Jelang Seri Kedua Kontra Bali United, Hanafing Evaluasi Performa PSM Selama Seri Pertama

0
71

Debatbola.com – Seri pertama laga BRI Liga 1 musim ini telah berakhir dan akan dilanjutkan pada seri kedua. Performa PSM Makassar dinilai masih belum stabil. Menurut mantan pelatih PSM, Hanafing Ibrahim semua tim di Liga 1 Indonesia masih belum stabil. Lantaran tidak stabil, PSM pun hanya bisa mengumpulkan 9 poin dari enam pertandingan. Poin ini dikumpulkan dari dua kali kemenangan pertandingan, tiga kali hasil seri dan pernah mengalami satu kali kekalahan. PSM juga mencetak 9 gol dan kebobolan 8 gol.

Tidak Stabil Lantaran Persiapan yang Tidak Maksimal

Menurut Hanafing Ibrahim, itu tidak dialami oleh PSM Makassar saja, tapi tim lain juga. Apabila menilik pada statistik, gaya permainan dari pertandingan ke pertandingan hanya tim Bhayangkara FC yang mampu menampilkan performa yang stabil. Dengan perolehan total 16 poin, tim The Guardian itu kini menduduki posisi teratas klasemen sementara. Sedangkan klub-klub yang lain performanya tidak konsisten, kadang mampu bermain bagus, kadang tampil dibawah performa.

Dirinya berkesimpulan bahwa tim-tim di Liga 1 tidak terkecuali PSM Makassar tidak memiliki masa persiapan yang cukup dalam menyongsong laga Liga 1. Dalam proses latihan, terdapat tiga fase yang harus dilewati, yakni persiapan umum, persiapan khusus, dan selanjutnya persiapan pra kompetisi.

PSM Makassar tidak melalui dua fase, tanpa persiapan umum dan khusus, PSM hanya melakukan persiapan pra kompetisi. Bahkan, persiapan itupun dilakukan dengan tidak maksimal. Lantaran hanya melakukan uji coba kontra tim lokal di Sulsel saja. Harusnya dalam persiapan pra kompetisi, ada tiga model yang diuji coba. Melawan tim dengan kelas di bawah PSM, tim yang berada agak diatas PSM, dan tim yang levelnya seimbang.

Namun, hal itu tidak dilakukan. PSM hanya melakukan uji coba dengan tim lokal saja. Lantas apa yang bisa dievaluasi oleh sang pelatih? Menurutnya ketika kompetisi sudah berjalan, pelatih baru mencari tim. Terlebih, tim lawan terbilang cukup berat sehingga harus bekerja dengan keras.

Para Suporter Minta Evaluasi Pelatih

Pria berusia 58 tahun ini mengatakan bahwa PSM memang belum stabil dan hal ini wajar lantaran persiapan yang dilakukan kurang maksimal. Kini para supporter klub Liga 1 asal Sulawesi Selatan itu mulai berdemo dan meminta evaluasi bagi sang pelatih. Menurut Hanafing, menghukum orang dalam situasi yang seperti ini tidak bisa, kecuali jika pelatih telah bekerja selama satu tahun.

Seandainya sudah satu tahun, maka memang wajar jika sang pelatih diberhentikan. Lantaran itu adalah waktu yang cukup untuk membentuk tim yang bagus. Dalam keadaan latihan yang terkadang terlaksana terkadang tidak, terlebih di situasi pandemi seperti ini harusnya memang dimaklumi.

Seri Kedua Pekan Perdana, PSM Jumpa Bali United

Sementara itu, pada seri keduanya nanti PSM akan berlaga kontra Bali United pada pekan pertamanya. Laga antara keduanya dijadwalkan pada Minggu (17/10/2021). Mengamati kekuatan PSM yang pada pekan ketiga dan keempatnya menemukan momentum untuk bangkit, juru taktik Bali United, Stefano Cugurra menilai bahwa PSM adalah tim yang kuat.

PSM merupakan tim yang mempunyai sejarah panjang dalam dunia sepakbola nasional. PSM memiliki komposisi pemain yang solid. Teco mengatakan jika mereka akan mempersiapkan pertandingan pertamanya ini dengan maksimal. Dirinya respek terhadap tim PSM dan siap untuk mengantisipasi mereka. Lantaran PSM adalah tim yang bagus dan berkualitas di Indonesia.

Teco menambahkan bahwa semua pertandingan yang dijalani pastilah berat. Hal ini lantaran semua tim akan bersaing demi mendapatkan poin penuh. Tentulah ini perlu diwaspadai, terlebih mereka harus berjuang memperebutkan jalur juara dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Semua tim yang mengikuti kompetisi ini pasti ingin menang dan tak seorangpun yang mau kalah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here