Hasil Spezia vs Inter Milan, Menang, Inter Milan Tetap Berada di Jalur Gelar Juara

0
61

Debatbola.com – Giornata ke-33 Liga Italia telah dimulai dan telah memainkan pertandingan antara Spezia vs Inter Milan. Keduanya melangsungkan pertarungan bertempat di Stadion Alberto Picco dengan laga dimulai pada Sabtu (16/4) pukul 02.00 WIB.

Menurut statistik pertarungan keduanya, Inter Milan yang bertindak sebagai tim tamu mampu tampil lebih menyerang. Kubu berjuluk La Beneamata tersebut sukses melancarkan total 23 serangan ke pertahanan tuan rumah.

Dari total jumlah tersebut terdapat tujuh tendangan tepat sasaran yang mampu dihasilkan para penyerangnya. Sementara Spezia hanya sanggup membalas 10 serangan dengan hanya dua di antaranya yang bergerak ke target serangan.

Inter Milan juga berhasil mendominasi jalannya permainan giornata ke-33 ini. Dimana La Beneamata berhasil menguasai bola lewat persentase 68 %. Jumlah hasil tersebut berbanding 32 % milik pasukan Spezia.

Babak Pertama, Inter Milan Unggul

Inter Milan yang bertanding sebagai tim tamu mampu tampil lebih baik pada pertandingan ini. Mereka berhasil menampilkan perbedaan kelasnya di hadapan Spezia yang kini sedang menempati papan bawah klasemen.

Peluang perdana pada laga ini hadir bagi pasukan Spezia lewat umpan terobosan Giulio Maggiore menuju Emmanuel Gyasi di garis terdepan. Ivan Perisic yang melakukan marking gagal menunaikan tugasnya dengan baik.

Bola bisa melewati sang pemain asal Kroasia tersebut dan menuju Emmanuel Gyasi yang tinggal berhadapan dengan kiper musuh. Beruntung Samir Handanovič mampu membaca arah serangan dan mengganggu gan sehingga tidak terjadi gol.

Gol pertama Inter Milan tercipta pada menit ke-31 diawali oleh umpan lambung Marcelo Brozović kepada Danilo D’Ambrosio di area penalti sang lawan. Tandukan dilakukan bek bernomor punggung 33 tersebut dengan mengembalikan bola kepada sang gelandang.seran

Bola yang bergerak ke posisi kosong dan area tembak yang terbuka dimanfaatkan dengan sangat sempurna oleh gelandang asal Kroasia tersebut. Tendangan kerasnya menghujam ke sudut kanan gawang Ivan Provedel. Sehingga membuat skor menjadi 0-1 bagi pasukan Inter Milan.

Unggul satu gol, tidak membuat skuat La Beneamata menyurutkan serangan. Mereka kembali memperoleh peluang untuk menciptakan gol melalui kaki Denzel Dumfries di dalam area penalti. Sayangnya tembakan bek sayap asal Belanda itu masih terlalu pelan.

Babak Kedua, Inter Milan Bawa Pulang Poin Penuh

Bertanding kembali di babak kedua, Inter Milan terus-terusan menggempur pertahanan Spezia guna mendulang poin penuh. Dimana mereka sedang dalam perburuan gelar besar-besaran bersama Napoli dan AC Milan.

Peluang pertama kembali didapatkan pasukan tuan rumah, diawali oleh miskomunikasi antara Alessandro Bastoni dan Marcelo Brozović ketika ingin memberikan umpan. Bola yang seharusnya diterima Marcelo Brozović justru berhasil direbut oleh Kevin Agudelo.

Gelandang sayap bernomor punggung 33 tersebut kemudian melesat cepat ke tiang terdekat dari sisi kanan jalur penyerangan timnya. Namun karena sudut tembak terlalu sempit, bola dengan mudah diamankan Samir Handanovič.

Menit ke-73 gol kedua bagi Inter Milan tercipta dimulai oleh pergerakan Ivan Perisic dari sisi kiri. Sang gelandang lantas mengirimkan crossing yang disentuh pelan saja oleh Lautaro Martinez sehingga merubah arah bola.

Spezia menipiskan jarak skor pada menit ke-88 melalui sepakan jarak jauh dari kaki Giulio Maggiore. Gelandang asal Genova tersebut sebelumnya menerima umpan dari sisi kiri oleh sang bek sayap, Salva Ferrer. Skor menjadi 1-2 untuk sementara.

Inter Milan akhirnya menjamin kemenangan mereka pada pertandingan ini di menit ke-90+3. Lautaro Martinez menerima bola yang dilepaskan oleh Dimitris Nikolaou yang terjatuh ketika berusaha membayangi Alexis Sanchez.

Berada di sudut tembak yang sempit membuat striker asal Argentina itu mengirimkan umpan pendek menuju Alexis Sanchez yang sudah terbangun. Penyerang asal Chile itu kemudian mengkonversinya menjadi gol tanpa kesulitan. Dengan hasil ini Inter Milan masih berada di jalur juara, namun masih di bawah AC Milan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here