Hasil Leicester City vs Manchester City, Rapor Merah Untuk Pep Guardiola

0

Debatbola.com – Geliat musim 2021/2022 sudah mulai terlihat, dan Leicester City berhasil mengawali musim dengan catatan gemilang. The Foxes menantang Manchester City dalam partai Community Shield di Wembley Stadium, Sabtu (7/8) malam. Leicester pun memberi rekor buruk untuk Pep Guardiola dengan kemenangan tipis 1-0 di laga ini.

Skor Sama Kuat di Paruh Pertama

Sebagai laga yang mempertemukan juara Premier League dan FA Cup, laga Community Shield tentu saja menjadi laga yang seru. Manchester City berusaha membuka keunggulan sejak menit-menit awal. Begitu pula Leicester yang terlihat mampu merepotkan barisan belakang armada Pep Guardiola.

Laga baru berjalan enam menit, City mengancam melalui sepakan bebas yang diambil İlkay Gündoğan. Tetapi sayang, tendangan pemain internasional Jerman itu masih bisa dihalau dengan cekatan oleh Kasper Schmeichel. Serangan balik cepat Leicester hampir berujung petaka bagi City pada menit ke-23, tetapi Zack Steffen masih bisa amankan gawangnya.

Ketika laga memasuki menit-menit akhir, serangan berbahaya Leicester City kembali hampir berbuah gol untuk tim berjuluk The Foxes itu. Beruntung, Steffen masih bisa mengamankan bola hasil sepakan tidak sempurna Jamie Vardy. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan kedua tim pun masih sama kuat, tanpa gol.

Iheanacho Jadi Pahlawan

Memasuki babak kedua, pertandingan masih berjalan alot dengan hadirnya ancaman-ancaman yang diberikan kedua tim untuk masing-masing lawannya. City lagi-lagi mendapat peluang emas kala babak kedua baru berlangsung sepuluh menit. Sayang, sepakan Gündoğan masih melebar dari gawang Leicester dan City kembali gagal mencetak gol perdananya.

Armada Pep Guardiola rupanya belum menyerah, dan kembali mendapat kesempatan emas untuk merebut gol lebih dulu pada menit ke-58. Kesalahan para pemain belakang Leicester nyaris dimanfaatkan dengan manis oleh Riyad Mahrez. Namun, sepakan eks pemain Leicester City masih melebar dari gawang mantan timnya itu.

Petaka yang sesungguhnya justru menghampiri Manchester City tepat di menit-menit akhir pertandingan. Kelechi Iheanacho sukses merebut bola dari kaki para defender City dan membuat pertahanan klub Manchester dalam bahaya. Tanpa basa-basi, Nathan Aké langsung melancarkan tackle ke kaki Iheanacho, dan wasit menilai itu sebagai pelanggaran.

Tak mau membuang-buang kesempatan, Iheanacho dipercaya menjadi eksekutor, dan pemain Leicester berhasil menunaikan tugasnya dengan baik. Steffen berhasil menebak arah bola, tetapi pergerakan bola yang lebih cepat membuat gawang kiper asal AS itu kecolongan. Skor 1-0 di bursa inter303 bertahan hingga bubaran, dan Leicester kini keluar sebagai pemenang.

Arti Hasil Laga Untuk Kedua Tim

Bagi Leicester City, kemenangan melawan Manchester City tentu saja sangat berarti, karena berkat kemenangan ini, koleksi trofi di kabinet mereka akan semakin bertambah. Terlebih, Leicester sudah sangat lama tak mencicipi gelar FA Community Shield. Tercatat, ini menjadi gelar ke-2 The Foxes di ajang ini setelah gelar perdana mereka pada tahun 1971.

Adapun bagi Manchester City, kekalahan ini tentunya terasa menyakitkan, apalagi mengingat mereka adalah kampiun Premier League musim 2020/2021. Raihan ini juga sekaligus mencoreng rekam jejak City selama bermain di Community Shield. City gagal merebut gelar ke-7 nya di ajang ini setelah terakhir kali memperolehnya pada tahun 2019 silam.

Kekalahan melawan Leicester City juga menoreh catatan merah tersendiri bagi arsitek City, Pep Guardiola. Mengutip via Squawka, ini adalah kali pertama Guardiola menelan dua kekalahan beruntun di partai puncak suatu kompetisi. Sebelumnya, Guardiola juga telah gagal membawa pasukannya merebut trofi Liga Champions usai ditekuk Chelsea di final.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version