Jadwal Latihan Sudah Ditentukan, Arema Masih Gantung Nasib Asisten Pelatih

0
39

Debatbola.com – Menjadi salah satu klub teraktif, skuad Arema yang akan bermain di musim depan sudah mulai lengkap dan tinggal menunggu kedatangan kloter terakhir. Bahkan jadwal latihan juga sudah ditentukan oleh pihak manajemen klub yang akan terlaksana pasca lebaran ini. Namun ada yang belum diberi kepastian kontrak oleh pihak Arema yaitu pada deretan asisten pelatih.

Arema rupanya memiliki alasan tersendiri mengapa menggantung nasib beberapa asisten pelatih klub tersebut yang kontraknya sudah berakhir. Berkaca dari musim sebelumnya, Arema tengah menunggu regulasi yang kemungkinan ada perubahan. Selain itu, Singo Edan juga memberikan kuasa pada Eduardo Almeida untuk menentukan sendiri asisten pelatihnya.

Menunggu Regulasi

Mendekati dimulainya musim Liga 1 2022-2023, rupanya Arema masih belum memberikan kepastian kontrak pada sederet asisten pelatih serta beberapa official klubnya. Padahal untuk pelatih kepala serta beberapa pemain yang dipertahankan sudah diikat dengan kontrak baru sebelum hari raya kemarin. Rupanya pihak Arema punya alasan tersendiri melakukan hal tersebut.

Sejauh ini nama yang kontraknya masih digantung yaitu tiga orang asisten pelatih yaitu Siswanto, Singgih Pitono dan Kuncoro. Selain itu dua pelatih Kiper Felipe Americo dan Jarot Supriadi serta FC Yanuar yang merupakan video analis. Sederet nama tersebut belum menerima kontrak baru dari Arema meskipun musim baru sebentar lagi dimulai.

Arema memutuskan untuk menunda kontrak beberapa nama tersebut dikarenakan mempertimbangkan adanya regulasi baru. Pasalnya Manajemen Singo Edan khawatir akan ada perubahan terkait lisensi yang harus dimiliki para pelatih. Kemungkinan besar para pelatih diharuskan memiliki lisensi minimal B atau A, akan tetapi bisa saja dirubah pada pelatih berlisensi A Pro.

Pihak Arema rupanya belajar dari kesalahan musim sebelumnya yang mengharuskan klub tersebut mencari tambahan pelatih. Felipe Americo tidak bisa memenuhi syarat ketentuan sebagai pelatih Kiper yang mengharuskan berlisensi C serta goalkeeper berlevel 1. Karena hal tersebut Arema kemudian mendatangkan Jarot Supriadi yang memenuhi persyaratan sebagai pelatih Kiper.

Sementara untuk Eduardo Almeida sendiri, Arema yakin jika pelatih tersebut dipastikan sudah memenuhi syarat Regulasi sehingga pihak klub langsung memperpanjang kontraknya. Begitu juga dengan Moreira yang merupakan pelatih fisik baru. Moreira sudah berlisensi B dari UEFA dan sudah melebihi dari persyaratan musim lalu yang hanya mengharuskan pelatih fisik berlisensi C.

Menanggapi hal tersebut, para staf pelatih milik Arema rupanya menerima keputusan klub meskipun nasibnya masih harus digantung. Pasalnya hal tersebut sudah menjadi keputusan manajemen yang harus dipatuhi keseluruhan elemen klub. Namun jika keseluruhan nama tersebut diperpanjang, maka komposisi pelatih Arema cukup gemuk dengan total 8 orang termasuk Almeida.

Keputusan Ada Di Tangan Eduardo Almeida

Selain menunggu keputusan terbaru dari regulasi, Arema juga menyerahkan sepenuhnya keputusan untuk memilih asisten pelatih pada sang pelatih kepala. Eduardo Almeida memiliki kekuasaan penuh jika ingin merombak susunan staff kepelatihannya. Hal tersebut dikarenakan hanya pelatih kepala yang paling paham kebutuhan tim di musim depan.

Seperti yang telah diketahui, Arema FC resmi memberikan kepercayaan kembali pada pelatih asal Portugal tersebut untuk melatih kembali skuadnya. Sang pelatih juga membawa Joao Paulo Urbano Moreira sebagai pelatih fisik yang baru saja diperkenalkan oleh Arema. Sejauh ini, hanya kedua pelatih tersebut yang secara resmi diikat kontrak oleh Arema.

Tersisa 6 nama yang bertugas membantu kerja pelatih Almeida yang masih belum diberi kepastian oleh Arema terutama asisten pelatih. Sebenarnya, jika keenam nama tersebut kembali diberi kontrak baru, maka komposisi dari staff kepelatihan sudah lengkap. Namun pihak klub masih menunggu regulasi yang akan terbit sebelum memberikan kepastian terkait kontrak para staffnya itu.

Regulasi memang ikut menentukan nasib keenam nama tersebut, namun Eduardo Almeida yang telah diberi mandat juga ikut andil. Sang pelatih juga berhak memilih staff kepelatihan sesuai dengan keinginannya. Bisa saja Pelatih asal Portugal tersebut memilih staff pelatih yang baru dibandingkan staff yang lama karena tidak sesuai dengan kebutuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here