Kemenangan PSIS Ternodai Diving, Taisei Marukawa Diserbu Netizen

0
54

Debatbola.com – Sabtu tanggal 6 Agustus kemarin, PSIS Semarang baru saja menyelesaikan pertandingannya melawan Barito Putera. Pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Jatidiri tersebut berhasil dimenangkan oleh PSIS Semarang dengan skor 2-1. Namun ada aksi pemain yang dinilai menodai kemenangan yang diraih klub asal Semarang tersebut.

Salah satu pemain PSIS Semarang, Taisei Marukawa dianggap melakukan diving untuk bisa mendapat kemenangan. Sontak kelakuannya itu mendapat cemoohan dari netizen termasuk penggemar PSIS Semarang sendiri. Menanggapi cemoohan yang diterimanya, Taisei Marukawa akhirnya memberikan pembelaan atas aksinya itu.

Diving Taisei Marukawa

Para pendukung Mahesa Jenar harus merasakan kecewa karena kemenangan perdana yang diperoleh klub kesayangannya ternodai. Hal tersebut dikarenakan Taisei Marukawa diketahui melakukan diving demi membuat PSIS Semarang meraih kemenangan. Sontak hal tersebut mengundang cemoohan dari para netizen.

Aksi diving di kotak pinalti tersebut terjadi saat Taisei Marukawa berhadapan dengan Frank Rikhard Sokoy. Marukawa yang tidak bisa sempurna mengontrol bola sehingga bola melewati Frank Rikhard Sokoy dan membuat pemain tersebut tersungkur kedepan. Secara tiba-tiba Marukawa yang tengah mengejar bola juga ikut menjatuhkan diri.

Berdasarkan tayangan ulang, diketahui jika pemain asal Jepang tersebut tidak melakukan kontak sama sekali dengan Frank Rikhard Sokoy. Namun wasit Musthofa Umarella justru menganggap kejadian tersebut sebagai pelanggaran dan memberikan penalti pada PSIS. Penalti kemudian dipercayakan pada Jonathan Cantillana yang sukses menyarangkan golnya.

Angka dari penalti tersebut membuat PSIS Semarang berhasil menyusul angka Barito Putera. Bahkan tidak berselang lama kemudian Laskar Mahesa Jenar berhasil unggul berkat Wawan Febrianto yang kemudian bertahan hingga akhir pertandingan. Namun kemenangan tersebut bukannya membuat bangga, tetapi justru kecewa terutama pada Taisei Marukawa.

Karena diving yang dilakukan Taisei Marukawa, PSIS Semarang kini mendapatkan julukan baru dari para netizen. Klub tersebut kini bukan lagi dijuluki Laskar Mahesa Jenar, tetapi Diving FC dari warganet yang ikut memberikan komentar. Bukan hanya penggemar klub lain, tetapi Snex dan Panser Biru juga ikut memberikan julukan tersebut pada PSIS Semarang.

Pembelaan Sang Pemain

Menanggapi kritikan yang diterimanya, akhirnya Taisei Marukawa memberikan komentar pembelaan. Marukawa mengatakan jika memang ada sentuhan yang dilakukan oleh Frank Sokoy yang membuatnya terjatuh. Dengan santai pemain asal Jepang tersebut meminta pada Netizen untuk menanyakan langsung pada Frank Sokoy karena yang paling tahu kebenarannya.

Sontak komentar yang dilayangkan Taisei Marukawa tersebut memancing berbagai respon dari para netizen. Sebagian besar komentar berisi ungkapan kekecewaan warganet pada pemain yang berasal dari Jepang itu. Bahkan banyak juga yang menanyakan kredibilitasnya sebagai salah satu pemain terbaik Liga 1 di musim kemarin.

Saking kesalnya terhadap diving yang dilakukan oleh Taisei Marukawa, netizen sampai merubah profil pemain tersebut di Wikipedia. Dalam situs web tersebut awalnya tertulis jika Marukawa merupakan pemain asal Jepang yang kini menjadi winger PSIS Semarang. Namun kini profil tersebut berubah menjadi Taisei Marukawa merupakan penyelam asal Jepang yang bermain di klub asal Semarang.

PSIS Semarang Tidak Ambil Pusing

Ditengah serbuan warganet pada akun official PSIS Semarang dan Taisei Marukawa, pihak klub rupanya mengambil langkah sebaliknya. PSIS Semarang seakan tidak memperdulikan kritikan yang dilayangkan warganet meskipun itu terjadi pada pemain utama. Pihak klub lebih memilih fokus untuk pertandingan selanjutnya dibandingkan mengurusi kritikan para netizen.

PSIS Semarang kini tengah fokus berlatih untuk persiapan pertandingan selanjutnya. Informasi mengenai latihan tersebut diunggah di akun resmi klub dan menyertakan caption yang penuh semangat. Seperti yang diketahui, Laskar Mahesa Jenar sebentar lagi akan menghadapi Persib Bandung di minggu ke-4 dan harus bisa mengalahkan lawannya itu.

Demi bisa terus naik ke papan atas, PSIS Semarang seakan tidak peduli dengan masalah yang menimpa pemain bintangnya. Terlebih PSIS Semarang kini tidak terlalu mengandalkan Marukawa di lini depan. Masih ada Wawan Febrianto serta Carlos Fortes yang bisa menjadi andalan ketika pemain Jepang itu tidak bisa diturunkan.

Hingga kini para suporter PSIS Semarang memang tengah menunggu penampilan dari Carlos Fortes. Pemain asal Portugal tersebut mengalami cedera yang membuatnya absen sejak pekan pertama. Hingga kini pelatih PSIS Semarang belum berani menurunkannya agar benar-benar sembuh dari cedera yang dialaminya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here