Hasil Mainz vs Bayer Leverkusen, Mainz Sterilkan Markas Sendiri dengan Kemenangan Dramatis

0
198

Debatbola.com – Liga Jerman menjalankan pertandingan spieltag ke-23 dengan laga pembuka mempertemukan antara Mainz 05 kontra Bayer Leverkusen. Kedua pasukan bertanding menggunakan MEWA ARENA sebagai venue.

Dari catatan penampilan berdasarkan statistik Mainz 05 yang bertindak sebagai tuan rumah tampil lebih agresif. Kubu berjuluk Die Nullfünfer itu sukses melesatkan 18 serangan ke pertahanan Bayer Leverkusen.

Jumlah tersebut disusul oleh pasukan tamu dengan jumlah serangan berjumlah 7 kali percobaan. Namun mereka justru unggul secara efektivitas lantaran berhasil membukukan 6 serangan on target dibandingkan 5 milik tuan rumah.

Tim berjuluk Die Werkself itu juga sukses menguasai jalannya pertandingan dimana mereka menguasai bola dalam persentase 61 %. Perolehan tersebut berada jauh dari yang dimiliki oleh Die Nullfünfer sejumlah 39 %.

Babak Pertama, Bayer Leverkusen Unggul Lebih Dulu

Bermain di markas sang lawan, Bayer Leverkusen yang unggul secara kedalaman skuat dan performa menampilkan permainan menyerangnya. Mereka bertarung di MEWA ARENA membawa satu misi yakni merengkuh poin penuh.

Terbukti pada menit ke-35, tim berjuluk Die Werkself itu sukses mencatatkan gol pertamanya. Umpan Kerem Demirbay kepada Patrik Schick tidak disia-siakan striker yang bersinar di gelaran EURO 2020 silam tersebut.

Sebelum tercipta gol, sang striker mendapatkan ruang tembak yang begitu luas. Para pemain bertahan Mainz 05 bertahan terlalu dalam, sehingga meninggalkan zona yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh striker asal Republik Ceko tersebut.

Gol dari Patrik Schick merupakan satu-satunya skor yang tercipta di babak pertama. Kedua kubu tidak mampu lagi melancarkan serangan-serangan berbahaya dan berujung menciptakan skor. Dengan demikian babak awal ini berakhir, 0-1 untuk keunggulan Bayer Leverkusen.

Babak Kedua, Mainz 05 Bangkit

Bermain buruk di babak sebelumnya, membuat Bo Svensson, pelatih Mainz 05 mengubah taktik dan memutuskan bermain lebih menyerang. Terbukti siasat sang pelatih manjur. Sebab di menit ke-57 mereka mampu menciptakan skor imbang.

Tendangan bebas dari jarak yang cukup untuk melahirkan gol dimanfaatkan algojo tim, Aarón Caricol. Pemain bernomor 3 itu melesatkan tendangan terukur yang mengalir deras di atas pagar hidup kreasi pertahanan tim tamu.

Menit ke-74, Bayer Leverkusen sempat membalas gol tersebut dengan serangan yang dilepaskan Lucas Alario. Penyerang berkebangsaan Argentina tersebut menciptakan gol menggunakan taktik umpan satu-dua bersama Moussa Diaby.

Tendangan mematikannya dari dalam area penalti membuat sang kiper tuan rumah yang bertugas, Robin Zentner kesulitan membaca arah bola. Gawangnya pun harus bergetar karena buruknya pertahanan.

Pada menit ke-84, tidak mau kalah Mainz 05 kembali menghadirkan gol penyeimbang. Jean-Paul Boetius melepaskan tembakan spekulasi setelah mendapatkan bola blunder pemain bertahan Bayer Leverkusen. Beruntung bola mengarah masuk ke gawang terkawal oleh Lukáš Hrádecký.

Kiper berkebangsaan Finlandia tersebut pun tidak dapat memperkirakan arah bola. Lantaran juga tidak menyangka bola akan terebut oleh pemain musuh. Sehingga dirinya harus memungut bola dari dalam sarangnya sendiri.

Mendekati waktu normal berakhir, skuat berjuluk Die Nullfünfer tersebut berhasil mencetak gol sebagai penutup laga. Gol ini sekaligus membuat kedudukan berganti menjadi 3-2 dan membuat mereka pertama kalinya unggul.

Kemelut sebelumnya terjadi di mulut gawang Die Werkself. Penyerang tuan rumah sukses membawa bola hingga ke zona penalti. Pergerakan mereka sempat dicegat pertahanan tim tamu dan terjadi saling perebutan bola.

Akan tetapi dewi fortuna memang berada di pihak Die Nullfünfer pada malam itu. Bola terakhir berakhir di kaki pemain pengganti, Marcus Ingvartsen yang dengan mudahnya dilesatkan masuk ke gawang Lukáš Hrádecký. Skor 3-2 hingga laga berakhir untuk keunggulan pasukan Bo Svensson.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here