Inggris Menutup Kualifikasi Euro dengan Penuh Perjuangan

0
46

Debatbola.com – Inggris mengakhiri perjalanan kualifikasi Euro mereka dengan hasil imbang 1-1 melawan Makedonia Utara, namun Kapten Harry Kane bersikeras bahwa timnya memiliki banyak hal untuk dibanggakan setelah memuncaki Grup C dan unggul enam poin di depan Italia. Meskipun tiket ke babak final di Jerman sudah dipastikan, pertandingan melawan Makedonia Utara di Skopje tetap dianggap sebagai ujian nyata bagi skuad Gareth Southgate.

Pada laga tersebut, debutan Rico Lewis terkena penalti karena pelanggaran di dalam kotak penalti, dan Enis Bardhi berhasil mencetak gol dari hasil bola pantul setelah tendangan penaltinya ditepis. Inggris kemudian menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol bunuh diri Jani Atanasov. Harry Kane, yang masuk sebagai pengganti pada babak kedua, menyampaikan bahwa pertandingan tersebut memang sulit, terutama menghadapi tim yang bermain di lapangan yang sulit untuk gaya sepakbola Inggris.

Kane menyatakan, “Jika ada yang akan mendapatkan gol kedua, itu adalah kami. Kami dapat benar-benar bangga dengan bagaimana kampanye kualifikasi ini berjalan.” Komentar tersebut mencerminkan semangat juang dan rasa bangga yang masih terpancar meski hasil akhir pertandingan bukanlah yang diharapkan.

Ketika kapten armband untuk pertama kalinya, bek kanan Kyle Walker juga turut memberikan komentarnya. Menurutnya, meskipun hanya bermain imbang, Inggris seharusnya memenangkan pertandingan tersebut. Walker menambahkan, “Ini sudah minggu pendek, dua pertandingan ketika kami sudah lolos. Tidak ada alasan, kami tahu kami seharusnya mengambil tiga poin dari sini, tetapi ini adalah sesuatu untuk diperbaiki untuk masa depan.”

Kendati hasilnya mungkin tidak memuaskan, Inggris memang telah menunjukkan dominasi selama kampanye kualifikasi Euro. Mereka mengamankan tempat di babak final dengan dua pertandingan tersisa dan berhasil melalui Grup C tanpa kekalahan. Pencapaian ini menggarisbawahi kekuatan dan konsistensi tim dalam meraih hasil positif.

Meski demikian, pertandingan melawan Makedonia Utara juga menyoroti beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Kondisi lapangan yang sulit di Skopje menjadi tantangan tersendiri, dan penalti yang membuat Inggris tertinggal menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam bertahan di belakang.

Seiring perjalanan menuju Euro 2024 yang akan digelar di Jerman, Inggris memiliki waktu untuk mengevaluasi performa mereka dan memperbaiki kelemahan. Pernyataan bangga dari Harry Kane memberikan dorongan moral, sementara kritik konstruktif dari Kyle Walker menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut. Timnas Inggris kini menatap masa depan dengan harapan untuk tampil gemilang dan mengejar prestasi tinggi di panggung internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here