Jelang FIFA Matchday, Shin Tae-Yong Memiliki Permintaan Khusus Untuk Lawan Indonesia

0

Debatbola.com – Bulan September nanti, Timnas Indonesia memiliki agenda yang cukup penting yaitu FIFA Matchday. Agenda tersebut cukup penting karena bisa digunakan untuk mendongkrak ranking FIFA Indonesia sebelum pergantian tahun. Terlebih, PSSI menargetkan kenaikan ranking FIFA yang cukup tinggi di akhir tahun nanti.

Demi mencapai target yang telah ditentukan oleh FIFA, Shin Tae-Yong harus menentukan lawan yang tepat untuk Indonesia. Untuk bisa mendongkrak ranking dalam waktu singkat tentu saja Indonesia harus mengalahkan tim kuat. Karena hal itulah Shin Tae-Yong mengajukan syarat khusus untuk tim yang akan menjadi lawan Indonesia dalam agenda FIFA itu.

Ingin Melawan Tim Kuat

Dalam agenda FIFA Matchday kali ini, Shin Tae-Yong memiliki permintaan khusus pada PSSI. Sang pelatih tidak ingin Indonesia melawan tim biasa-biasa saja agar agenda FIFA tersebut benar-benar maksimal. Karena hal itulah Shin Tae-Yong meminta pada PSSI untuk mencarikan lawan yang ranking FIFAnya diantara 50 hingga 100.

Rupanya Shin Tae-Yong memiliki alasan tersendiri mengapa ingin melawan tim-tim kuat dengan ranking tinggi. Pengalaman tentu saja akan didapatkan pemain Timnas Indonesia karena melawan tim kuat memiliki kesulitan tersendiri. Selain itu, melawan tim kuat akan bisa mendongkrak ranking FIFA Indonesia.

Seperti yang diketahui, ranking FIFA Timnas Indonesia saat ini sudah naik drastis hingga posisi 155. PSSI kembali menargetkan kenaikan ranking Timnas hingga di angka 150 pada akhir tahun nanti. Untuk bisa mencapai posisi tersebut tentu tidak mudah jika mengingat jarak poin dengan tim yang kini menempati posisi itu.

Saat ini, negara yang menduduki posisi 150 adalah Liberia yang mengoleksi 1.047,36 poin. Dengan poin yang dimiliki Indonesia saat ini, ada jarak sebesar 28 poin yang menjadi pemisah. Untuk bisa menggeser Liberia di akhir tahun nanti, Indonesia harus menang di Piala Asia dan FIFA Matchday.

Selain menang di kompetisi, cara menaikkan ranking secara instan yaitu melawan tim kuat di FIFA Matchday. Indonesia sendiri memiliki agenda FIFA Matchday pada bulan September nanti dan hingga kini masih belum menentukan lawannya. Kabarnya Shin Tae-Yong tidak ingin lawan yang biasa-biasa saja dan menginginkan tik yang berada di posisi 100 keatas.

Melawan tim yang kuat tentu tidaklah mudah karena kemampuannya dipastikan jauh lebih kuat dibandingkan Indonesia. Namun bukan berarti tidak ada peluang bagi Indonesia untuk mengalahkan tim tersebut. Jika melihat performa Timnas di babak kualifikasi Piala Asia kemarin, Indonesia memiliki kesempatan menang yang cukup besar.

Negara Calon Lawan Indonesia

Berdasarkan permintaan dari Shin Tae-Yong, sudah dapat diperkirakan tim-tim mana saja yang bisa menjadi lawan Timnas Indonesia. Selain itu, beberapa tim kini tengah dalam performa buruk meskipun rankingnya di FIFA cukup tinggi. Situasi tersebut tentu akan sangat menguntungkan Indonesia karena membuat peluang menang menjadi lebih besar.

Indonesia bisa memilih Kirgizstan, Luksemburg, Yordania, Vietnam dan China jika ingin menaikkan ranking FIFA-nya. Peluang Indonesia untuk menang melawan negara-negara tersebut cukup besar jika melihat statistik tim yang tengah mengalami penurunan. Terlebih China yang sedang dalam titik terendah pasca pergantian pelatih meskipun ranking FIFA-nya cukup tinggi.

Selain Luksemburg, ada dua negara Eropa lain yang bisa dijadikan lawan oleh Indonesia. Belarusia dan Armenia yang menduduki posisi 96 dan 92 bisa dijadikan sebagai lawan Indonesia di laga Matchday nanti. Terlebih kedua tim itu menuai hasil yang buruk di Liga Negara Eropa tahun ini dan akan menguntungkan Indonesia.

Peringkat 50 hingga 100 FIFA juga ditempati beberapa tim yang sudah berlangganan di Piala Dunia. Jika berhasil menjadikan salah satu dari tim Piala Dunia tersebut sebagai lawan, tentu akan semakin menguntungkan untuk Indonesia. Dengan tersisa waktu 3 bulan, kesempatan Indonesia untuk mencari lawan yang bagus masih terbuka lebar.

JIS Berpotensi Menjadi Lokasi Pertandingan

Selain mencari lawan Indonesia di Laga FIFA Matchday, PSSI juga tengah mencari lokasi yang bisa digunakan untuk pertandingan tersebut. Dalam agenda FIFA tersebut, Stadion Utama Gelora Bung Karno dipastikan tidak akan bisa dijadikan sebagai lokasi pertandingan. Hal tersebut dikarenakan stadion GBK tengah dalam tahap renovasi rumput lapangan hingga Desember nanti.

Melihat situasi tersebut, Mochamad Iriawan kini tengah mengusahakan JIS sebagai stadion pengganti. Seperti yang diketahui, Stadion yang baru saja selesai tersebut telah lolos dari tahap verifikasi pihak PSSI. Karena hal itulah kemungkinan besar FIFA Matchday akan berlangsung di stadion baru tersebut.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version