Kenangan Louis Saha Bersama Man United

Debatbola.com – Louis Saha memiliki karier yang cukup cemerlang di Premier League. Penampilan cemerlangnya bersama Fulham membawanya ke salah satu kesebelasan besar Inggris, Manchester United. Saha merasakan gelar juara Premier League bersama United.

Dalam penuturan Saha pada UTD Podcast, Saha kembali mengenang masa-masa indahnya bersama United. Ia mengatakan bahwa sebenarnya ia ragu bisa bergabung ke kesebelasan sebesar Man United. Namun keraguan itu hilang setelah dirinya ditelepon langsung oleh manajer United, Sir Alex Ferguson.

“Saat itu aku di rumah,” ujar Saha memulai cerita. “Apakah aku tahu akan ada telepon itu (dari Ferguson)? Ya, agenku memberitahuku. Itu agak aneh awalnya karena aku ragu, mungkin sekadar lelucon atau semacamnya. Jadi aku sedikit hati-hati dengan aksennya (setelah telepon dari Fergie datang).”

“Kemudian aku bergumam, ‘Oke, ini sepertinya sungguhan’. Hal itu menyenangkan karena jelas dan konkret. Kemudian caranya bicara membuat aku yakin, walaupun saat itu hanya bisa memahami separuh omongannya. Intinya aku masuk dalam rencanaya, bagian dari apa yang diinginkannya. Dia bilang suka dengan gaya permainanku dan aku merasa langsung telah jadi bagian dari tim.”

Di United, sebenarnya Saha harus bersaing dengan para pemain top lain di lini depan seperti Ruud van Nistlerooy, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjaer, hingga Carlos Tevez. Tapi ia tetap mendapatkan perannya bahkan sempat mencetak 15 gol dalam satu musim.

“Aku mencermati para pemain yang sudah mereka miliki dan membayangkan cara aku bisa cocok di sana, bagaimana bisa jadi pembeda dan bisa jadi solusi baginya (Ferguson). Aku langsung tahu cara jadi pembeda.”

“Dalam beberapa hal, aku punya agresivitas, aku punya cara berbeda, dan itu alasan aku sangat percaya diri datang ke sana. Tapi naif jika kita pergi ke sana dan tidak merasakan tekanan.”

Total lima musim Saha bermain untuk United. Setelah itu ia masih menjalani musim yang gemilang bersama Everton. Ia lantas sempat hijrah ke Tottenham, Sunderland, dan Lazio sebelum akhirnya pensiun saat bermain di Liga Super India pada 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here