Jadwal Kick Off Malam Kembali Menjadi Polemik, PSSI Dan PT. LIB Berikan Tanggapan

0
39

Debatbola.com – Jadwal kick off yang terlalu malam sudah menjadi permasalahan utama sepak bola Indonesia sejak musim lalu. Bahkan klub-klub besar Liga 1 sudah melakukan protes pada PT. LIB karena masalah yang ditimbulkan dari jam malam. Namun sebagai operator Liga, PT. LIB tidak bisa berbuat banyak untuk mengubah jadwal tersebut.

Kini jadwal malam kembali menjadi polemik di pertandingan Persebaya dan Persita yang berlangsung beberapa waktu lalu. Lagi-lagi suporter protes dan menuntut PSSI, PT. LIB serta pihak penyiar untuk merubah jam tayang. Karena kembali mencuat, PSSI dan PT. LIB akhirnya kembali angkat bicara.

Kembali Jadi Polemik

Pramusim lalu, jam malam sudah menimbulkan beberapa masalah yang bukan hanya dirasakan oleh para pemain, tetapi para penonton. Sebelum Liga 1 resmi dimulai pun banyak klub yang melakukan protes lantaran jam malam dapat mengganggu kesehatan pemain. Namun PT. LIB tidak bisa menghapus jam malam dan hanya menguranginya saja.

Jam malam kini kembali menjadi polemik dengan Persebaya kembali mengajukan keberatan atas jadwal tersebut. Seperti yang diketahui, Persebaya menjadi salah satu klub yang memiliki jadwal paling banyak. Bukan hanya pihak klub, para Bonek yang menonton langsung pertandingan pun mengeluh akan jam malam.

Bagi para supporter, bertanding larut malam membuat penonton yang hadir di Stadion juga harus pulang tengah malam. Bahkan untuk para penggemar yang rumahnya jauh baru bisa sampai ketika menjelang dini hari. Situasi tersebut tentu membahayakan untuk Bonek terutama ketika perjalanan ke rumah.

Sebelumnya, Persebaya sudah menyurati PT. LIB untuk merubah jadwal ketika melawan Persita pada tanggal 01 Agustus lalu. Bahkan Polrestabes Surabaya juga mengajukan hal serupa dengan alasan keamanan. Namun PT. LIB tidak merespon dan membuat pertandingan dimulai seperti jadwal awal.

Tidak ingin menyerah, Persebaya kembali mengirimkan surat pada PT. LIB di tanggal 05 Agustus. Akan tetapi juga belum ada respon dari operator Liga tersebut hingga kini. Padahal Sudjarno selaku Direktur Operasional menjanjikan akan meninjau jadwal kick off malam demi kenyamanan setiap klub.

Kasus terbaru akibat jadwal yang terlalu malam yaitu meninggalnya bayi 6 bulan saat diajak menonton pertandingan antara Persebaya dengan Persita dari Tegal. Pelatih Aji Santoso kemudian mengucapkan bela sungkawa dan meminta para orang tua untuk lebih bijak. Sedangkan para supporter juga mengaitkan kejadian tersebut dengan jadwal yang terlalu malam.

Bonek Akan Lakukan Demo

Acuhnya PT. LIB dalam merespon surat dari Persebaya rupanya memantik reaksi para Bonek yang juga ikut menerima dampak dari jadwal malam tersebut. Karena hal itulah penggemar setia Persebaya tersebut akan menunjukkan aksi nyatanya. Pada tanggal 09 Agustus ini, Bonek berencana menggeruduk kantor Indosiar yang berada di Surabaya.

Kabar mengenai aksi Bonek tersebut disampaikan oleh Andie Peci selaku salah satu tokoh Bonek yang menyebarkan undangan melalui Instagram dan Twitter. Bahkan surat pemberitahuan aksi juga sudah dikirimkan pada Polrestabes Surabaya. Rupanya Bonek menyambut antusias rencana penggerudukan tersebut.

Berdasarkan bocoran dari Andie Peci, sekitar 5000 Bonek akan ikut dalam aksi tersebut. Bonek akan menuntut pihak Indosiar untuk mengevaluasi jam tayang demi keselamatan pemain maupun supporter. Namun Andie Peci mengatakan gerakan tersebut sebagai permulaan dan kemungkinan ada aksi lainnya jika tidak juga didengarkan.

Respon PSSI Dan PT. LIB

Mendengar kabar mengenai protes yang diajukan oleh Persebaya dan juga Bonek, PT. LIB akhirnya angkat suara. Akhmad Hadian Lukita mengatakan jika pihaknya menghargai usaha Bonek untuk merubah jadwal kick off. Namun Lukita juga mengingatkan jika tidak semua jadwal kandang Persebaya dimulai hampir larut malam.

Tidak mau ketinggalan, PSSI juga memberikan respon mengenai rencana Bonek menggeruduk kantor Indosiar di Persebaya. Pihak PSSI meminta pengertian karena jadwal tersebut sudah melalui diskusi dengan PT. LIB, Emtek serta Polrestabes Surabaya. Namun PSSI berjanji akan lebih baik kedepannya.

PSSI dan PT. LIB juga menjelaskan jika tidak bisa begitu saja mengubah jadwal kick off meskipun diprotes berkali-kali. Pasalnya jadwal sudah terbentuk hingga akhir musim dan disepakati oleh pihak broadcaster. Terlebih sepak bola yang sudah menjadi industri harus mementingkan aspek komersial, kebutuhan sponsor dan lain-lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here