Joko Susilo Resmi Tinggalkan Persik, Tim Macan Putih Belum Miliki Pelatih Baru

0
79

Debatbola.com – Pihak Persik Kediri telah resmi mengumumkan bahwa pihaknya berpisah dengan sang pelatih, Joko Susilo. Hal ini diumumkan beberapa saat menjelang kick-off laga keenam Liga 1 Indonesia ketika Persik kontra PSS Sleman. Dimulai dari unggahan pada media sosial Instagram tim Macan Putih, kemudian mereka melanjutkannya melalui rilis yang dikirim kepada pers seusai pertandingan melawan PSS Sleman.

Joko Susilo, Pelatih Kedua yang Berpisah

Manajemen Persik Kediri memastikan bahwa pelatih berlisensi AFC Pro, Joko Susilo bukan lagi bagian dari klub. Presiden klub, Abdul Hakim Bafagih mengatakan bahwa pertandingan kontra PSS Sleman ini menjadi akhir dari Coach Gethuk mendampingi para pemain Persik.

Sebetulnya, Joko Susilo merupakan pelatih kedua yang secara resmi telah berpisah dengan klub liga 1. Sebelum ini, kemenangan Persik atas Borneo FC 1-0 akhirnya Coach Mario Gomez mengundurkan diri tepat pada laga pekan kedua.

Abdul Hakim memastikan bahwa keputusan ini menang telah disetujui oleh kedua pihak dengan baik. Keputusan ini juga telah melalui pertimbangan yang matang sebelum diputuskan. Hakim menegaskan bahwa komunikasi berjalan dengan baik dan perpisahan ini dilakukan dengan cara baik-baik. Performa klub diduga menjadi salah satu biang dari keputusan tersebut.

Memang Joko Susilo telah berhasil membawa Persik meraih 5 poin dan 1 kali kemenangan serta 3 kali kekalahan. Sementara dari total performa 6 laga, Persik mengalami 2 kali imbang. Walaupun dibanjiri oleh tekanan dari supporter hingga menjadi pelatih yang pertama dipecat pada BRI Liga 1 musim ini, Joko Susilo merasa bangga pernah menjadi bagian dari Persik Kediri.

Merasa Bangga Menjadi Pelatih Persik

Joko Susilo mengaku dalam konferensi pers virtualnya bahwa dia bangga pernah bisa menjadi bagian dari keluarga Persik Kediri, walaupun akhirnya dia harus mengakhiri karirnya tersebut. Memang sejatinya, torehan Persik Kediri di bawah kepelatihan Joko Susilo tidak bisa dikatakan buruk. Meski dalam enam laga hanya bisa mendapatkan 5 poin.

Tekanan dari para supporter juga diduga menjadi salah satu penyebab kuat yang mendorong keputusan Joko Susilo. Joko Susilo mengatakan bahwa situasi yang demikian, suasana di dalam dan di luar tim memang sangat jauh berbeda.

Sebelumnya supporter maupun publik sepakbola Kediri telah menebar tuntutan pada Persik dengan tagar Gethuk Out. Mereka pun membuat poster dan spanduk, kemudian dipampang di depan Mess Persik yang berada di beberapa meter dari Stadion di kota Kediri.

Joko Susilo mengatakan dalam tim ini suasananya sangat harmonis dan kompak, juga menyenangkan. Meski demikian, Joko Susilo mengaku begitu bangga dengan karirnya di Tim Macan Putih. Dirinya sudah merasa bangga semenjak dipercaya untuk menangani tim ketika debut di laga Liga 1 musim lalu.

Dirinya merasa sangat bangga dengan seluruh pemain yang ada di klub Persik Kediri. Namun memang terdapat alasan yang tidak bisa dia sampaikan dalam konferensi pers virtualnya. Rasa bangga itu dia perlihatkan di hadapan awak media. Di akhir sesi konferensinya itu, Joko Susilo berulang kali mencium logo Persik Kediri sebagai tanda perpisahan.

Masih Belum Mendapatkan Ganti

Setelah resmi mengakhiri kerja sama dengan Joko Susilo, hingga kini Persik Kediri masih belum memutuskan pelatih baru sebagai gantinya. Media Officer Persik kediri, Anwar Basalamah mengatakan jika pihaknya belum memutuskan pelatih baru.

Memang pihaknya masih mencari sosok yang tepat untuk mengisi kekosongan itu. Basalamah menambahkan bahwa pelatih baru Persik Kediri harus memenuhi regulasi yang telah diatur oleh PT LIB. Peraturannya seorang pelatih harus sudah berlisensi AFC Pro, karena itu menjadi aturan baku untuk klub Liga 1 Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here