Kibarkan Bendera Putih, Persija Fokus ke Musim Depan

0
59

Debatbola.com – Pada kompetisi Liga Indonesia musim 2021/2022 ini, Persija nampaknya sudah kehabisan tenaga dan akhirnya mengibarkan bendera putih dalam perburuan gelar juara. Skuad Macan Kemayoran memilih fokus untuk menyambut kompetisi musim depan.

Gagal Meraih Gelar Juara

Persija Jakarta selama ini menjadi salah satu tim yang cukup disegani. Sebab tim kebanggaan warga Jakarta ini pada kompetrisi edisi sebelumnya selalu berhasil mengisi papan atas klasemen. Tetapi sepanjang sejarah sepak bola Indonesia berlangsung, tim ini baru satu kali menjadi juara pada tahun 2018 lalu.

Pada edisi kompetisi musim 2021/2022 ini, tim berjuluk Macan Kemayoran ini nampak kehilangan taringnya. Bahkan Persija tidak dilibatkan sedikitpun dalam perburuan gelar juara. Dari awal hingga laga ke-30 kemarin, tim ini nampak kehilangan taji dan hanya bertahan di peringkat kedelapan dengan koleksi 38 poin. Dari komposisi pemain, tim besutan Sudirman ini tidak kalah dari tim papan atas lainnya. Namun pada kenyataannya mereka gagal bersaing untuk berebut gelar juara musim ini.

Target Realistis Persija

Legenda klub, Bambang Pamungkas mengakui jika tumpulnya daya saing Persija dikarenakan faktor inkonsistensi. Mantan kapten tim Macan Kemayoran ini menatap realistis dari nasib timnya musim ini. Karena hanya tersisa tiga laga musim ini, Persija sudah tidak mungkin bisa mengajar puncak klasemen.

“Kami harus realistis dan melupakan kompetisi musim ini. Musim 2021/2022 bukanlah milik Persija. Kami harus memikirkan dan menyusun sebuah rencana untuk menyambut tahun depan. Jika tidak ingin apa yang sudah terjadi di musim ini kembali terjadi di musim depan,” ungkap Bambang Pamungkas.

Musim ini Persija memang terjebak di papan tengah klasemen. Bisa dibilang jika Persija musim ini sekelas dengan tim medioker lainnya di kompetisi Liga Indonesia. Dari 29 laga yang sudah dilalui, tim ini hanya memenangkan sebanyak sembilan laga dan juga sembilan kali mengalami kekalahan. Sedangkan sebanyak 11 laga hanya berakhir dengan skor imbang. Tren imbang inilah yang membuat laju Persija tertahan dan hanya menjadi tim penggembira di tengah klasemen.

Bongkar Pasang Pemain

Lebih lanjut Bambang Pamungkas menjelaskan jika manajemen dari Persija Jakarta saat ini sudah mulai berbenah untuk menyambut kompetisi musim depan. Para petinggi klub kini mencoba membuat proyeksi pemain. Hal ini memungkinkan terjadinya bongkar pasang dalam susunan pemain.

“Saat ini perlahan-lahan kami sudah mulai bergerak untuk mempersiapkan tim guna menyongsong kompetisi di musim depan. Segala aspek mulai kami persiapkan dengan matang, salah satunya tentu adalah proyeksi pemain untuk membentuk kerangka tim di musim depan,” tegas pria yang kerap disapa Bepe ini.

Dari proyeksi pemain yang dilakukan manajemen Persija, mereka nampaknya tidak hanya akan memaksimalkan para pemain lokal. Pada legiun asing tampaknya juga akan mendapatkan evaluasi. Dari situasi ini, bisa dibilang jika saat ini tidak ada masa depan pemain yang aman di Persija. Musim depan Persija nampaknya akan benar-benar melakukan perombakan besar-besaran untuk menjadi pesaing gelar yang serius.

Sambut Pelatih Baru

Buntut dari inkonsistensi yang dialami Persija musim ini adalah dipecatnya sang pelatih Angelo Alessio pada Februari 2022 kemarin. Pelatih asal Italia ini dinilai gagal membawa tim ini menjadi pesaing gelar. Untuk sementara Persija menggunakan jasa dari Sudirman untuk menjadi nahkoda untuk Marko Simic dan kolega hingga musim ini berakhir. 

Tercatat Persija masih akan melakoni empat laga ke depan. Paling dekat adalah laga kontra TIRA-Persikabo (13/3) mendatang. Setelah itu skuad Macan Kemayoran secara beruntun akan meladeni Madura United, PSM, dan juga Bhayangkara di laga pamungkas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here