Joan Laporta Akui Tak Menyesal Lepas Lionel Messi

0

Debatbola.com – Joan Laporta bisa dibilang adalah orang yang bertanggung jawab atas kepergian Lionel Messi dari Barcelona pada summer transfer kemarin. Kepergian Messi jelas menjadi pukulan berat bagi Barcelona mengingat La Pulga adalah pemain terhebat mereka. Namun, Laporta mengaku tak menyesal membuat keputusan tersebut.

Momen Kejutan Perpisahan Messi dan Barcelona

Musim panas kemarin pastinya menjadi musim panas yang akan selalu diingat para pecinta sepakbola. Pasalnya, pada periode musim panas kemarin, banyak kejutan terjadi di arena si kulit bundar. Salah satu kejutan yang paling menggemparkan tentu adalah kepergian Lionel Messi dari Barcelona.

Memperkuat Barcelona sejak usia sangat belia, Messi tumbuh menjadi superstar idola banyak orang, utamanya para penggemar klub asal Catalan tersebut. Sang penyerang Argentina bahkan bisa dibilang telah menjadi ikon Barcelona. Namun, musim panas kemarin menjadi periode perpisahan pemain berjuluk La Pulga bersama klub yang ia cintai itu.

21 tahun membela Barcelona sejak usia masih sangat muda, bagi Messi, tentu berat rasanya meninggalkan klub asal Catalan tersebut. Dengan berat hati, bintang Argentina mengucapkan salam perpisahannya sembari meneteskan air mata. Pasca angkat kaki dari Camp Nou, Messi pun kini berlabuh di Prancis, tepatnya bersama Paris Saint-Germain.

Laporta Tidak Menyesal

Keputusan pergi dari Barcelona tentunya merupakan keputusan yang dibuat Messi secara pribadi. Namun, keputusan itu setidaknya masih bisa dibendung oleh presiden klub yang tidak lain adalah Laporta. Banyak yang memprediksi bahwa kedatangan Laporta bakal membuat Messi bertahan, tetapi fakta ternyata mengatakan hal sebaliknya.

Tentunya, Laporta adalah orang yang ikut memberi andil besar dalam keputusan perginya Lionel Messi dari Barcelona. Jadi, bisa dibilang, ia adalah orang yang bertanggung jawab atas kepergian sang mega bintang. Meski rasanya berat melepas seorang Messi, Laporta mengakui bahwa keputusan ini tidak akan pernah ia sesali.

Dalam wawancara bersama Barca TV, Laporta memang menyebut bahwa perpisahan dengan Messi menjadi momen yang paling menyakitkan buat Barcelona. Tetapi, keputusan itu menurutnya harus dilakukan. Laporta tidak akan pernah menyesali keputusannya mendepak Messi, selagi hal itu berdampak baik buat klub.

“Itu menyakitkan.” Papar Laporta menanggapi situasi manakala Messi meninggalkan Barcelona, mengutip via Daily Mail. “Jika dilihat-lihat, itu adalah keputusan paling menyedihkan buat saya. Saya tak akan pernah mau membuat keputusan semacam itu. Tapi saya tak menyesal karena saya ingin memprioritaskan tim di atas segalanya.”

“Tim adalah prioritas utama, meskipun itu artinya harus mengorbankan para pelatih dan pemain terbaik sepanjang sejarah. Kami harus melakukan itu, karena situasinya memaksa demikian. Karena semangat kami yang tinggi dan rasa ingin memprioritaskan tim yang juga tinggi pula, maka kami harus melawan realitas.”

“Setelahnya, memang kelihatannya tidak terjadi apa-apa.” Kata Laporta menambahkan. “Tetapi siapapun yang menjadi bagian kami, orang-orang yang mencintai Barcelona tahu bahwa sejarah akan selalu berlanjut. Lalu, dengan semangat dan kerja keras kami, kami bisa melanjutkan perjalanan kami menuju kesuksesan.”

Karir Messi Kian Menurun

Jika berbicara soal Barcelona, memang nama Lionel Messi tidak bisa dipisahkan. Messi adalah pemegang rekor di berbagai sektor. Namanya tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak untuk tim Catalan dengan total 778 penampilan. Selain itu, Messi juga merupakan top skorer sepanjang masa klub dengan catatan 672 gol di ajang resmi.

Sayangnya, pasca meninggalkan Barcelona, Lionel Messi seakan gagal bersinar bersama klub barunya, Paris Saint-Germain. Tercatat, mega bintang asal Barcelona itu telah memainkan 24 laga bersama Les Parisiens. Ketajamannya juga belum bisa terlihat jelas mengingat sejauh ini, ia baru mengemas dua gol saja di ajang domestik.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version