Hasil Madura United vs Persija, Laga Tanpa Arti Untuk Kedua Klub

0
34

Debatbola.com – Madura United baru saja merampungkan pertandingan terakhir di Piala Presiden tahun ini dengan Persija yang menjadi lawan terakhirnya. Pertandingan yang terlaksana pada tanggal 28 Juni 2022 tersebut berakhir kemenangan untuk Laskar Sape Kerap. Dengan skor 1-2, Persija menyerah kalah pada Madura United.

Berlaga di Stadion Segiri, pertandingan kali ini sama-sama tidak berarti untuk Madura United dan Persija. Kemenangan yang diraih Madura United tetap tidak mampu membuat klub tersebut lolos 8 besar. Sedangkan Persija sendiri memang sudah dipastikan tidak ada yang bisa lanjut sejak pertandingan sebelumnya.

Jalannya Pertandingan

Sebenarnya, Persija mampu tampil menekan sejak pertandingan baru dimulai oleh wasit. Bahkan Persija bisa mencetak peluang pertama kali melalui Rio Fahmi yang masih bisa diamankan oleh Kiper Madura United. Sedangkan peluang pertama Madura United tercetak di menit ke-10.

Hingga menit ke-20, serangan milik Madura United dan Persija masih tertahan di tengah lapangan. Madura United juga sempat mendapatkan peluang melalui sepak pojok yang gagal dimaksimalkan dengan baik. Sengitnya pertandingan juga membuat masing-masing klub mendapatkan kartu kuning oleh wasit.

Menjelang berakhirnya babak pertama, akhirnya Madura United bisa mencetak gol perdananya. Alberto Goncalves yang tercatat sebagai pencetak gol berhasil mengelabuhi tim pertahanan Persija dan kemudian menyarangkan golnya. Akhirnya skor 1-0 dicatat sebagai penutup babak pertama.

Persija langsung aktif menyerang ketika memasuki babak kedua meskipun masih kesulitan untuk menembus pertahanan Madura United. Sementara lawannya tampil pragmatis dan lebih banyak menunggu di tengah lapangan. Meskipun begitu, Madura United tetap bisa mengimbangi peluang yang dicetak Persija.

Ditengah usaha mengejar angka Madura United, di menit ke-79 Persija justru kembali kebobolan. Gol tersebut dimulai dari bola sepak pojok yang langsung diarahkan ke gawang oleh Cleberson menggunakan kaki kiri. Karena tak mampu dihalau Kiper Persija skor kemudian berubah menjadi 2-0.

Persija akhirnya bisa mencetak angka di menit ke-89 berkat Frengky dan merubah skor menjadi 2-1. Namun di sisa waktu pertandingan, Persija tidak mampu kembali mencetak gol tambahan. Akhirnya skor 2-1 itulah yang tercatat sebagai skor akhir dari pertandingan Persija melawan Madura United.

Penutupan Manis

Madura United gagal meraih kemenangan di 3 pertandingan sebelumnya selama fase grup Piala Presiden kali ini. Namun kegagalan tersebut berhasil dibayar dengan kemenangan yang diperoleh Madura United di pertandingan terakhirnya. Kini Madura United menutup fase grup dengan satu kemenangan dengan dua kali imbang serta sekali kalah.

Meskipun berhasil menang atas Persija, nyatanya Madura United gagal lolos ke babak 8 besar di kompetisi pramusim kali ini. Sama halnya dengan Persija, peluang Madura United juga sudah tertutup sejak pertandingan sebelumnya. Poin yang dimiliki Madura United masih kalah jauh dengan Borneo FC serta Barito Putera.

Namun pertandingan keduanya tetaplah berlangsung dengan sengit dan berakhir manis untuk Madura United. Tambahan poin tersebut membuat Madura United bisa mengoleksi 5 poin dan menyamai poin RANS Nusantara. Kini Madura United bisa langsung fokus untuk menghadapi Liga musim baru.

Persija Menjadi Klub Terburuk

Jika Madura United bisa menutup dengan kemenangan, berbanding terbalik dengan Persija yang lagi-lagi kalah. Persija merupakan klub satu-satunya yang kalah di 4 laga beruntun selama fase grup Piala Presiden kali ini. Kekalahan dari Madura United kali ini merupakan kekalahan keempat yang didapat Persija.

Dengan rentetan hasil tersebut, Persija menjadi klub terburuk di Piala Presiden tahun ini. Kekalahan beruntun menjadikan Persija sebagai satu-satunya klub yang tidak memiliki poin. Selain itu, Persija juga menjadi klub dengan kebobolan terbanyak di Piala Presiden tahun ini dengan kebobolan 11 kali.

Meskipun lagi-lagi mendapatkan kekalahan, Thomas Doll tetap bangga karena para anak asuhnya mengalami peningkatan yang cukup pesat. Selain itu, para pemain Persija juga sudah bisa bermain sesuai dengan arahan Thomas Doll. Namun lagi-lagi buruknya penyelesaian akhir membuat Persija harus mengalami kekalahan.

Hancurnya Persija di Piala Presiden tahun ini rupanya tidak membuat klub tersebut mendapat respon negatif dari pendukungnya. Bahkan Jakmania tetap mendukung Thomas Doll dan percaya akan proses yang dilakukan pelatih tersebut. Jakmania juga meminta Persija untuk mengevaluasi hasil dari kompetisi ini untuk persiapan Liga musim baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here