Hasil Kamerun vs Mesir, Mendominasi Sejak Awal Laga, Kamerun Ditaklukkan Lewat Adu Penalti Oleh Mesir

0

Debatbola.com – Partai semifinal Piala Afrika tersaji di Paul Biya Stadium, Olembé menampilkan pertarungan antara Kamerun melawan Mesir. Keduanya berhasil menembus final setelah masing-masing mengalahkan Gambia dan Maroko.

Dilihat dari statistik jalannya pertandingan, timnas Kamerun yang bertindak sebagai tuan rumah lebih menguasai permainan. Tim berjuluk Indomitable Lions tersebut sukses menorehkan sejumlah 9 serangan.

Dimana 3 diantaranya mengarah tepat ke arah target gawang yang dijaga Mohamed Abou Gabal. Sementara timnas Mesir menyusul setelah hanya sanggup membuat 7 serangan dan cuma 1 tepat ke sasaran.

Babak Pertama, Kamerun Buang-Buang Peluang

Peluang pertama di pertandingan ini lahir pada menit ke-15 oleh skuat Kamerun. Tim tersebut berusaha menyerang dari sisi kanan melalui penyerang Olympique Lyon, Karl Toko Ekambi. Sayang sepakannya dari sudut sempit masih bisa ditahan Mohamed Abou Gabal.

Tiga menit berselang kembali Indomitable Lions nyaris membuka keunggulannya. Berawal dari skema sepak pojok yang diarahkan tepat ke mulut gawang, berhasil ditanduk sang bek, Michael Ngadeu-Ngadjui.

Namun tandukannya terhalang tiang gawang, kemudian bola pantulan dari tiang gawang pun tidak bisa dimanfaatkan oleh sang striker, Vincent Aboubakar. Sepakannya melebar sehingga tidak menghasilkan sepak pojok.

Peluang emas kembali diraih oleh pasukan tuan rumah tepat di menit 19 merupakan lanjutan sepak pojok dari peluang sebelumnya. Michael Ngadeu-Ngadjui menerima bola tepat di hadapan Mohamed Abou Gabal, tanpa pengawalan.

Bola berhasil diterimanya tanpa ada gangguan sedikit pun dari pertahanan Mesir. Namun eksekusi bek KAA Gent tersebut sangat buruk lantaran tendangan menggunakan kaki kirinya malah membentur kaki kanan sang pemain.

Babak Kedua, Kedua Tim Tidak Bisa Ciptakan Gol

Setelah babak awal usai, laga pun dilanjutkan sesudah memasuki rehat. Peluang hadir di ronde kedua ini pada menit ke-56. Serangan balik diciptakan pasukan Mesir yang diaktori Mohamed Salah. Posisi one on one telah dihadapi winger Liverpool tersebut atas kiper musuh. Namun André Onana mampu membaca situasi dan maju mengamankan bola.

Pada menit ke-70 skuat Kamerun membalas peluang yang dibuat oleh sang musuh. Samuel Gouet yang mendapatkan bola liar lantas mengeksekusinya menjadi tendangan spekulasi bertenaga tinggi. Namun usaha dari sang gelandang masih terbilang jauh dari sasaran.

Menit-menit perpanjangan waktu babak kedua, timnas Mesir kembali menebar ancaman di pertahanan tuan rumah. Tendangan jarak jauh dilontarkan oleh Mostafa Mohamed akan tetapi sepakannya masih melebar.

Rangkaian Adu Penalti

Setelah menghabiskan masa waktu pertandingan normal. Laga antara kedua tim pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Namun kembali kedua tim semifinalis Piala Afrika ini tidak mampu mengemas satu pun gol. Sehingga wasit pun memutuskan melanjutkan ke rangkaian adu penalti.

Penendang pertama di laga ini adalah striker tuan rumah, Vincent Aboubakar. Striker yang bermain untuk Valenciennes FC berhasil menunaikan tugasnya dengan menembak bola berlawan arah dengan jatuhnya kiper Mesir. Selanjutnya dari Mesir, gelandang mereka, Ahmed Sayed menjadi algojo. Sama dengan penendang sebelumnya, dirinya mampu mencetak gol dengan mengecoh sang kiper.

Media wahana888 melihat eksekutor kedua bagi skuat Indomitable Lions dipercayakan kepada Harold Moukoudi. Sayang tendangan santainya bisa ditahan juga dengan santai oleh Mohamed Abou Gabal. Tuan rumah mulai terancam. Mimpi buruk tuan rumah memuncak setelah penendang Mesir berikutnya, Mohamed Abdelmonem mampu mengemas gol.

James Léa Siliki menjadi algojo tendangan penalti lanjutan Kamerun. Dirinya mengikuti nasib penendang sebelumnya dan gagal menunaikan tugas. Sementara eksekutor skuat tim tamu yang berjuluk El Phara’ena , Mohanad Lasheen mampu mencetak gol.

Skor 1-3 membuat skuat tuan rumah harus bisa mencetak gol di tendangan ini. Clinton Njie pun maju sebagai algojo namun tembakannya sangat buruk dan bahkan tidak on target. Sehingga pasukan Mesir pun dinyatakan lolos dan berhak tampil di final.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version