Jerman Harus Menelan Kekalahan Pertamanya

0
16
Jerman Harus Menelan Kekalahan Pertamanya

Debatbola.com – Pertemuan pertama laga penyisihan grup E antara Jerman menghadapi timnas Jepang berlangsung sengit. Keduanya saling menjual serangan dibabak pertama. Ikay Gundogan berhasil mencetal gol melalui titil putih. Skor satu kosong berhasil menutup babak pertama dengan kemenangan Jerman. Pada babak berikutnya, Jepang menyamakan kedudukan melalui Ritsu Doan. Hal itu terjadi pada menit ke 76. Sementara itu akselerasi Takuma Asano membuat keunggulan timnas Jerman harus pupus. Skor 1 : 2 berakhir hingga akhir babak kedua.

Ini merupakan kekalahan kedua Jerman atas tim Asia. Sebelumnya pada Piala Dunia 2018, Jerman harus kalah atas Korea Selatan dengan skor 2 : 0 yang dicetak oleh Son Heun Min dimenit tambahan babak kedua.

Kalahnya timnas Jerman tidak terlepas dari tumpulnya lini depan timnas Jerman. Der Panser julukan jerman tidak lagi memiliki pemain sekelas Miroslav Klose saat ini. sementara Leroy Sane dan Serge Gnabry belum memenuhi ekspektasi publik timnas Jerman saat ini. cukup sulit bagi Jerman diedisi Piala Dunia kali ini.

Kutukan juara yang dinyatakan beberapa pihak masih berlaku bagi Jerman. Tetapi hal tersebut bisa jadi salah, karena Jerman sudah berusaha semaksimal mungkin disetiap laga yang dijalani. Sama seperti Argentina, Jerman mengalami kekalahan dari tim yang secara peringkat tidak terlalu tinggi, bahkan kualitas pemain yang berada diJepang pun masih jauh dibawah Jerman. Tetapi Jepang memiliki daya juang yang lebih bagus daripada Jerman malam itu.

Selain itu berdasarkan pengamatan yang ada, timnas Jerman terlalu fokus pada protes yang terjadi diluar lapangan. Hal ini menjadikan fokus pemain terbagi, memang terdapat banyak isu negatif yang dilontarkan kepada tuan rumah oleh negara-negara barat. Seperti misalnya isu HAM yang terjadi kepada para pekerja migran yang berada di Qatar banyak yang meninggal dunia. Selain isu tersebut, yang lebih hangat adalah diskriminasi kaum LGBT. Selama turnamen berlangsung, semua tim dilarang menggunakan atribut yang menunjukkan simbol LGBT.

Sedangkan Jerman termasuk tim yang protes terhadap hal tersebut. Selain secara terang-terangan protes diatas lapangan, Jerman juga melontarkan protes tersebut kepada Presiden FIFA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here