Karena ini, PSM Bakal Kesulitan di Liga 1 2022/2023

0
26

Debatbola.com – PSM Makassar mampu mengawali pekan pertama di Liga 1 dengan mulus. Skuad Juku Eja sebagai tim tamu mampu mengalahkan tim PSS Sleman dengan skor 1-2 di kandangnya sendiri, Stadion Maguwoharjo. Meski begitu, nampaknya PSM akan menuai berbagai kesulitan dalam mengarungi Liga 1 musim 2022/2023 karena berbagai hal seperti berikut :

1. Ajang Piala AFC

Tergabung dalam grup H bersama Tampines Rovers dan Kuala Lumpur City FC, PSM mampu lolos sebagai juara grup. Lain halnya dengan Bali United yang harus terhenti di babak grup. Selanjutnya, PSM sepertinya harus pintar-pintar dalam meracik kedalaman skuadnya mengingat jadwal dari Piala AFC dan Liga 1 yang sedikit berbenturan.

Seperti jadwal melawan Kedah Darul Aman FC pada Agustus ini contohnya. Hanya berjarak 4 hari sebelum laga tersebut, PSM masih harus melawan Persija dalam lanjutan pertandingan Liga 1 musim ini. Namun, PSM bisa bernafas lega karena kedua laga tersebut masih dimainkan di Stadion Gelora B.J. Habibie, kandangnya PSM saat ini.

Karena itu, akan besar pengaruhnya jika jadwal dari Liga 1 sendiri tak mengalami perubahan untuk PSM Makassar. Terlepas adanya kesepakatan hak siar, jadwal Liga 1 perlu dikaji ulang terutama untuk PSM Makassar. Jika tak ada perubahan, tentu PSM akan kesulitan mengarungi Liga 1 dan Piala AFC mengingat jadwalnya yang berdekatan.

2. Banyak Pemain Hengkang

Berdasarkan data yang dihimpun dari Transfermarkt, PSM telah kehilangan setidaknya 24 pemain di musim 2022/2023. Para pemain tersebut termasuk ke-4 pemain asingnya seperti Anco Jansen, Adam Mitter, Gol-Gol Mebrahtu, dan Serif Hasic. Sementara itu, pemain ternama seperti Ferdinand Sinaga, Sutanto Tan, dan Hasim Kipuw berlabuh ke sesama klub Liga 1.

Dengan begitu, kedalaman Skuad PSM di Liga 1 musim ini bisa dibilang telah mengalami banyak perubahan. Bisa dibilang, mereka kehilangan pemain hampir di semua lini permainan. Namun meskipun demikian, PSM tak hanya tinggal diam dengan juga merekrut banyak pemain. Masih dari Transfermarkt, 18 pemain telah bergabung ke kubu Juku Eja.

Mengingat PSM Makassar juga mengarungi Piala AFC, nampaknya mereka akan sering menurunkan skuad pelapisnya di Liga 1 kali ini. Tentu diperlukan masa adaptasi kembali agar kemudian bisa menampilkan permainan secara maksimal di setiap individu. Dan juga tentu harus mampu membangun kembali chemistry yang kuat untuk menjaga keutuhan dari sebuah tim.

3. Debut Sang Pelatih di Liga 1

Mungkin tak banyak yang menyadari jika kursi kepelatihan PSM Makassar kini telah diduduki oleh Bernardo Tavares, pelatih anyar mereka. Direkrut semenjak bulan April lalu, Tavares telah menukangi skuad PSM Makassar di 7 pertandingan. Dari 7 laga tersebut, Tavares mampu menang di 3 laga, imbang 2 kali dan 2 hasil kekalahan.

Namun, PSM sendiri tidak pernah menang dengan selisih 3 gol dari lawan mereka musim ini. Adapun kemenangan terbesar mereka kali ini ialah ketika melawan Tampines Rovers dengan skor 1-3. Mereka justru lebih sering menang tipis, seperti menang 0-1 lawan Arema dan menang dengan skor 1-2 melawan PSS Sleman.

Dari sisi pertahanan sepertinya PSM juga kurang ‘oke’ semenjak ditangani oleh Bernardo Tavares. Dari 7 laga, mereka telah kebobolan 5 gol dan hanya 2 kali mencetak clean sheet. Dalam hal taktik, Tavares sepertinya masih bereksperimen guna mendapatkan formasi yang paling pas untuk PSM musim ini.

Terbukti dengan formasi 3-5-2 yang sering dipakainya, ia hanya mendapatkan 1 kemenangan dari 4 laga. Oleh sebab itu, debut Bernardo Tavares di Liga 1 musim ini nampaknya tak akan berjalan mulus. Karena baru kali ini juga, sang pelatih berkecimpung di persepakbolaan Indonesia bahkan juga Asia Tenggara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here