Kalahkan Persik Kediri, Ambisi Barito Putera Jauhi Zona Degradasi

0
58

Debatbola.com – Lanjutan Liga 1 pekan ke 32 menyajikan pertandingan antara Barito Putera melawan Persik Kediri. Pada pertandingan yang berlangsung di stadion I Wayan Dipta 19/3 berakhir dengan Kemenangan Laskar Antasari dengan skor 2-0. 

Barito Putera sejak awal laga tampil agresif guna meraih kemenangan agar menjauhi zona degradasi. Kubu Persik Kediri berusaha keras agar dapat terlepas dari gempuran pasukan Barito Putera. Namun hingga akhir pertandingan mereka tidak mampu keluar dari tekanan.

Bruno Matos Jadi Aktor Penting Kemenangan Barito Putera

Kemenangan Barito Putera atas Persik Kediri tidak terlepas dari permainan gemilang dari Bruno Matos. Playmaker asal Brasil tersebut mampu mengirim umpan manis yang mampu dimaksimalkan oleh Rafael da Silva dan Buyung Ismu menjadi gol. Berkat dua assist dari Bruno Matos ini, Barito Putera berhasil memperoleh poin penuh.

Mantan pemain Persija ini membuktikan kelasnya pada pertandingan ini. Beberapa kali aksinya berhasil merepotkan barisan pertahanan tim Macan Putih. Kemenangan Barito Putera tersebut membuat persaingan tim papan bawah semakin seru guna menghindari zona degradasi.

Persela Terdegradasi Ke Liga 2

Selain mampu menjauhi zona degradasi, kemenangan atas Persik Kediri juga berdampak pada tim Persela. Hasil ini sekaligus membawa Persela Lamongan turun kasta ke Liga 2 musim depan. Poin yang diperoleh Barito Putera tidak mampu dikejar oleh Persela Lamongan di 3 laga tersisa. Laskar Joko Tingkir hingga pekan ini baru mengoleksi 21 poin saja.

Persela terakhir kali bermain di kasta kedua Liga Indonesia pada tahun 2004 silam. Selama 18 tahun berkiprah di kasta tertinggi liga Indonesia, Laskar Joko Tingkir bermain konsisten. Meskipun telah dipastikan terdegradasi, Persela Lamongan masih menyisakan tiga laga terakhirnya di Liga 1 melawan Bhayangkara FC, PSS Sleman, dan Persipura Jayapura.

Barito Putera Jauhi Kejaran Persipura

Berkat kemenangan 2-0 atas Persik Kediri, Barito Putera berhasil menambah pundi-pundi poin di klasemen Liga 1. Hingga pekan ke 32 ini Laskar Antasari telah mengoleksi 32 poin. Hasil ini mampu memperpanjang nafas tim asuhan Rahmad Darmawan.

Meskipun demikian posisi mereka belum sepenuhnya aman. Pasalnya Persipura yang berada satu tingkat dibawahnya masih punya kesempatan untuk mengambil alih posisi 15 klasemen Liga 1. Hingga pekan ini jarak antara Barito Putera dan Persipura hanya terpaut 5 poin. Sementara Persipura berharap pasukan Laskar Antasari tergelincir agar lebih mudah disalip di laga tersisa.

Persik Kediri Bermain Buruk

Menyikapi hasil dari pertandingan melawan Barito Putera, Pelatih Persik Kediri Javier Rocha memohon maaf kepada seluruh pendukung tim Macan Putih. Menurutnya buruknya permainan Persik Kediri kala itu tidak terlepas dari perannya sebagai pelatih.

Ada banyak hal yang perlu menjadi evaluasi mulai dari fokus pemain, kesalahan posisi hingga buruknya komunikasi antar lini menjadi faktor penyebab kekalahan tim asuhannya terhadap Barito Putera. Meskipun penampilan buruk pada babak pertama berhasil diperbaiki dengan melakukan penggantian formasi, namun mereka belum bisa mencetak gol pada babak kedua.

Tidak hanya pelatih, pemain Persik Kediri juga merasa kecewa dengan penampilan timnya kala itu. Gelandang mereka, Taufiq mengungkapkan jika saat pertandingan beberapa pemain mengalami kehilangan fokus terutama pada menit-menit awal. Ia berharap hasil buruk ini bisa dijadikan bahan evaluasi dan dapat bekerja lebih keras lagi.

Meskipun mengalami kekalahan, namun hasil ini berpengaruh terhadap posisi mereka di papan klasemen. Tim Macan Putih berada di posisi 10 klasemen sementara dengan mengantongi 38 poin. Dua laga terakhir, Persik harus menghadapi calon juara yaitu Persib Bandung dan Bali United.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here