Hasil Skor Akhir Bhayangkara vs Persela, The Guardian Ungguli Persela Dengan Dua Tandukan

0
71

Debatbola.com – Bhayangkara FC melanjutkan kiprahnya di kancah Liga Indonesia dengan menghadapi Persela pada lanjutan pekan ke-16. Pertandingan antara kedua tim tersebut telah berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Senin (6/12) pukul 20.45 WIB.

Laga yang berlangsung di tempat netral tersebut berhasil diubah menjadi kemenangan oleh skuat Bhayangkara FC. Tim berjuluk The Guardian itu pun dapat merengkuh poin penuh dengan skor akhir 2-0. Berkat hasil tersebut posisi mereka di puncak klasemen semakin menjauhi tim-tim lainnya.

Babak Pertama, Dua Gol Sudah Tercipta

Peluang pertama hadir bagi skuat Persela padahal laga baru berjalan 2 menit. Ivan Carlos, striker asing tim asal Brasil berhasil mendapatkan bola di area penalti sang musuh. Kemudian dengan jeli dirinya menempatkan bola ke arah kiri jalur serangan timnya.

Di posisi tersebut telah berlari Riyatno Abiyoso yang membuka ruang guna menambah opsi operan bola. Dengan kecepatan layaknya seorang winger dirinya langsung tancap gas menusuk jantung pertahanan musuhnya. Sayang tendangannya masih sangat lemah dan dapat dijinakkan Awan Setho.

Menit ke-15 giliran Bhayangkara FC yang membalas peluang. Gian Zola mencoba peruntungannya dari luar zona penalti. Gelandang kelahiran Bandung itu mencoba mengeksekusi bola dari jarak jauh. Namun aksi tersebut masih bisa ditahan Dwi Kuswanto.

Gol yang ditunggu-tunggu kesebelasan Bhayangkara FC pun akhirnya tercipta juga. Aksi Adam Alis dari sisi kanan memanfaatkan umpan pendek dari Ezechiel Ndouassel. Aksinya tersebut diakhiri dengan umpan silang melambung setelah sebelumnya memperdayai Anderson Salles.

Muhammad Hargianto sukses menyambar bola lambung itu dan mengarahkannya masuk ke gawang sang musuh. Dwi Kuswanto yang bermain sebagai kiper tidak mampu menjangkau bola setelah fokusnya terbagi-bagi. Kedudukan pun menjadi 1-0 untuk keunggulan The Guardian.

Skor 1-0 tidak bertahan lama karena 12 menit selanjutnya Bhayangkara FC berhasil menciptakan jarak skor melebar. Teuku Muhammad Ichsan menerobos pertahanan Persela dari sisi kiri dan sama dengan gol pertama, dirinya melepaskan umpan silang lambung.

Ezechiel Ndouasel, penyerang dengan tinggi badan mencapai 186 cm tidak kesulitan menjangkau bola tersebut. Sehingga sanggup menanduk bola dan menjebol gawang tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu. Dwi Kuswanto yang mati langkah tidak bisa berbuat banyak dan hanya menonton bola merobek gawangnya.

Babak Kedua, Ivan Carlos Gagal Eksekusi Penalti

Setelah unggul 2-0 di babak sebelumnya, Bhayangkara FC sedikit melonggarkan serangan mereka, sehingga di babak kedua Persela lebih dominan. Peluang pertama hadir bagi Laskar Joko Tingkir di 18 menit setelah kick off babak kedua bergulir.

Riyatno Abiyoso kembali mengancam gawang dari Awan Setho dengan memanfaatkan akselerasi dan kecepatannya sebagai winger. Namun sama seperti peluangnya di babak pertama, tendangannya masih kurang power dan dapat dengan mudah diamankan sang kiper.

Setelah itu di waktu tambahan babak kedua, Persela Lamongan menemukan kesempatan untuk memperkecil jarak skor. Penalti didapatkan tim asal Jawa Timur itu. Sang pelatih, Ragil Sudirman menunjuk Ivan Carlos sebagai algojo.

Sayangnya striker berusia 32 tahun tersebut tidak dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Lewat tendangan kaki kirinya dirinya berusaha menempatkan bola ke pojok kanan gawang Bhayangkara FC. Namun kiper mereka, Awan Setho sukses menebak arah bola dan menepis tendangan itu, sehingga tidak ada gol yang lahir.

Partai ini pun berakhir dengan kedudukan 2-0 via bursa inter303 untuk kemenangan Bhayangkara FC sehingga membuat mereka berhak untuk mendapatkan poin penuh. Kini skuat The Guardian nyaman di singgasana klasemen dengan perbedaan lima poin dari Persib di posisi kedua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here