Imbang dari Persita, Pelatih PSS Sleman Tidak Berjalan Sesuai Rencana

0
57

Debatbola.com – PSS Sleman kembali menemui kegagalan ketika berlaga di Stadion I Gusti Ngurah Rai melawan Persita Tangerang. Laga yang berlangsung Jumat (11/3/2022) kemarin sore ini berakhir imbang tanpa satupun gol yang tercipta.

Kantongi Hasil Imbang

Duel PSS Sleman kontra Persita Tangerang Jumat kemarin sore berlangsung di bawah guyuran hujan. Situasi ini sebenarnya sempat menyulitkan kedua kubu karena lapangan tergenang air. Masing-masing kubu membutuhkan tenaga ekstra untuk mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Alhasil sampai laga benar-benar tuntas, kedua kubu harus berbagi satu poin sama setelah laga berujung dengan hasil imbang tanpa gol.

Meski demikian, pelatih PSS Sleman mengaku masih bisa bersyukur dengan hasil yang dipetik timnya di laga kemarin. Sebagai pelatih asal Bali, I Putu Gede mengaku baru pertama kali mengalami laga dengan cuaca seperti yang terjadi kemarin sore. Pelatih baru PSS Sleman ini mengakui jika kondisi ini sempat membuat tim asuhannya kesulitan.

“Kami bersyukur dengan hasil ini, para pemain sudah berusaha maksimal, situasi pertandingan juga berat, ditambah situasi hujan,” buka pelatih 48 tahun tersebut saat sesi jumpa pers usai pertandingan.

Tidak Sesuai Rencana

Lebih jauh I Putu Gede menegaskan jika hasil yang diraih timnya atas Persita kemarin sore meninggalkan sebuah catatan tersendiri. Dia harus kembali mengevaluasi performa timnya untuk menyambut laga yang akan datang. Beberapa hal yang dititikberatkan adalah belum bisa berjalannya taktik dan juga strategi yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Hasil imbang ini sudah lebih baik mengingat PSS Sleman berhadapan dengan kontestan yang peringkatnya di papan klasemen lebih tinggi. Terlebih lagi saat laga berlangsung, cuaca juga tidak begitu mendukung. Tentu saja hal ini juga akan berpengaruh untuk penampilan dari tim berjuluk Super Elang Jawa ini.

“Ada beberapa rencana yang sudah disepakati sebelumnya ketika melakukan sesi latihan tidak berjalan. Mungkin juga terpengaruh oleh kondisi di lapangan juga,” tutur I Putu Gede.

Sulit Cetak Gol

Dalam laga kontra Persita Tangerang kemarin, para pemain PSS Sleman juga terlihat kesulitan untuk mencetak gol. Selain faktor lapangan, para pemain bertahan dari lawan juga sangat disiplin. Mereka bermain sesuai pos masing-masing dan menyulitkan Wander Luiz dan kolega untuk menyarangkan bola.

“Karena disiplinnya para pemain Persita, jadi kami kesulitan mencetak gol, [semua usaha gagal] mulai dari crossing, second ball, hingga shooting,” tegas sang pelatih.

Meski demikian, I Putu Gede tetap memberikan apresiasi tinggi untuk para pemain PSS Sleman. Dia mengaku jika tim asuhannya sudah tampil cukup baik. Terutama sudah mau bekerja lebih keras, lebih berkonsentrasi dan fokus melalui semua rintangan yang tersaji di laga kemarin.

Di laga selanjutnya, PSS Sleman masih harus berusaha untuk memetik hasil sempurna. Setelah sempat menjadi penghuni peringkat sepuluh besar, tim ini kehilangan konsistensi dan posisi mereka kian merosot. Di pekan terbaru, tim ini terlihat menghuni peringkat ke-14 dengan koleksi 33 poin Liga 1 Indonesia. Posisi ini bisa dibilang cukup rawan karena mereka cukup dekat dengan zona degradasi.

Saat ini PSS Sleman masih unggul sebanyak sembilan poin dari tiga penghuni klasemen terbawah. Dengan empat laga tersisa musim ini, mereka dituntut untuk kembali tampil konsisten dan bertahan di zona aman. Setiap laga yang tersaji beberapa pekan ke depan harus dilalui tanpa kekalahan. Sebab dalam situasi saat ini, sedikit kesalahan akan membuat tim ini kian dekat dengan ancaman turun kasta di musim depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here