Kalezic

Debatbola.com – Lawatan tim PSM Makassar ke markas milik Bali United didalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia pada hari Kamis (1/8) kemarin harus berakhir dengan tragis. Mereka harus rela pulang dengan tangan kosong karena mengalami kekalahan dengan skor akhir 0-1 atas tim Serdadu Tridatu tersebut.

Menanggapi jalan pertandingan, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, kabarnya tidak habis pikir karena anak asuhnya bisa menelan kekalahan telak. Padahal, pada babak pertama pertandingan tim asuhannya bermain dengan cukup baik dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.

“Kita saat ini datang ke sini untuk bisa memainkan pertandingan yang berjalan bagus. Kita tunjukkan semua ini juga selama di lapangan. Kita harus memulai laga dengan baik dan pada babak pertama kita mampu mengontrol jalannya pertandingan,” tutur Kalezic usai pertandingan.

Memasuki akhir paruh pertama, Kalezic juga menilai bahwa Bali United sudah mulai membalikkan keadaan. Mereka pun mulai menguasai jalannya pertandingan dan juga mendapatkan beberapa peluang. “Memasuki sepuluh menit terakhir di paruh pertama Bali mampu mengambil inisiatif lebih. Mereka pun mendapat peluang yang dibuat oleh Spaso,” ujar sosok pelatih PSM Makassar tersebut.

Bali United Vs PSM Makassar

Dikurung Oleh Pihak Lawan

Petaka lantas terjadi di paruh kedua. Kalezic menilai bahwa anak asuhnya sama sekali terkurung didalam gempuran permainan Bali United.

“Paruh kedua, Bali United mulai terlihat mendominasi. Di saat itu penting untuk kita tetap memegang bola dilapangan. Sebelum gol di laga terjadi kita memang sudah banyak kehilangan bola dan juga membiarkan Bali United memainkan bola. Kita seperti tak bisa keluar dari proses kurungan Bali United,” lanjut Kalezic.

Sudah Bermain Dengan Maksimal

“Bali United berhasil membuat beberapa free kick pada areal kita dan juga mencetak gol. Setelah itu kita juga mencoba untuk bangkit. Tapi sayangnya, kita tak cukup kuat untuk bisa mengembalikan performa,” lanjut dia.

Di lain pihak, Rasyid Bakrie kabarnya mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menjalankan instruksi dari sang pelatih. “Kami saat itu sudah berusaha dengan maksimal untuk bisa meraih poin, tapi kami malah kalah. Kami juga akan pulang untuk bisa fokus ke babak final ajang Piala Indonesia,” papar Bakrie.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here