Iniesta harus memilih tujuan akhir dengan hati-hati

0
146

Debatbola.com – Andres Iniesta mungkin telah meraih semua yang dia bisa dalam permainan, tetapi dia masih tetap berkomitmen untuk bermain sepak bola. Pemain berusia 39 tahun ini baru saja meninggalkan Vissel Kobe setelah menandatangani kontrak dengan klub Jepang tersebut pada tahun 2018.

Namun, alih-alih pensiun, sang pemenang Piala Dunia ini tampaknya ingin menciptakan babak baru dalam kariernya yang gemilang. Dengan Iniesta yang kini berstatus sebagai pemain bebas agen, kita akan melihat bagaimana Iniesta menghabiskan waktunya di Jepang dan di mana ia akan bermain selanjutnya.

Andres Iniesta pindah ke J1 League setelah tahun-tahun suksesnya di Barcelona berakhir. Itu adalah bagian dari rencana Kobe, yang dimiliki oleh Rakuten Group, untuk menjadi klub terbesar di Asia. Mimpi itu tidak pernah terwujud selama enam musim Iniesta di sana, meskipun ada beberapa kesuksesan yang diraihnya.

Kehadiran sang gelandang meningkatkan jumlah penonton di mana pun ia bermain dan ia menjadi bagian dari kemenangan Piala Kaisar pada tahun 2020. Namun tantangan untuk meraih gelar gagal terwujud hingga musim ini, di mana waktu bermain Iniesta sangat terpinggirkan.

Legenda Barcelona itu hanya tampil enam kali sebelum meninggalkan klub di pertengahan musim, di mana Kobe berada di posisi kedua di J1 League, tiga poin di belakang pemuncak klasemen Yokohama F Marinos.

Beberapa orang yang memiliki hubungan asmara telah menyarankan agar Iniesta dapat kembali ke Barcelona, di mana rekan lamanya di lini tengah, Xavi, kini menjadi manajer. Ide tersebut terlihat sangat fantastis, meskipun terdapat kemungkinan reuni Camp Nou yang akan terjadi, yang mungkin merupakan pilihan yang lebih realistis.

Sergio Busquets telah menandatangani kontrak dengan Inter Miami, sedangkan Lionel Messi dan Jordi Alba hampir bergabung dengannya. Dikabarkan bahwa klub MLS telah mengajukan penawaran kepada Iniesta dan dia juga dikabarkan telah menerima proposal dari tim di Arab Saudi.

Qatar, di mana Xavi mengakhiri masa-masa bermainnya dan memulai karir manajerialnya, merupakan pilihan lain. Ini semua mungkin akan bergantung pada seberapa pentingnya bermain sebagai starter secara rutin bagi Iniesta. Reuni Barcelona di Miami jelas merupakan pilihan yang paling glamor, namun mungkin ada tim lain yang lebih menjamin waktu bermain.

Seperti semua pemain sepak bola, Iniesta akan memiliki satu tujuan untuk meningkatkan dana pensiunnya, namun tidak ada seorangpun yang akan terus bermain hingga usia ini kecuali jika hal tersebut memberikan mereka kebahagiaan. Kebahagiaan bisa menjadi faktor penentu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here