Hasil Italia vs Makedonia Utara, Diluar Dugaan Makedonia Utara Kandaskan Juara EURO 2020

0
44

Debatbola.com – Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa babak playoff tersaji di Stadio Renzo Barbera mempertemukan antara Italia vs Makedonia Utara. Kedua pasukan bertanding pada ronde semifinal pada Jumat (25/3) mulai pukul 02.45 WIB.

Menurut catatan statistik kedua tim dalam bertanding, Italia yang bertindak sebagai home team mampu menguasai jalannya pertandingan. Pasukan berjuluk Gli Azzurri tersebut sanggup melepaskan 32 kali serangan ke pertahanan skuat tim tamu yang dikawal Stole Dimitrievski.

Dimana dari jumlah tersebut terdapat 5 serangan diantaranya yang mengarah tepat sasaran. Sementara Makedonia Utara hanya sanggup melepaskan 4 kali percobaan serangan menuju pertahanan Gli Azzurri dengan 2 diantaranya on target ke gawang Gianluigi Donnarumma.

Dari hitungan penguasaan bola, Italia juga berhasil unggul. Pasukan asuhan Roberto Mancini tersebut mampu menguasai jalannya permainan lewat penguasaan bola dengan persentase 66 % yang berbanding 34 % milik pasukan Makedonia Utara.

Babak Pertama, Nihil Gol

Bertanding di markas sendiri membuat pasukan Italia begitu percaya diri untuk tampil lebih menyerang. Mereka juga diunggulkan agar lolos bertanding ke putaran akhir Piala Dunia yang akan dipertandingkan bulan Desember mendatang.

Peluang pertama hadir pada menit ke-3 lewat tendangan jarak jauh dari Emerson Palmieri. Sayangnya tembakan bek sayap yang kini bermain bagi Olympique Lyon tersebut melayang jauh dari target serangan.

Menit ke-25 kembali Gli Azzurri memperoleh peluang untuk unggul duluan masih lewat tendangan jarak jauh. Kali ini melalui kaki gelandang Paris Saint Germain, Marco Verratti. Sayang sekali sepakannya melebar.

Wahana888 mencatatkan peluang emas timnas Italia diraih pada menit ke-30 lewat aksi serangan balik. Stole Dimitrievski salah memberikan umpan dari dalam area penaltinya sehingga bola mampu dikuasai Domenico Berardi. Gawang yang kosong langsung dimanfaatkan winger Sassuolo tersebut dengan tendangan langsung.

Akan tetapi tendangannya begitu lemah hingga Stole Dimitrievski yang sudah keluar dari posisi pun bisa mengamankan bola. Padahal jika menggunakan sedikit power maka kemungkinan hasilnya akan berbeda.

Berselang beberapa detik kemudian lagi-lagi pasukan Roberto Mancini mendapatkan kesempatan untuk menciptakan gol. lewat aksi Ciro Immobile dari jarak yang dekat dengan gawang. Namun ketatnya penjagaan dari para pemain bertahan Makedonia Utara membuatnya kurang sempurna dalam melakukan tembakan.

Makedonia Utara memperoleh peluangnya di menit ke-45 lewat aksi Aleksandar Trajkovski melalui serangan balik. Tendangan jarak jauh pun dilesatkan mantan pemain Mallorca tersebut. Namun Gianluigi Donnarumma mampu mengatasinya.

Babak Kedua, Keajaiban Terjadi

Menghasilkan skor 0-0 di babak pertama membuat kedua pasukan sama-sama tampil lebih menyerang di babak selanjutnya. Terutama timnas Italia yang begitu diunggulkan untuk dapat meraih tiket ke babak penentuan.

Menit ke-53 Italia mendapatkan kesempatan lagi untuk mencetak gol. Domenico Berardi membawa bola dari sisi kanan hingga ke pusat pertahanan Makedonia Utara guna mencari ruang tembak. Namun penjagaan ketat dari para pemain bertahan Macan Crveni Lavovi tersebut membuatnya harus menembak dari jarak jauh. Dan berhasil ditahan Crveni Lavovi.

Italia yang terus menggempur dari jarak jauh memperoleh satu peluang yang berhasil mendaratkan bola di dalam area penalti sang lawan. Umpan Marco Verratti sukses dikuasai oleh Domenico Berardi di dalam area penalti. Akan tetapi kembali lagi kawalan ketat dari para bek Makedonia Utara membuatnya gagal mengonversi bola menjadi gol.

Menit-menit perpanjangan waktu terjadi keajaiban bagi pasukan tim tamu. Mereka yang bermain bertahan dan terus-terusan digempur berbalik menyerang. Tendangan jarak jauh dari Aleksandar Trajkovski mampu menggetarkan gawang Gianluigi Donnarumma.

Dimana tendangannya menyusuri sisi pojok kanan gawang dari penjaga gawang Paris Saint Germain tersebut. Bola yang mengarah ke sudut sempit membuatnya sulit meraih bola dan mengamankan gawangnya. Gol tersebut sekaligus mengandaskan juara EURO untuk lolos ke Piala Dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here