Klarifikasi Marko Simic Perihal Kasus Pemerkosaan pada 2019

0
179
Klarifikasi Marko Simic Perihal Kasus Pemerkosaan pada 2019

Debatbola.com – Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, bernasib sial pada awal tahun 2019. Saat hendak menjalani pertandingan di Australia untuk pertandingan babak kualifikasi Liga Champions Asia, ia ditahan pihak kepolisian karena diduga melakukan pemerkosaan.

Simic lantas dibebas setelah beberapa pekan ditahan. Ia dilepas karena tuduhan yang ditujukan kepadanya tak terbukti.

“Mereka mengambil pasporku selama empat bulan dan kemudian membebaskanku di pengadilan tanpa ada catatan kasus, kaerna aku memang tidak melakukan apa-apa, aku tidak bersalah,” tutur Simic pada wawancaranya dengan Jutarnji.

Menurut Marko Simic, saat itu orang yang merasa menuduhnya itu takut diperkosa lantaran orang tersebut berasal dari Indonesia dan Simic memang pernah diberitakan perihal pelecehan seksual. Namun yang sebenarnya terjadi di Australia tidak seperti yang dituduhkan orang itu.

“Dia adalah seorang gadis Indonesia yang sepertinya tahu siapa aku. Selama dua bulan investigasi, rekaman kamera diperiksa, semua penumpang dan pramugari di pesawat dimintai keterangan, mereka tidak mengatakan apa-apa dan tidak ada yang melihat apapun karena memang tidak ada yang bisa dilihat.”

“Di sampingku ada dua rekan setim, di depan dan belakang juga. Polisi sangat tidak memiliki apapun untuk menahanku, tetapi aku menderita, aku tidak memiliki pengacara dengan cepat, sedangkan mereka sudah menangkapku.”

Kasus tersebut selesai setelah pihak kepolisian menemukan catatan medis sang pelapor, di mana terdapat catatan sang pelapor punya masalah mental. Sang pelapor pun akhirnya mengakui bahwa dirinya takut diperkosa, bukan diperkosa.

“Akhirnya, polisi menyadari tindakannya. Teman gadis itu pernah diperkosa di pesawat dan dia takut seseorang akan memperkosanya. Polisi melihat catatan medis bahwa gadis itu memiliki masalah mental. Hakim bertindak serius dan berpengalaman, akupun diizinkan pulang.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here