Kenal Lebih Dekat Dengan Richarlison, Top Skor Sementara Olimpiade

0
171

Debatbola.comRicharlison bermain cukup apik di gelaran Olimpiade musim panas Tokyo. Penyerang berusia 24 tahun tersebut dipercaya sebagai pemain inti dibawah asuhan pelatih Andre Jardine. Total dalam lima pertandingan, sang penyerang selalu dimainkan sebagai starter.

Penyerang Haus Gol

Pemain yang memakai nomor punggung 10 di timnas Brasil U23 ini membayar kepercayaan sang pelatih dengan mendulang gol demi gol. Jika dijumlahkan penyerang yang musim lalu bermain untuk Everton ini telah membuat 5 gol.

Di pertandingan pertama melawan Jerman dimana ini adalah partai ulangan final Olimpiade 2016 silam, Richarlison langsung tancap gas. Dirinya langsung membuat hattrick di pertandingan pembuka tersebut. Alhasil timnya mampu menang atas finalis musim lalu, Jerman dengan skor akhir 4-2 di bursa inter303.

Pada pertandingan kedua melawan Pantai Gading, striker Everton ini puasa gol. Sebab masing-masing tim hanya bermain imbang dengan tanpa gol, 0-0. Hasil itu tetap membuat timnya duduk manis di singgasana tim.

Selanjutnya di laga ketiga, Richarlison kembali menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang Liga Premier Inggris. Terbukti di partai ketiga melawan Arab Saudi, dirinya membukukan brace alias dua gol langsung di satu pertandingan. Timnya pun memenangi laga dengan skor akhir 1-3.

Dengan hasil tersebut, timnya yang berjuluk Selecao itu berhak tampil di babak perempat final sebagai juara grup D. Mereka bertemu Mesir yang secara mengejutkan lolos sebagai runner up grup B. Di laga perempat final itu, Richarlison tidak mencetak gol namun memberikan assist kepada Matheus Cunha.

Yang mana penyerang Hertha Berlin itu membuat satu-satunya gol di babak perempat final melawan wakil Afrika. Akibatnya timnya pun dapat lolos setelah berhasil meraih tiket semifinal dan menantang Meksiko.

Sayangnya di laga ini pemain bernomor 10 Selecao tersebut tidak menambah catatan golnya lagi. Baik Meksiko atau timnya tidak mampu membuat gol dari menit pertama hingga penambahan babak. Alhasil laga pun dilanjutkan ke fase adu penalti.

Di rangkaian babak adu penalti, sang penyerang yang bergelar 5 gol ini tidak diturunkan sebagai algojo. Namun empat kompatriotnya sukses membuat gol dan sementara dua punggawa Meksiko tidak berhasil menunaikan tugasnya dengan baik.

Profil Richarlison

Pundi-pundi gol Richarlison masih bisa bertambah setelah timnya berhasil menembus final Olimpiade Tokyo. Anak asuh Andre Jardine ini pun akan berhadapan dengan Spanyol yang pada laga lainnya sukses menekuk tuan rumah, Jepang.

Sementara itu di klubnya, Everton pada musim lalu penyerang berusia 24 tahun ini mendapatkan kepercayaan dari Carlo Ancelotti. Dirinya selalu mendapatkan menit bermain yang cukup bersama The Toffees.

Total Richarlison diturunkan sebanyak 40 kali pada musim lalu dari total 46 pertandingan yang dijalani klubnya. Pada enam kesempatan dirinya harus absen lantaran mendapatkan suspensi kartu merah pada laga melawan Liverpool.

Di laga pekan ke-5 itu eks penyerang Watford ini harus keluar lapangan tepat di menit ke-90 setelah melakukan pelanggaran keras. Alhasil, dirinya mendapatkan tidak boleh dimainkan dalam tiga laga selanjutnya. Setelah itu tiga pertandingan lainnya dilewatkan karena sang pemain mendapatkan cedera.

Sementara itu, saat ini Richarlison tengah disebut-sebut sangat dekat dengan pintu keluar Goodison Park. Lantaran Carlo Ancelotti yang saat ini melatih Real Madrid ingin membawa serta penyerang berusia 24 tahun tersebut.

Kuat dugaan penyerang timnas Brasil itu akan dijadikan pengganti masa depan bagi Karim Benzema yang usianya sudah tidak muda lagi. Kini striker timnas Prancis itu sudah berusia 33 tahun dan kontraknya habis pada musim depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here