Jose Mourinho Masih Desak AS Roma Untuk Boyong Granit Xhaka

0

Debatbola.com – Salah satu klub papan atas asal Italia, AS Roma dikabarkan masih belum patah arang dalam memburu tanda tangan dari gelandang milik Arsenal, Granit Xhaka meski sempat mengalami kegagalan pada bursa transfer tahun lalu.

Transfer Gagal Terjadi

Pada musim panas 2021 kemarin, AS Roma nyaris saja bisa mendatangkan Granit Xhaka ke Stadion Olimpico. Akan tetapi sampai jendela transfer ditutup, transfer ini gagal terealisasi. Gagal merapat ke Roma, sang playmaker malah kedapatan memperpanjang masa baktinya bersama Arsenal. Bahkan Xhaka mendapatkan kontrak baru hingga tahun 2025 mendatang.

Meski sempat menemui kegagalan, namun manajemen skuad I Lupi masih tertarik dengan jasa pemain asal Swiss ini. Bahkan di bursa transfer musim dingin Januari 2022 kemarin, gosip ketertarikan Roma dengan Xhaka kembali muncul ke permukaan. Pihak Roma dikabarkan akan kembali berusaha memboyong sang pemain di musim panas mendatang.

Ketertarikan AS Roma

Kegagalan AS Roma di awal musim ini untuk mendatangkan Xhaka nampaknya belum membuat mereka kapok. Bahkan mereka tampak semakin penasaran dan akan berusaha mencobanya kembali. Manajemen AS Roma dikabarkan akan kembali melempar rayuannya untuk playmaker berusia 29 tahun ini di musim panas mendatang.

Meski demikian, sampai saat ini pihak perwakilan dari Granit Xhaka masih belum membuka pembicaraan dengan pihak Roma. Namun menurut laporan dari Football London, mereka berani mengklaim jika gelandang Timnas Swiss tersebut berminat untuk hijrah ke ibu kota Italia. 

Dari situasi tersebut, bisa disimpulkan kalau peluang Roma untuk bisa mendapatkan jasa Xhaka cukup besar. Akan tetapi syarat utamanya tentu kedua klub harus mencapai sebuah kesepakatan agar transfer ini bisa terwujud.

Pemain Idaman Jose Mourinho

Pelatih Roma saat ini, Jose Mourinho nampaknya menjadi orang dibalik layar soal ketertarikan Roma kepada Xhaka. Pelatih asal Portugal ini ternyata menjadi pengagum rahasia dari Xhaka. 

Gelandang milik Arsenal tersebut ternyata memiliki gaya bermain yang khas. Hal inilah yang membuat Jose Mourinho kemudian terkagum-kagum dengan sang pemain. Kemudian Jose Mourinho mendesak pihak manajemen untuk bisa mendatangkan sang playmaker di timnya.

Mourinho sendiri merasa jika Granit Xhaka akan mampu membuat lini tengah timnya semakin kuat. Menang pada Januari 2022 kemarin, Roma sudah mendatangkan gelandang Porto, Sergio Oliveira. Namun kedatangannya masih belum cukup mengobati keinginan Mourinho atas Xhaka.

Pada bursa transfer Januari kemarin, Roma ternyata juga sudah meminjam salah satu punggawa milik Arsenal, Ainsley Maitland-Niles. Karena mampu tampil impresif, Roma nampaknya akan berusaha mematenkan pemain berusia 24 tahun ini di akhir musim nanti. Jika hal ini bisa terwujud, besar kemungkinannya Granit Xhaka juga akan mengikuti jejak rekannya ini untuk ikut bergabung ke Roma.

Kisah Singkat Granit Xhaka

Granit Xaha merupakan pemain berpaspor Swiss yang bermain sebagai seorang gelandang. Kisahnya dengan Arsenal bermula di tahun 2016 lalu ketika tim asal London Utara ini membeli Xhaka dari klub Liga Jerman, Borussia Monchengladbach. 

Musim pertamanya di Emirates Stadium bisa dibilang berlalu tanpa kendala. Sang pemain mampu dengan cepat beradaptasi dan mendapatkan tempatnya di lini tengah Arsenal. Untuk musim ini, Mikel Arteta mempercayakan posisi gelandang tengahnya untuk Xhaka sebanyak 13 laga di semua kompetisi. 

Media Wahana888 mencatatkan selama berkostum Arsenal, pemain 29 tahun ini sudah menelurkan 13 gol serta 21 assist dari total 233 penampilan di semua kompetisi. Karena masih memiliki kontrak hingga tahun 2024 mendatang, diprediksi sang pemain memiliki harga pasaran sekitar Rp347,6 milyar. Harga ini bisa menjadi patokan jika Roma nanti jadi membajak sang pemain dari Arsenal.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version