Inter Milan Akan Putus Kontrak Christian Eriksen

0
359

Debatbola.com – Christian Eriksen mengalami serangan jantung pada bulan Juni lalu yang mengharuskan dirinya menggunakan alat bantu ICD pada jantungnya. Karena alat bantu tersebut, Eriksen harus absen dari semua laga Inter Milan karena terbentur aturan dari FIGC. Beberapa waktu lalu, gelandang berusia 29 tahun tersebut terlihat berlatih di Denmark.

Pihak Inter Milan kabarnya akan segera memutus kontrak sang gelandang pada Januari mendatang, padahal kontraknya masih akan berakhir tahun 2024 nanti. Pemutusan kontrak lebih awal tersebut rupanya sudah disetujui oleh kedua pihak. Pengumuman secara resmi terkait kontrak itu akan segera diumumkan dalam waktu dekat. 

Terlihat Latihan di Denmark

Jauh sebelum tragedi yang menimpa Sergio Aguero dari Barcelona, kejadian hampir serupa juga menghampiri gelandang milik Inter Milan, Christian Eriksen. Gelandang berusia 29 tahun tersebut mengalami serangan jantung saat laga Euro 2020 lalu. Sejak saat itu, Eriksen harus hidup dengan defibrator jantung atau ICD yang ditanam di jantungnya.

Christian Eriksen harus absen dari Inter Milan karena tersandung peraturan dari Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Gelandang asal Denmark tersebut harus absen karena memakai alat pacu jantung atau Defibrator di jantungnya. Eriksen baru bisa kembali ke Liga Italia setelah alat bantu tersebut dilepas dari tubuhnya.

Christian Eriksen baru-baru ini terlihat berlatih di Odense yang merupakan mantan klubnya di Denmark. Petinggi klub tersebut juga menyambut positif kedatangan gelandang berusia 29 tahun itu. Pihak Odense berharap Eriksen mampu tetap menjaga kebugarannya agar tetap bisa bermain di lapangan.

Saat ini Christian Eriksen terlihat berlatih sendiri tanpa pemain Odense lain. Latihan tersebut bertujuan untuk memulihkan fisiknya pasca serangan jantung yang dialami. Melihat Eriksen yang berada di Denmark, publik mulai bertanya-tanya terkait masa depan Christian Eriksen bersama Inter Milan.

La Beneamata mendatangkan Christian Eriksen dari Tottenham Hotspur pada Januari 2020 lalu. Pemain tersebut sudah berhasil mencetak 8 gol dan 3 assists dari 60 pertandingan yang diikutinya di semua kompetisi. Christian Eriksen juga memegang peranan penting saat Inter Milan menjuarai Liga Italia musim kemarin.

Pemutusan Kontrak Akan Segera Diumumkan  

Kejelasan terkait masa depan Christian Eriksen di Inter Milan kini mulai menemui titik terang. Pemutusan kontrak lebih awal akan dilakukan kedua belah pihak menyusul absennya sang gelandang. Pihak Inter Milan akan segera memutuskan kontraknya dengan Christian Eriksen pada bursa transfer Januari mendatang.

Keputusan pemberhentian tersebut keluar karena Eriksen sudah absen pertandingan selama putaran pertama musim ini. Federasi sepak bola Italia memang melarang gelandang berusia 29 tahun tersebut untuk bermain di klub Italia manapun karena kondisinya. Sesuai peraturan yang ada, pemain yang menggunakan ICD di jantungnya dilarang mengikuti pertandingan karena berbahaya.

Inter Milan mengajukan pemutusan kontrak tersebut karena terbebani dengan masalah gaji yang harus dikeluarkan. Christian Eriksen memiliki gaji yang cukup tinggi yaitu sebesar 146 ribu Euro per pekan meskipun sebagian gaji tersebut ditanggung FIFA. Padahal dirinya sudah tidak bisa bermain kembali di putaran awal maupun putaran selanjutnya di musim ini.

Tim Dokter Inter Milan sebenarnya sudah berusaha untuk mempertahankan Christian Eriksen, akan tetapi gagal. Christian Eriksen tetap tidak bisa lepas dari defibrator yang ditanam di jantungnya sejak Juni lalu. Pengumuman secara resmi terkait pemutusan kontrak lebih awal tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat. 

Kontrak Christian Eriksen bersama La Beneamata sebenarnya masih akan berakhir tahun 2024 nanti. Baik dari pihak Eriksen maupun pihak Inter Milan sama-sama setuju dengan keputusan tersebut. La Beneamata memang akan rugi sebesar 28,5 juta Euro, akan tetapi klub tersebut berhasil menghemat sebesar 7 juta Euro di tahun depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here