Hasil Tottenham Hotspur VS Sevilla, Pertandingan Persahabatan Berintensitas Tinggi

0
34

Debatbola.com – Tottenham Hotspur baru saja menyelesaikan pertandingan persahabatan kedua dan kali ini Sevilla yang menjadi lawannya. Pertandingan yang berlangsung pada tanggal 16 Juli tersebut berakhir tanpa adanya pemenang. Skor 1-1 yang tercatat di akhir pertandingan karena masing-masing klub hanya mencetak satu gol saja.

Berlaga di Suwon World Cup Stadium, Sevilla lebih mendominasi jalannya pertandingan dibandingkan lawannya itu. Namun Tottenham Hotspur berhasil unggul lebih dulu meskipun akhirnya bisa disusul Sevilla. Bagi Spurs, melawan Sevilla lebih seperti pertandingan sesungguhnya dibandingkan laga sebelumnya.

Jalannya Pertandingan

Melakoni laga persahabatan, pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Sevilla kali ini justru berjalan sengit sejak baru dimulai. Baik Spurs maupun Sevilla sama-sama bermain intens yang membuat pertandingan langsung bertegangan tinggi. Namun Sevilla yang menjadi tim tamu berhasil sedikit lebih mendominasi.

Meskipun begitu, Tottenham Hotspur berhasil mengancam lebih dulu melalui serangan yang dipimpin oleh Son Heung-Min. Sedangkan Sevilla sendiri berhasil membalas dengan dua peluang dengan salah satunya membutuhkan penyelamatan Hugo Lloris. Namun hingga turun istirahat, skor 0-0 tidak ada perubahan.

Mengalami kebuntuan di babak pertama, baik Antonio Conte maupun Julen Lopetegui melakukan banyak pergantian. Namun di 5 menit awal babak kedua, Tottenham Hotspur berhasil mencatatkan angka lebih dulu. Gol iu berasal dari umpan Son Heung-Min yang dieksekusi oleh Harry Kane.

Euforia gol Tottenham Hotspur rupanya tidak bisa bertahan lama lantaran langsung dibalas oleh Sevilla. Hanya membutuhkan waktu 14 menit untuk Sevilla menyamakan kedudukan berkat Ivan Rakitic. Pemain berusia 34 tahun itu mendapat umpan dari Luis Cruz dan kemudian melesakkan bolanya ke gawang Spurs dari luar kotak penalti.

Memasuki pertengahan babak kedua, baik Conte maupun Lopetegui kembali melakukan rotasi pemain. Saling jual beli serangan pun tak bisa terelakkan di sepanjang waktu yang tersisa. Namun karena gagal memaksimalkan peluang, skor 1-1 tidak berubah dan akhirnya tercatat sebagai hasil akhir pertandingan.

Dibandingkan Tottenham Hotspur, Sevilla lebih unggul dengan 56% penguasaan bola serta 12 peluang yang berhasil diciptakan. The Lilywhites sendiri hanya mampu menguasai bola sebesar 44% dan menciptakan 9 peluang. Namun hingga akhir pertandingan masing-masing klub hanya mampu mencatatkan satu angka saja.

Seperti Laga Sesungguhnya

Pertandingan kali ini merupakan laga persahabatan kedua yang dilakoni oleh Tottenham Hotspur dalam tur pramusimnya di Korea Selatan. Sebelumnya, Spurs juga menjalani laga persahabatan melawan K-League XI. Pada laga tersebut, Tottenham Hotspur berhasil unggul telak dengan skor 6-3 atas lawannya itu.

Dibandingkan sebelumnya, laga melawan Sevilla kali ini lebih seperti pertandingan yang sesungguhnya karena berintensitas tinggi. Sayang sekali Spurs gagal memetik kemenangan atas Sevilla di pertandingan tersebut. Gol penyeimbang dari Ivan Rakitic membuat keunggulan awal Tottenham Hotspur sia-sia.

Berdasarkan dua pertandingan tersebut, Harry Kane kembali menjadi bomber tersubur di Tottenham Hotspur. Begitu juga Son Heung-Min yang sukses menyumbangkan assistnya. Namun sang bomber anyar yaitu Richarlison belum bisa menunjukkan tajinya di dua pertandingan persahabatan yang dilakoni.

Pada pihak Sevilla, tidak adanya Jules Kounde saat melawan Spurs menjadi tanda tanya publik. Kabarnya bek bernomor punggung 23 tersebut akan segera menyelesaikan transfernya ke klub lain dalam waktu dekat. Dengan begitu Kounde sudah bukan pemain Sevilla lagi sehingga tidak dibawa dalam tur pramusim.

Diwarnai Adegan Berdarah

Pertandingan persahabatan antara Tottenham Hotspur dan Sevilla yang berlangsung di Suwon tersebut rupanya juga diwarnai adegan berdarah. Bahkan nyaris saja terjadi kericuhan besar antara kedua tim. Kejadian tersebut berawal dari perebutan bola antara Son Heung-Min dan Gonzalo Montiel menjelang akhir babak pertama.

Rupanya aksi rebutan tersebut berujung sikutan tangan Son pada bibir Montiel hingga berdarah. Ketika jeda, Montiel dan pemain Sevilla lainnya menghampiri Son dan meminta penjelasan dan menuduh pemain tuan rumah itu sengaja. Beruntung Richarlison berhasil menjadi penengah sehingga kericuhan besar tidak terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here