Kalah Dari Segi Head to Head, Xabi Alonso Tetap Optimis Bayer Leverkusen Mampu Taklukkan Lawan Atalanta!

0
44

Debatbola.com – Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, merasa yakin dan sangat percaya diri mampu memperbaiki catatan buruk Bayer Leverkusen saat bersua Atalanta di seluruh pertemuan sebelumnya. Laga final Liga Europa menjadi ajang pembuktian dari ketangguhan Leverkusen dibawah Xabi Alonso musim ini. Laga final Liga Europa musim kompetisi 2023/2024 akan digelar pada hari Kamis, 23 Mei 2024 di Stadion Aviva.

Jawara Bundesliga ini akan bermain di final Eropa untuk pertama kalinya sejak finish di posisi kedua di belakang Real Madrid dalam ajang final Liga Champions 2002 dan akan melakukan segala yang mereka bisa untuk mengakhiri kekalahan beruntun mereka melawan La Dea. Atalanta sukses mengalahkan tim asal Jerman di kedua laga pada babak 16 besar Liga Europa 2022. Xabi Alonso paham para pemain Leverkusen tidak boleh kehilangan fokus seperti yang terjadi pada tim yang bermain dua tahun lalu.

Alonso akan tampil dalam laga final Liga Eropa pertamanya sebagai manajer. Ia merasa yakin bahwa anak asuhnya akan mampu memanfaatkan pengalaman yang diperoleh musim ini dengan sebaik-baiknya.

“Kepercayaan diri kami membuat kami terus maju. Kami tahu bahwa kami bisa mencetak gol hingga saat-saat terakhir. Hal ini merupakan sebuah langkah maju yang telah dilakukan tim kami musim ini,” ucap Alonso.

“Sejak awal musim, kami sangat percaya diri dengan gaya main sepak bola kami dan itu adalah inti dari kesuksesan ini.

Alonso tak memungkiri performa Bayer Leverkusen melawan Atalanta kurang bagus, yang menunjukkan rasa hormat terhadap tim yang berasal dari Italia itu.

Atalanta selalu didasarkan pada ide-ide saya selama lima tahun terakhir. Mereka tahu apa yang mereka inginkan dan sukses di Italia dan Eropa,” ucap Alonso. 

“Mereka mempunyai pelatih yang hebat (Gian Piero Gasperini) serta pemain-pemain hebat seperti Charles de Ketelaere dan Gianluca Scamacca.

“Tapi kami telah memainkan banyak pertandingan di musim ini, besok kami memerlukan kecerdasan, taktik dan mentalitas.

“Kami harus menggunakan ruang dengan bijak. Kami juga harus memutuskan bagaimana tempo permainan dan area mana yang dimainkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here