Jamie Vardy Bersyukur Dirinya Batal Akhiri Karier

0
173
Jamie Vardy Bersyukur Dirinya Batal Akhiri Karier

Debatbola.com  – Jamie Vardy kini merupakan salah satu penyerang terbaik di Inggris. Ia tercatat pernah menjuarai Premier League bersama Leicester City sekaligus menjadi top skorer. Sampai saat ini, Vardy masih berkarier di Premier League dan telah mencetak lebih dari 100 gol.

Akan tetapi, siapa sangka bahwa Vardy sempat hendak memutuskan untuk mengakhiri kariernya lebih dini. Hal itu terjadi saat kariernya sempat mandek dan Vardy merasa bahwa ia tak akan sukses di sepakbola.

Vardy yang awal kariernya menghabiskan waktunya bermain untuk klub amatir, pindah ke Leicester City pada musim 2012/13 dengan nilai transfer 1 juta poundsterling. Hanya mencetak 4 gol dari 17 laga, ia pun merasa bahwa dirinya bukan penyerang berbakat.

Mantan rekan setimnya, Ben Marshall, bercerita bahwa kegagalan itu membuat Vardy mulai berpikir untuk pensiun dan menghabiskan sisa umurnya untuk berpesta di Ibiza dengan tujuan lebih menikmati hidup. Vardy pun mengakui hal tersebut.

“Pindah ke Ibiza menjadi ide yang sangat bagus saat itu,” kata Vardy pada Daily Mail. “Itu benar-benar rencana yang sangat brilian. Tapi terima kasih, Tuhan. Aku tidak melakukannya.”

“Itu adalah salah satu titik dalam hidupku. Aku tidak pernah berada di lingkungan itu, bermain di Divisi Championship, berjuang, permainan bagus dan gol tak kunjung tiba sehingga aku mulai memikirkan hal itu.”

Adalah sang pelatih, Nigel Pearson, yang membuat Vardy mengurungkan niat gilanya itu. Pearson, pelatih yang mengantarkan Leicester ke Premier League, percaya pada kemampuan Vardy yang bisa meningkatkan level permainannya dan bersaing dengan penyerang-penyerang lain.

“Aku berbicara dengan Nigel Pearson dan aku memaksa dia agar meminjamkanku ke Fleetwood, karena aku merasa tidak sukses di sana. Tapi dia bilang, ‘dengar, kamu cukup bagus, hanya kurang beruntung, kamu bisa bermain di level yang lebih tinggi’,”

“Dari situlah aku yakin kalau dia percaya padaku dan setelah itu, kami semakin cocok. Itu seolah menjadi perubahan takdir. Lompatan besar untuk standar yang lebih tinggi merupakan hal yang biasa apalagi setelah kami berhasil promosi.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here