Jelang Piala AFF U-16, Media Vietnam Terus Tebar Psywar Terhadap Timnas Indonesia

0
29

Debatbola.com – Turnamen Piala AFF U-19 sudah menuntaskan seluruh pertandingan dengan Malaysia tampil sebagai juara. Harimau Malaya memastikan gelar keduanya usai menaklukkan Laos pada partai puncak yang diadakan di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi. Setelah itu, AFF segera menggelar turnamen Piala AFF U-16 yang juga diselenggarakan di Indonesia pada 31 Juli hingga 13 Agustus nanti.

Stadion Maguwoharjo dan Stadion Sultan Agung dipilih sebagai venue pertandingan pada turnamen tersebut. Namun, ketegangan sudah terjadi menjelang turnamen berlangsung. Media Vietnam terus menebar psywar terhadap Indonesia yang dipilih sebagai tuan rumah.

Tuduh Sengaja Pindahkan Venue Pertandingan

Media Vietnam, The Thao 247, menuduh tuan rumah Indonesia sengaja memindahkan lokasi pertandingan menjelang digelarnya Piala AFF U-16. Sebelumnya, Piala AFF U-16 juga akan digelar di Stadion Patriot Candrabaga, dan Stadion Madya. Namun, PSSI mengubah venue ke Stadion Maguwoharjo dan Stadion Sultan Agung.

Alasannya jelas, sebab PSSI menyebut biaya sewa pada dua stadion sebelumnya sangat mahal. Apalagi, AFF tidak memberi keringanan dengan membantu membayar biaya sewanya. Selain itu, PSSI khawatir kualitas rumput di Stadion Patriot Candrabaga dan Stadion Madya menurun usai digunakan di Piala AFF U-19 kemarin.

Namun, The Thao 247, menuduh Indonesia sengaja memindahkan venue pertandingan karena ingin mencari cara agar Vietnam dan peserta lain kesulitan pada Piala AFF U-16 nanti. Mereka juga menyindir pernyataan yang dilontarkan Bima Sakti mengenai pemindahan venue pertandingan dari Jakarta ke Yogyakarta.

“Stadion Sultan Agung dan Stadion Maguwoharjo di Yogyakarta adalah dua tempat yang tidak asing bagi Timnas Indonesia U-16. Seluruh pemain merasakan animo yang luar biasa saat berlatih di Yogyakarta,” ungkap Bima Sakti yang dikutip dari The Thao 247.

Mereka merasa komentar pelatih Bima Sakti menambah fakta tuduhan bahwa Indonesia sengaja memindahkan venue pertandingan ke Yogyakarta untuk menyulitkan tim lain termasuk Golden Star Warriors, seperti yang tertulis pada artikel “Indonesia Tiba-tiba Ubah Venue hingga Sulitkan Vietnam di Turnamen Asia Tenggara”.

“Sesuai komentar dari Bima Sakti, alasan Timnas Indonesia memindahkan venue ke Yogyakarta untuk memanfaatkan keunggulan yang ada, sehingga akan menyulitkan Vietnam karena akan berhadapan langsung dengan Indonesia di Piala AFF U-16 nanti,” tulis The Thao 247.

Sindir Indonesia Tidak Punya Uang

Media Vietnam, The Thao 247, tidak ada habisnya terus menebar psywar jelang Piala AFF U-16. Mereka menyebut bahwa PSSI tidak punya uang saat memindahkan venue ke Yogyakarta. Lebih lanjut, mereka juga meragukan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala AFF U-16.

Seperti yang diketahui, Indonesia kembali ditunjuk menjadi tuan rumah Piala AFF U-16, usai menjadi tuan rumah Piala AFF U-19 lalu. Awalnya, PSSI menyatakan Stadion Patriot Candrabaga dan Stadion Madya menjadi venue pertandingan. Tapi jelang turnamen berlangsung, PSSI memindahkan venue ke Stadion Maguwoharjo dan Stadion Sultan Agung.

PSSI menunjuk dua tempat tersebut bukan tanpa alasan. Mereka khawatir kualitas rumput di Stadion Patriot Candrabhaga dan Stadion Madya menurun efek dipakai terus-menerus pada Piala AFF U-19 kemarin. Selain itu, PSSI juga mengatakan bahwa biaya sewa di Yogyakarta lebih murah ketimbang dua tempat sebelumnya.

“Secara finansial, AFF tidak menyediakan dana untuk Piala AFF U-16. Jadi, kami kesulitan jika turnamen berlangsung di Madya dan Bekasi. Biaya sewa yang sangat mahal ketimbang di Bantul dan Sleman juga menjadi alasan menunjuk dua venue di Yogyakarta,” komen Yunus Nusi.

Komentar Yunus menjadi dasar keraguan The Thao 247 atas kekhawatiran mereka terhadap keberlangsungan selama Piala AFF U-16 nanti.

Soroti Venue Pertandingan yang Ditunjuk PSSI

Media Vietnam, The Thao 247, mengomentari dua venue pertandingan Piala AFF U-16 yang dipilih, Stadion Maguwoharjo dan Stadion Sultan Agung. Mereka menyebut bahwa dua stadion tersebut tidak layak digunakan sebagai venue karena kualitas rumput yang buruk.

“Piala AFF U-16 akan diselenggarakan di stadion berkualitas buruk karena tuan rumah tidak memiliki cukup uang untuk membayar biaya sewa stadion,” tulis The Thao 247.

Mereka menilai segi kapasitas dua stadion yang dipilih, Stadion Maguwoharjo dan Stadion Sultan Agung, memiliki standar kursi penonton sekitar 30.000 kursi. Namun, fasilitas yang tersedia dinilai cukup buruk untuk dijadikan sebagai venue pertandingan Piala AFF U-16. Lebih lanjut, The Thao 247 menilai sebagian tribun penonton telah rusak akibat vandalisme.

Adapun Timnas U-16 akan berlaga di Piala AFF U-16 pada 31 Juli mendatang. Mereka akan bertemu dengan Vietnam, Singapura, dan Filipina di Grup A. Sementara, Thailand, Timor Leste, Laos, dan Brunei Darussalam akan bersaing di Grup B, serta Malaysia, Kamboja, Myanmar, dan Australia akan berhadapan di Grup C.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here