Jadon Sancho Masih Kesulitan di Manchester United, Begini Kata Rio Ferdinand

0
78

Debatbola.com – Manchester United mendapatkan Jadon Sancho dengan mahar tidak murah pada summer transfer kemarin. Tetapi sayang, pemain yang dahulu bersinar bersama Borussia Dortmund kelihatan sulit beradaptasi di klub barunya. Eks defender Setan Merah, Rio Ferdinand pun mengomentari penyebab Sancho sulit beradaptasi di Old Trafford.

Dibayar Mahal, Tapi Sulit Beradaptasi

Musim panas kemarin barangkali menjadi musim panas yang tidak terlupakan buat seluruh pendukung Manchester United. Pasalnya, pada periode tersebut, klub berjuluk Setan Merah sukses mendapatkan sejumlah nama sensasional. Salah satunya adalah Jadon Sancho, pemain yang sudah mereka impikan sejak lama.

Semenjak musim panas 2020, Manchester United telah menaruh minat terhadap Sancho. Proses negosiasi antara mereka dengan pihak pemain dan pihak Borussia Dortmund bahkan sudah sering dilangsungkan. Namun, sampai musim panas berikutnya, kesepakatan antara semua pihak tak kunjung tercapai.

Drama sempat terjadi di mana Sancho dikabarkan ngebet bergabung dengan Manchester United. Pada akhirnya, kesepakatan antara Borussia Dortmund dan Manchester United tercapai pada summer transfer 2021. Sancho merapat menuju Old Trafford dengan mahar transfer senilai 85 juta euro.

Sayangnya, semenjak gabung Manchester United, Media wahana888 menilai bahwa Sancho tak berhasil mempertontonkan penampilan yang sama seperti yang ia tampilkan bersama Borussia Dortmund. Sancho sulit beradaptasi di Inggris yang sejatinya merupakan kampung halamannya sendiri. Sejauh ini, Sancho cuma bisa mencatatkan tiga gol dari 24 penampilan di seluruh kompetisi.

Salah Taktik Jadi Kunci Utama

Biasanya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan performa seorang pemain ketika harus berganti kostum. Apalagi, dalam kasus Sancho, pemain itu harus pindah dari kompetisi Liga Jerman yang terkenal ramah, menuju Liga Inggris yang dikenal keras. Rio Ferdinand pun berusaha menebak apa penyebab Sancho sulit beradaptasi.

Sancho ikut bermain dalam laga lanjutan Piala FA antara Manchester United menghadapi Middlesbrough. Di pertandingan tersebut, pemain yang kini memakai nomor punggung 25 mencetak satu gol. Memang, ini adalah perkembangan yang bagus, tetapi menurut Ferdinand, permainan Sancho masih terganjal oleh sesuatu, dan sesuatu itu adalah taktik Setan Merah.

“Dia bermain bagus, dan hanya soal waktu dia bisa bermain lebih baik.” Kata Ferdinand kepada Vibe with Five, menggambarkan bagaimana penampilan Sancho. “Pertandingan itu dimainkan dengan memaksimalkan kemampuan terbaik Sancho. Laga dengan banyak sentuhan operan satu-dua, dan permainan cepat.”

“Jika disana tidak ada ritme permainan dari tim, maka Sancho tidak akan sebagus dan seefektif tadi. Menurut saya, itulah masalah yang dialami Sancho di Manchester United. Terkadang, setiap pemain harus bisa mengidentifikasi dimana kemampuan terbaiknya dan di mana dia bisa menemukan permainan terbaiknya.”

“Saya pikir, banyak orang berharap Sancho bakal bisa masuk dan menjadi orang yang membawa bola dari pinggir lapangan sendirian sampai ke gawang lawan. Tapi itu bukan tipikal permainannya. Dia adalah pemain yang sangat mengandalkan ritme. Umpan satu-dua dengan para pemain dengan kemampuan setara.”

Belum Adanya Filosofi Manchester United

“Selama ini, dia tidak bisa melakukan semua itu karena sistem yang ada di Manchester United belum bekerja. Itu membuatnya berada dalam posisi serba salah. Tapi saya pikir, jika dia gabung dengan klub lain, dia bisa sukses. Tentunya, tim barunya itu haruslah sebuah tim yang punya gaya main setipe dengannya sehingga dapat ia pahami dengan baik.”

Borussia Dortmund adalah tim yang bermain dengan gaya fundamental, membuat para pemainnya menampilkan performa terbaiknya. Sementara Manchester United berani berinvestasi pemain, tetapi masih belum punya identitas, filosofi dan gaya main. Itulah yang menyulitkan para pemain yang baru saja datang.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here