Kalah 0-3 dari Milan, Capello: Juve Memalukan!

0
75
Kalah 0-3 dari Milan, Capello: Juve Memalukan!

Debatbola.com – Juventus musim ini bukanlah Juventus yang sama dalam sembilan musim terakhir. Mereka tak sanggup lagi mendominasi liga. Untuk menang pun mereka mulai sulit. Kesempatan ke Liga Champions pun terancam melayang.

Teranyar, Juventus ditekuk AC Milan di kandangnya sendiri dengan skor telak 0-3. Kekalahan itu menjadikan rekor pertama Milan meraih kemenangan Juve di stadion Allianz Arena.

Lebih dari itu, gara-gara gagal mendulang poin, Juve terlempar ke posisi lima klasemen sementara Serie A. Jika posisi mereka tak beranjak hingga musim berakhir, mereka dipastikan akan absen di Liga Champions dan akan berlaga di Liga Europa musim depan.

Pelatih legendaris Italia sekaligus mantan pelatih Juve, Fabio Capello, memberikan pendapatnya atas nasib yang sedang dialami mantan timnya saat ini. Bagi Capello, apa yang diperlihatkan Juve saat ini merupakan hal yang memalukan.

“Apa yang bisa kita lihat dari Juventus adalah mereka memalukan,” ucap Capello pada Sky Sport Italia. “Di babak pertama (melawan Milan) mereka seperti tak ada. Sama seperti ketika main lawan Udinese minggu lalu.”

“Mereka bermain tanpa ide dan Milan melakukan tugas mereka dengan baik, tanpa melakukan hal yang sulit. Mereka coba menekan tapi tanpa agresivitas dan tidak pernah mampu menguasai bola. Apakah ini kualitas tim Super League?”

Saat melawan Milan, Juve tampil dengan kekuatan penuh. Matthijs de Ligt berduet dengan Giorgio Chiellini di jantung pertahan. Di lini tengah terdapat Adrien Rabiot dan Federico Chiesa. Sementara itu Cristiano Ronaldo bertandem dengan Alvaro Morata di lini depan.

Capello sendiri menilai bahwa hasil-hasil negatif Juve terjadi karena kapabilitas sang pelatih, Andrea Pirlo, yang belum mumpuni. Pelatih berusia 74 tahun itu melihat para pemain Juve kebingungan dengan strategi yang diterapkan Pirlo.

“Masalah Juventus ada di lini tengah, Ronaldo tidak mendapatkan pelayanan dan Chiellini hanya satu-satunya pemain yang bisa melepaskan through balls. Sungguh aneh melihat Chiellini malah jadi pemain kunci di lini tengah.”

“Sejak awal ada kebingungan. Mereka bermain dengan tiga bek di lini pertahanan kemudian berubah. Para pemain merasa pelatih tidak punya ide yang jelas. Mereka merasakan situasi itu dan kesulitan untuk mengikuti instruksi pelatih. Juventus perlu sebuah arah yang jelas untuk bisa lebih meningkat.”

Juve berada di peringkat kelima dengan 69 poin. Mereka terpaut tiga poin dari Milan yang menempati peringkat kedua. Dengan tiga pertandingan tersisa, sebenarnya masih ada peluang buat Juve, namun mereka masih harus menjalani partai berat, yakni melawan Inter sang juara pada pekan ke-37.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here