Hasil Sidang Komdis PSSI, Beberapa Klub Terkena Denda

0
41

Debatbola.com – Musim 2021-2022 telah berakhir di awal bulan lalu dengan Bali United yang maju sebagai pemenang Liga 1 musim ini. Lebih dari setengah bulan setelah Liga resmi ditutup, PSSI baru saja mengumumkan hasil sidang Komdis PSSI. Pengumuman tersebut berisi hukuman dan juga denda pada pihak-pihak yang melanggar aturan selama Liga 1 musim kemarin berjalan.

Berdasarkan pengumuman resmi dari pihak Komdis tersebut, terdapat 6 keputusan yang merupakan hasil sidang pada tanggal 12 April kemarin. Klub yang menerima 6 putusan Komdis yaitu Borneo FC, Bali United, Persija serta Persebaya. Sanksi yang diberikan pada setiap klub merupakan sanksi individu untuk pemain serta official tim dengan Bali United menjadi satu-satunya klub yang terkena sanksi.

Pemain Yang Terkena Sanksi

Selain Bali United, juga ada beberapa pemain serta official tim yang dipastikan terkena sanksi dari Komdis PSSI. Total 3 pemain dan dua official klub dari Borneo FC, Persebaya serta Persija yang masuk dalam daftar tersebut. Sanksi yang diterima ada yang berupa teguran keras tetapi juga ada yang harus membayar denda.

Syahrian Abimanyu merupakan salah satu pemain yang mendapatkan sanksi dari Komdis berdasarkan pengumuman yang telah dikeluarkan. Bintang anyar milik Persija tersebut mendapatkan sanksi karena membanting stand hand sanitizer saat Persija melawan PSS Sleman pada akhir Maret kemarin. Karena perlakuan itu, Syahrian Abimanyu harus membayar denda sebesar 10 juta pada pihak PSSI.

Andri Dauhari Husain adalah salah satu official tim dari Borneo FC yang mendapat sanksi oleh Komdis PSSI. Sanksi tersebut diberikan karena perilaku buruknya serta protes keras pada perangkat pertandingan dan langsung diganjar kartu merah saat itu. Karena pelanggaran tersebut, Andri dilarang mendampingi tim sebanyak 4 pertandingan dan denda sebesar 50 juta rupiah.

Dua pemain Borneo FC, Jonathan Bustos dan Javlon Guseynov juga menerima sanksi dari Komdis PSSI. Kedua pemain itu melakukan protes yang berlebihan pada perangkat pertandingan pada saat Borneo melawan Madura United tanggal 25 Maret lalu. Hukuman yang diterima Jonathan dan Javlon yaitu berupa teguran keras dari PSSI.

Salah satu official tim dari Persebaya, Benyamin V. B juga tak luput dari sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI. Benyamin melakukan pelanggaran yang cukup banyak seperti menghina dan memprotes keras dengan kata yang tidak pantas pada perangkat pertandingan serta melakukan tindakan tidak fairplay. Karena pelanggaran tersebut, Benyamin harus membayar denda sebesar 25 juta rupiah.

Bali United Kena Denda Hingga Puluhan Juta

Keluar sebagai pemenang, rupanya Bali United juga tak luput dari sanksi yang diberikan oleh pihak Komdis PSSI. Klub tersebut dianggap berperilaku buruk di pertandingan melawan Persik Kediri pada akhir Maret kemarin. Bali United menjadi satu-satunya klub yang menerima sanksi dari Komdis PSSI berdasarkan pengumuman.

Setidaknya ada 5 pemain Bali United yang mendapatkan kartu kuning karena perilaku buruknya di pertandingan itu. Rizky Pellu langsung mendapat ganjaran kartu kuning dari wasit di pertandingan yang baru berjalan 6 menit. Sementara Abdillah, Eber, Privat serta Tupamahu mendapatkan kartu kuning di babak kedua.

Beruntung Bali United berhasil meraih kemenangan dengan mencetak tiga gol di laga melawan Persik itu. Namun kini Bali United harus membayar denda yang tidak sedikit pada pihak PSSI karena perlakuan buruk klub tersebut. Komdis mengharuskan Bali United membayar denda sebesar 50 juta rupiah untuk sikap buruk klub tersebut di laga pamungkas.

Bali United dan Borneo FC merupakan dua klub yang diharuskan membayar denda sebesar 50 juta euro berdasarkan keputusan Komdis kemarin. Bedanya, yang disanksi dari Bali United adalah keseluruhan tim. Sedangkan Borneo FC, yang mendapatkan sanksi yaitu official tim karena protes keras yang dilakukannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here