Dalam wawancara tersebut, Milomir Seslija menyindir strategi yang digunakan Eduardo Almeida selama pertandingan. Strategi tersebut lah yang membuat Borneo FC menderita kekalahan.

Menurut Milo, Arema lebih banyak bertahan ketika berhasil menyarangkan gol cepat ke gawang Borneo. Strategi yang kerap disebut dengan parkir bus itu membuat Borneo gagal mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Karena itulah Milomir Seslija kemudian mengkritik strategi yang digunakan pelatih Arema itu.

Sebagai mantan Pelatih Arema, Milomir Seslija tidak menyangka jika Eduardo Almeida akan menggunakan strategi tersebut. Terlebih saat itu Singo Edan bermain di depan ribuan pendukungnya di Kanjuruhan. Bahkan Milo tidak percaya Borneo bisa lebih mendominasi dibandingkan sang tuan rumah.

Milo juga menuduh jika Arema tidak kembali melakukan serangan setelah gol pertama tercipta. Karena hal itulah skor tunggal tersebut bertahan hingga akhir pertandingan. Namun Milomir Seslija mengakui Arema berhasil unggul atas Borneo karena strategi yang digunakan tersebut.

Sebagai pelatih, Milo juga mengakui kekurangan dari pemainnya sehingga bisa kalah dari Arema di leg pertama. Kesalahan dalam mengantisipasi Arema membuat Borneo kebobolan di awal pertandingan yang berimbas hingga akhir laga. Namun di babak kedua nanti, Milomir Seslija berjanji akan membalas kekalahan itu di leg kedua.

Jawaban Cerdas Pelatih Arema

Strateginya dikritik oleh Milomir Seslija, Eduardo Almeida pun geram dan tidak terima dengan pernyataan tersebut. Menurut sang Pelatih, Arema juga menciptakan banyak peluang dan bahkan lebih banyak dibandingkan Borneo FC. Namun yang jelas, Arema berhasil meraih target yaitu berupa kemenangan.

Tidak lupa Eduardo Almeida juga memberikan balasan yang cukup cerdas terhadap kritikan yang diberikan oleh Milo. Demi kembali meraih kemenangan di leg kedua nanti, Almeida bukan hanya parkir bus seperti yang dituduhkan Milo. Akan tetapi dirinya juga akan parkir pesawat sejak awal laga untuk mempertahankan keunggulannya.

Sebagai pelatih, Eduardo Almeida menyadari jika kemenangan di leg pertama kali ini tidak menjamin Arema bisa meraih juara. Karena hal itulah pelatih asal Portugal itu akan berusaha keras di pertandingan leg kedua nanti. Arema akan kembali merebut kemenangan saat berlaga di Stadion Segiri untuk bisa meraih trofi Piala Presiden tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here