Kiper dan Gelandang Terbaik Harus Rela Cepat Mudik

0
57
Kiper dan Gelandang Terbaik Harus Rela Cepat Mudik

Debatbola.com – Pemain menjadi salah satu sorotan dalam pembentukan sebuah kekuatan tim. Para pemain yang dipanggil sudah tentu pemain terbaik dari negaranya tersebut. Seorang pelatih akan memilih kualitas dan performa pemain yang ada dalam kondisi terbaiknya saat ini. Pelatih berhak menilai dan memilih pemain sesuai kriteria yang dibutuhkan dalam mempersiapkan sebuah skuat seperti diharapkan, pelatih akan meracik strategi untuk bisa menang di setiap laga yang dimainkan. Oleh karena itu, pemain yang dipanggil juga harus sesuai dengan kebutuhan sebuah tim seperti salah satunya Tim Nasional Belgia yang telah dipastikan bisa lolos dalam ajang Piala Dunia. Pelatih Belgia mendapatkan kepercayaan untuk bisa membawa Belgia memboyong status juara dunia untuk pertama kalinya.

Pelatih Roberto Martínez memanggil pemain terbaik yang ada di klub lokal maupun klub luar Belgia, banyak pemain yang dibawa oleh Roberto Martínez merupakan pemain terbaik didunia seperti penjaga gawang andalan Real Madrid yaitu Thibaut Cortois, Pemain berusia 30 tahun ini sangat tampil apik saat bermain di klub Raksasa Spanyol tersebut. Penampilan terbaik Cortois adalah saat melawan Liverpool di Liga Champions, pada saat itu Cortois mampu melakukan penyalamatan 9 kali ketika melawan klub asal Inggris tersebut. Cortois mementahkan semua peluang yang dibuat oleh Liverpool. Thibaut Cortois menjadi Man of The Match pada final Liga Champions itu, setelah itu dia juga dinobatkan sebagai kiper terbaik pada tahun 2021/2022. Selain penjaga gawang, ada juga gelandang terbaik yang dimiliki oleh timnas Belgia yaitu Kevin De Bruyne pada saat ini sedang membela klub Raksasa Inggris, Manchester City. De Bruyne menjadi salah satu pemain terbaik di liga Inggris karena performanya yang membuat The Blues tersebut selalu bisa menang hampir di setiap kompetisi. Kendati demikian, dua pemain top Eropa ini pasti menjadi incaran pelatih Roberto Martinez agar bisa membela Belgia dalam ajang Piala Dunia Qatar serta menjadikan mereka menjadi pemain kunci dalam tim. Tetapi sungguh disayangkan, harapan dari tim Belgia yang ingin merebut status juara dunia harus pupus karena tidak mampu bersaing dalam fase grup F setelah hanya bisa finish di peringkat ketiga dengan empat poin. Mereka meraih hasil satu kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kalah dalam tiga laga yang dimainkan saat bertarung di fase grup. Pemain yang terbaik tenyata belum tentu membuat sebuah tim itu berjalan mulus saat di fase grup. Ini mejadi catatan buruk bagi belgia setelah di edisi sebelumnya mereka berhasil sampai ke tahap semifinal dan kalah atas Prancis di kala itu. Tapi pada tahun ini mereka malah di luar prediksi dan sangat mengecewakan di setiap penampilan yang disajikan oleh Belgia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here