Komdis PSSI Rilis Sanksi Untuk Panpel dan Persib Terkait Kasus Di Stadion GBLA

0
42

Debatbola.com – Komdis PSSI baru saja merilis hasil dari investigasi kejadian di Stadion GBLA yang menewaskan hingga 2 suporter saat Persib menjamu Persebaya. Dalam pernyataan tersebut, Komdis juga membeberkan kelebihan dan kekurangan dari Panpel yang bertugas saat itu. Sebagai tindak lanjut dari investigasi tersebut, Komdis PSSI mengatakan akan melakukan sidang dari hasil investigasi itu.

Kini Komdis juga sudah mengumumkan hasil dari sidang yang telah dilakukan. Beberapa pihak yang terlibat dalam insiden tersebut ditetapkan bersalah dan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI. Bukan hanya Panpel, Persib yang menjadi tuan rumah dan berlaga saat itu juga tak luput dari sanksi yang diberikan Komdis.

Panpel Dapat Sanksi

PSSI memutuskan untuk menurunkan Komdis untuk melakukan investigasi atas kejadian yang mengakibatkan dua Bobotoh meninggal. Dari hasil investigasi, total ada 7 kekurangan Panpel Persib yang akhirnya merenggut dua nyawa pendukungnya itu. Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI, Panpel akan menerima sanksi atas kelalaiannya.

Dianggap melanggar kode disiplin, Panpel kemudian diberi hukuman berupa larangan melakukan pertandingan di Stadion GBLA. Hal tersebut tentu merugikan Persib dan Bobotoh yang baru bisa kembali berlaga di Stadion kebanggaannya itu. Pasalnya sudah lebih dari 3 tahun Persib tidak pernah berlaga di Stadion GBLA karena denda dan pandemi.

Komdis juga memberikan denda yang tidak sedikit untuk Panpel karena kelalaian saat Persib melawan Persebaya. Tidak tanggung, denda 50 juta harus dibayar oleh Panpel Persib atas kejadian tersebut. Komdis bahkan mengancam memberikan hukuman yang lebih berat jika kejadian serupa kembali terjadi.

Persib Juga Kena

Bukan hanya Panpel, Komdis PSSI memastikan jika Persib Bandung juga akan menerima sanksi. Berbeda dengan Panpel yang menerima sanksi akibat kejadian sebelum pertandingan, Persib didenda karena insiden selama pertandingan. Bukan dikarenakan pemain, tetapi kelakuan Bobotoh yang akhirnya berimbas pada klub.

Seperti yang diketahui, PSSI dan PT. LIB telah mengijinkan adanya penonton pertandingan Piala Presiden di Stadion GBLA. Namun, ada aturan yang diberlakukan oleh kedua federasi itu termasuk larangan menyalakan flare selama pertandingan berlangsung. Bukannya mematuhi peraturan, Bobotoh justru menyalakan flare dan smoke bomb di dua pertandingan yang diikuti Persib.

Situasi tersebut diperparah dengan meninggalnya 2 Bobotoh saat Persib melawan Persebaya. Akhirnya PSSI melarang penggunaan Stadion GBLA sebagai venue pertandingan di sisa laga grup C. Selain itu, penonton juga dilarang untuk hadir di dua pertandingan tersisa yang bertempat di Stadion lain.

Berdasarkan hasil sidang kemarin, Komdis PSSI akhirnya memberikan hukuman yang cukup berat pada Persib. Bukan hanya sanksi larangan bermain di Stadion GBLA, Persib juga diwajibkan membayar denda atas pelanggarannya itu. Tidak tanggung-tanggung, puluhan juta rupiah harus dikeluarkan Maung Bandung kali ini.

Untuk sanksi dari penggunaan Flare dan Smoke Bomb, Persib diharuskan membayar denda hingga 40 juta rupiah ke Komdis PSSI. Belum lagi tambahan denda 5 juta rupiah karena ada Bobotoh yang menyorot kiper Persebaya dengan laser. Komdis juga tidak mengijinkan Persib melakukan banding atas sanksi yang diterima tersebut.

Dari kejadian kali ini, seharusnya Bobotoh mengambil pelajaran dan lebih menjaga sikap ketika mendukung klub kebanggaannya. Pasalnya, bukan hanya Bobotoh yang terkena sanksi tetapi Persib juga harus membayar denda yang tidak sedikit. Belum lagi Persib juga terancam tak bisa bermain kembali di Stadion GBLA yang merupakan ikon klub tersebut.

Tuntutan Bonek

Sanksi yang diterima Panpel Persib dipastikan tidak akan cukup dari Komdis PSSI saja. Pasalnya Bonek juga mengajukan tuntutan pada Panpel Persib serta meminta ganti rugi. Tuntutan tersebut dikarenakan banyaknya Bonek yang gagal menyaksikan pertandingan antara Persib dan Persebaya meskipun memiliki tiket resmi.

Ratusan Bonek yang memiliki tiket resmi di tribun khusus tim tamu tidak bisa masuk karena barcode error serta tidak kebagian tempat. Padahal banyak yang bisa masuk stadion hanya dengan membayar 25.000 rupiah saja. Merasa dirugikan, Bonek kemudian menuntut ganti rugi pada Panpel Persib.

Tuntutan tersebut bukanlah main-main karena sudah disepakati oleh keseluruhan Bonek yang hadir di Bandung. Bahkan Bonek mengancam akan membawa hal tersebut ke jalur hukum jika Panpel Persib tidak mau ganti rugi. Bonek tidak akan menyerah sampai tuntutannya itu dipenuhi oleh Panpel Persib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here