Hasil Italia vs Argentina, Argentina Berondong Tiga Gol

0

Debatbola.com – Finalissima tersaji kembali setelah vakum selama 29 tahun. Dengan edisi terakhir dimainkan pada tahun 1993 yang saat itu masih bernama Artemio Franchi Cup. Kini kompetisi tersebut mempertemukan juara EURO, Italia melawan juara Copa America, Argentina.

Kedua pasukan tersebut saling bertarung menggunakan Stadion Wembley sebagai arena netral tempat pertandingan. Pertarungan antara keduanya tim telah dilaksanakan pada Kamis (2/6) sejak pukul 01.45 WIB.

Statistik Pertandingan
Menurut statistik pertandingan, Argentina mampu tampil lebih menyerang dibandingkan sang lawan, Italia. Kubu berjuluk La Albiceleste tersebut sukses melancarkan serangan ke pertahanan musuh sebanyak 17 kali.

Dari jumlah tersebut terdapat sembilan tendangan akurat yang berhasil dilesatkan tepat ke gawang Gianluigi Donnarumma. Sementara Italia membalas dengan menggempur pertahanan Argentina sebanyak tujuh kali. Kubu Gli Azzurri berhasil mengarahkan tiga tembakan on target ke gawang Emiliano Martínez.

Kemudian segi penguasaan bola kembali bisa didominasi oleh pasukan Argentina. La Albiceleste mendominasi penguasaan bola lewat persentase 56 %. Jumlah tersebut berbanding 44 % penguasaan bola milik Gli Azzurri.

Babak Pertama, Argentina Unggul Dua Gol
Peluang perdana pada pertandingan ini berlangsung pada menit ke-25. Lionel Messi mendapatkan ruang tembak terbuka di sisi tengah jalur penyerangan timnya. Sang penyerang meminta bola dan direspon oleh Giovani Lo Celso.

Segera tendangan dilepaskannya yang diarahkan tepat menuju gawang dari Gianluigi Donnarumma. Namun tembakannya belum bisa menjadi gol lantaran bisa dibelokkan oleh bek tengah Italia, Leonardo Bonucci.

Gol akhirnya tercipta di menit ke-28 kini lewat pergerakan Lionel Messi dari sisi kiri. Pergerakan megabintang berusia 34 tahun tersebut tidak bisa dihentikan Giovanni Di Lorenzo yang mencoba menghadangnya.

Memasuki area penalti, crossing mendatar segera dilepaskannya yang tepat mengarah ke mulut gawang sang lawan. Lautaro Martínez pun sigap mengonversi umpan tersebut dan menjaringkan bola ke gawang Gli Azzurri menjadi gol pembuka.

Di menit-menit perpanjangan waktu, Argentina kembali menambah keunggulannya. Lautaro Martínez bergantian memberikan assist bagi terjadinya gol yang dilesatkan oleh eks pemain Paris Saint Germain, Angel Di Maria.

Gol tersebut dilakukan melalui situasi counter attack dengan dipimpin oleh Lautaro Martinez. Striker Inter Milan tersebut dengan cerdik menempatkan bola melewati barisan pertahanan Italia yang mencoba menghentikan serangan.

Angel Di Maria juga melakukan pergerakan apik memanfaatkan kecepatannya dan berhasil melakukan chip di dalam area penalti. Aksinya pun berhasil mengecoh Gianluigi Donnarumma yang salah mengantisipasi laju bola. Berkat gol tersebut, kedudukan menjadi 0-2 bagi pasukan La Albiceleste.

Babak Kedua, Argentina Segel Kemenangan
Bertanding kembali di babak selanjutnya, Argentina yang sudah unggul 0-2 tidak mengendorkan semangat bertandingnya. Para pasukan asuhan Lionel Scaloni tersebut tetap menggempur pertahanan sang lawan.

Kesalahan konyol karena miskomunikasi hampir berbuah petaka bagi skuat Gli Azzurri pada menit ke-56. Leonardo Bonucci yang berniat memberikan backpass kepada Gianluigi Donnarumma hampir membuat gol bunuh diri. Beruntung sang kiper cepat membuang bola yang hampir melewati garis gawangnya.

Angel Di Maria mendapatkan peluang di menit ke-60 pergerakannya dari sayap kanan tidak mampu dihentikan oleh Emerson Palmieri. Tembakan pun dilesatkannya namun bisa ditepis oleh Gianluigi Donnarumma.

Seolah tanpa jeda beberapa menit kemudian Angel Di Maria kembali menghadirkan tendangan tepat sasaran. Kali ini memanfaatkan corner kick Lionel Messi, dirinya nyaris membuat keunggulan bertambah. Namun tembakannya bisa dicegah kiper Italia.

Gol bertambah menjadi 0-3 di menit-menit perpanjangan waktu berkat tendangan Paulo Dybala. Sang penyerang berhasil mencuri bola yang berusaha direbut bek Italia. Dengan tendangan akurat, bola mengalir ke sudut kiri gawang. Argentina pun memenangkan Finalissima dan berhak mengangkat trofi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version